Jika ada temanmu yang baru menulis dan menerbitkan buku untuk pertama kali, maka belilah. Tapi jangan terpaksa, belilah jika ada rezeki lebih.

Kenapa harus membeli buku baru yang ditulis dan diterbitkan oleh teman kita? Bukan berarti ini merujuk pada diri sendiri, karena saya juga seorang penulis. Akan tetapi, paling tidak, menurut hemat saya ada empat hal alasannya. Penasaran? Ini dia uraiannya.

Advertisement

Pertama, dengan membeli buku teman yang baru menulis, maka secara langsung kita telah memberikan motivasi untuk teman kita sendiri. Minimal dia akan terus semangat menulis di masa yang akan datang. Memang, semangat menulis seseorang bukan hanya ditentukan dari ada tidaknya buku yang membelinya. Tentu ada banyak faktor lain. Tapi, perlu diingat perhatian kita dengan cara membeli bukunya merupakan amunisi yg akan memberikan kepercayaan diri seutuhnya. Buatlah teman kita bahagia. Toh, membahagiakan seorang teman itu berpahala, bukan? Selama itu positif tentunya.

Kedua, dengan membeli buku teman kita, maka harapannya ada ide yang dapat menginspirasi kita sendiri. Terlebih apabila yang menulis adalah orang yang kita tahu sendiri dalam kehidupan sehari-harinya. Bagaimana kalau bukunya tidak sesuai dengan tema yang disukai kita sendiri? Menurut hemat saya, tetaplah membelinya, misalnya untuk kado atau souvenir teman kita lain yang memang menyukai sesuai tema dalam buku tersebut. Masa iya sih, kita tidak ada teman satupun yang suka dengan tema buku tersebut. Yah, minimal teman dari temannya kita. Jadi, tidak harus teman kita langsung. Kalau memang tidak punya, cukup wakafkan atau sumbangkan ke taman bacaan atau perpustakaan desa atau lainya yang bisa dibaca oleh siapa saja. Bukankah ini juga berpahala?

Ketiga, memotivasi diri sendiri. Kalau yang pertama, memotivasi teman kita, kalau yang ini harusnya bisa memotivasi diri kita sendiri. Sesuatu hal yang positif, kenapa tidak untuk kita jadikan motivasi? Bagi teman-teman yang belum menulis, lalu dengan membeli buku yang ditulis oleh teman kita sendiri, maka semoga bisa memunculkan hasrat ingin mulai menulis juga. Mau berumur panjang? Menulislah! Tapi tulislah yang baik-baik. Ingat pesan dari Ali Bin Abi Thalib, "Semua penulis akan meninggal. hanya karyanyalah yang akan abadi sepanjang masa, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu diakherat nanti". Bagaimana kalau menulis buku belum percaya diri? Ya sudah, coba menulislah di blog, kalau sudah banyak tulisannya sortirlah, tambahkan, edit lalu bisa deh terbitkan jadi buku. Kalau buku sudah dirasa ketinggalan zaman , buat versi e-book-nya, lalu sebarkan via internet. Yuk, jadi bagian yang membuat dan menyebarkan konten-konten positif.

Advertisement

Keempat, jika dari ketiga itu belum juga mampu untuk dilakukan, bantulah dengan membaca bukunya, entah dengan meminjam di perpustakaan atau meminjam langsung ke teman kita, lalu bantulah dengan mempromosikannya. Itu sudah cukup. Saya yakin teman kita akan senang bukan kepalang. Kalau membaca juga tidak sanggup, cukup like dan share kalau dia update status tentang bukunya di media sosial. Itu yang paling mudah

Hilangkan Mental Gratisan

Satu hal yang perlu diperhatikan, jangan sekali-kali berucap, "mau dong bukunya, gratis ya" karena sejatinya, belum tentu teman kita yang menulis buku itu diterbitkan penerbit mayo. Alangkah kasihannya apabila ternyata teman kita itu menerbitkan sendiri melalui penerbit indie. Belum lagi teman kita yang menulis itu, memerlukan banyak pengorbanan baik waktu, tenaga dan pikiran. Tak bisakah kita membahagiakan teman kita itu dengan kata-kata mutiara yang menyejukan jiwa? Oleh karenanya, bila tak mau membelinya, tak juga mempromosikannya, cukup berikan semangat, katakan: "mantap jiwa melegenda", persis kaya si vlogger gokil bajindul yang sekarang lagi tenar. Ucapan selamat dan memberi dukungan saja, saya kira sudah membuat serasa terbang. Bila ucapan saja tak mau, doakan saja dalam hati agar teman kita terus bisa untuk menulis buku. Sukses juga tentunya. Bisa?

Oke, buat teman-teman yang baru menulis dan menerbitkan buku, teruslah semangat dan jangan kasih kendor….

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya