“Dengan intensitas waktu bertemu yang sudah semakin jarang, masalah ini tentunya bukanlah masalah yang sepele. Bersua suara dan tulisan melalui telepon dan chat saja tidak cukup untuk membuat hubunganmu dan si dia bisa tetap solid. Sehingga, tak jarang si dia akhirnya terpikat dengan yang lebih dekat di sana, yaitu di posko.”


Kuliah Kerja Nyata atau biasanya disingkat dengan KKN merupakan salah satu mata kuliah lapangan yang harus dilalui oleh para mahasiswa. KKN merupakan salah satu ajang di mana mahasiswa akan menerapkan teori-teori yang pernah didapatkannya selama berada di bangku kuliah. Jika di kelas mahasiswa selalu menjadi audience untuk sang dosen, kini saatnya mahasiswa menjadi aktor yang disaksikan oleh masyarakat umum. Di sanalah ilmu-ilmu yang pernah kalian dapatkan akan diuji.

Apabila kita berbicara mengenai ujian, maka hal yang terlintas dalam kepala kalian pasti sesuatu yang berbau kertas, pensil, dan soal-soal bejibun yang harus segera diselesaikan untuk bisa mendapatkan nilai tinggi. Memang benar, ujian memang seperti itu. Namun, konteks ujian yang di maksud bukan ujian kuliah, melainkan ujian hidup antara dirimu dengan si dia.

Mengapa ini dikatakan sebagai ujian hidup antara dirimu dengan si dia? Alasannya adalah karena ketika pacarmu sedang mengikuti KKN, iman pacarmu akan diuji oleh Yang Maha Kuasa. Ia akan diuji dengan cara didekatkan dengan orang lain yang lebih dekat dengan dirinya. Cinta kalian akan diuji ibarat Romeo dengan Juliet. Kalian akan dipisahkan oleh jarak dan waktu. Kamu dengan si dia akan berpisah jarak, yang mana ia akan tinggal serumah dengan teman-teman barunya. Sedangkan dirimu sendiri akan tetap tinggal di tempat yang sekarang ini.

Ketika jarakmu dengan si dia terpisah, maka secara otomatis waktu pun akan memisahkan kalian. Frekuensi dirimu dengan si dia bertemu akan semakin berkurang, tak sesering sebelumnya. Si dia akan lebih sering berhubungan dengan teman-teman barunya di lokasi KKN. Mau tidak mau, ia harus memulai mencintai anggota kelompoknya agar kekompakan dalam kelompok KKN tetap terjaga dengan baik. Otomatis, perhatian si dia kepadamu akan terbagi.

Advertisement

Meskipun chat dan teleponan tetap jalan, namun fisik tetaplah menjadi jaminan utama hubungan bisa tetap langgeng. Cinta terkadang bisa pudar begitu saja, ketika orang yang kita cintai berada pada lokasi yang berbeda dengan raga kita sendiri. Satu dua minggu, lima sepuluh kilometer mungkin tak bermasalah, namun apabila itu sudah mencapai titik lebih, maka di sanalah ujian itu akan segera menghampiri.

Banyak sekali kasus yang penulis temukan dalam kehidupan anak-anak KKN. Mereka memiliki pacar, namun setelah mengikuti KKN mereka malah memilih putus dengan pacarnya yang lama. Siapakah pacar barunya? Tak lain adalah teman posko KKNnya sendiri. Tak heran jika semua itu bisa terjadi. Di posko semua bisa terjadi. Ketika kamu sedang lengah, si dia akan berhadapan dengan godaan yang sangat berat. Di sana si dia akan bercengkrama dengan orang lain. Bercanda, saling menjaili, makan bareng, bahkan saling memberikan perhatian satu sama lain ketika sedang menemukan masalah.


Ketika si dia mendapatkan perhatian yang lebih dari orang yang berada di dekatnya, maka di sanalah letak kelemahan seseorang. Jika si dia tak bisa mempertahankan komitmennya dengan dirimu, maka si dia pasti akan bertolak kepada yang lain.


Fenomena ini sudah bukanlah hal yang langka. Sudah sering sekali terjadi dalam dunia KKN. Sehingga, tak berlebihan jika seseorang yang baru selesai KKN namun masih setia dengan pacarnya, dikatakan sebagai orang yang benar-benar setia. Ketika ia diuji dengan cobaan yang cukup berat, ia tetap mampu menjaga hatinya untuk sang kekasih yang sedang menunggunya di tempat yang jauh di sana. KKN, adalah salah satu ajang untuk menguji kesetiaan seseorang. Bagi yang lemah cintanya, maka terseretlah ia ke zona merah. Namun, jika ia masih tetap menjaga hatinya tetap terselimuti dengan cintanya dengan sang kekasih yang sedang menunggu di sana, maka selamatlah ia dari zona merah. Karena begitulah cinta itu diuji.

Begitulah kehidupan real di posko. Intensitas yang terlalu dekat menyebabkan cinta itu tumbuh begitu saja tanpa bisa ditolak. Namun, apabila pacarmu masih tetap lengket setelah menunaikan salah satu ibadah tersebut, maka itu tandanya imannya begitu kuat. Selamat, karena si dia telah wisuda dengan predikat cumlaude karena telah lulus melalui godaan nafsu selingkuh kepada yang lain.


Ia telah membuktikan kepadamu kalau dia memang setia dan benar-benar mencintaimu. Oleh karenanya, apabila hal itu sudah terjadi, tunggu apalagi, this is the time untuk memperkenalkan dia kepada kedua orang tuamu. Dia adalah orang yang sudah pantas untuk diperkenalkan kepada orang yang telah melahirkan dan mengasuhmu sejak kecil.


Eh tetapi ingat ya, cuma diperkenalkan. Bukan berarti kamu langsung minta restu kepada orang tua untuk segera menikah ya. Karena ingat, masa depanmu masih panjang. Kamu harus menyelesaikan kuliahmu terlebih dahulu agar kelak bisa menjadi orang sukses dan bisa membahagiakan orang tuamu dan si dia. Karena sesungguhnya kebahagiaan dengan si dia tidak cukup dibuktikan dengan cinta di bibir saja, melainkan harus diimplementasikan melalui tindakan nyata dengan memberikannya nafkah lahir. Anakmu tidak mungkin makan batu kan? Oleh karena itu, sukses kerja dulu baru bawa si dia ke jenjang perkawinan. Semoga kamu dengan si dia bisa tetap awet ya.

Bagi yang jomblo, mohon jangan baper ya. Tuhan masih punya banyak stock untuk dirimu. Jangan khawatir. Kalau koper di bandara bisa tertukar, maka jodoh dari sang kuasa dijamin tidak akan pernah bisa tertukar.


Jodohmu sudah ada kok, tinggal menunggu waktunya saja. Karena Tuhan akan memberitahukan dan memberikannya pada waktu dan tempat yang tepat. Maka bersabarlah mblo. Ini ujian….