Entah budaya atau kebiasaan ya, di Indonesia hampir pasti akan ada yang orang selalu ingin ikut campur dan berkomentar buruk mengenai keputusan yang diambil orang lain karena tidak sesuai dengan keinginan masing-masing orang, akhirnya bukan mendukung malah memojokkan orang yang mengambil keputusan itu. Pada akhirnya banyak orang yang takut melangkah dan tidak menjadi dirinya sendiri karena memikirkan persepsi orang lain.

Ya belum lagi mereka yang selalu menghakimi orang lain, mereka merasa menjadi orang yang paling tahu segalanya tentang kehidupan kita dan merasa perlu ikut campur tentang kehidupan kita.

"Capek" iya itu mungkin salah satu kata yang bisa menggambarkan perasaan kita saat orang lain selalu berkomentar tentang kita. Pada akhirnya kita hanya perlu meyakini jalan yang kita pilih dan mengabaikan komentar-komentar yang tidak layak kita dengarkan.

Waktu dalam hidupmu terbatas, jangan kau boroskan dengan memikirkan komentar miring orang yang tidak baik

Pasti banyak dari kita di lingkungan rumah atau lingkungan keluarga yang selalu berkomentar tentang orang-orang sekitar entah karena pekerjaan anda beginilah ataupun mengenai pasangan anda begitulah. Ya anda harus membiasakan dengan kondisi seperti itu dan tetap respect dengan mereka karena begitulah kondisi atau kebiasaan orang Indonesia.

Advertisement

Ada lagi yang memandang sebelah mata lulusan SMA dan membanggakan gelar sarjana padahal kenyataannya banyak orang sukses yang berbekal lulusan SMA seperti Dahlan Iskan dan Alm. Bob Sadino.

Tidak ada yang benar-benar tahu tentang anda sendiri selain kalian sendiri

Jack Ma tidak akan sesukses seperti sekarang ini apabila mendengarkan komentar temannya yang kala itu tidak setuju dengan rencana besarnya. Ataupun seorang Dodit Mulyanto yang awalnya seorang guru dan sekarang menjadi seorang Stand Up Comedy yang wara wari di beberapa stasiun TV, dulu awalnya dia mendapat komentar buruk tentang profesinya dan sekarang menjadi sukses.

Kehidupan yang hebat selalu dicapai oleh anak muda yang tidak takut dikomentari oleh yang iri

Pada akhirnya kalian harus meyakini keputusan yang kalian pilih dan keep moving forward karena kehidupan ini yang tahu kalian sendiri dan bukan karena persepsi dan komentar orang lain. penilaian orang lain terhadap kita hanyalah sebatas opini dan sifatnya tidak mutlak jadi apabila tetap memikirkan komentar-komentar orang lain akan membuat capek hati, pikiran dan raga. Jadi harus Yakin dengan apa yang ada di dalam hati dan dituju.

Kalian hanya perlu melakukan apa yang kalian anggap benar