Tak akan pernah habis memang jika kita berbicara tentang hubungan antara wanita dan pria serta lika-likunya yang penuh dramatisasi, ya begitulah termasuk masalah jodoh yang sepertinya sudah membuat para remaja kita galau tidak jelas dan menghabiskan waktunya dengan tidak produktif hanya untuk memikirkan masalah jodoh.

Padahal rumusnya hanya satu bahwa "Laki-laki yang berkualitas tentu akan mendapat perempuan yang berkualitas". Rumus ini begitu simple tapi susah untuk dipecahkan, karena tentunya rumus tadi hanya dapat dipecahkan oleh pemuda yang mempunyai akal sehat dan logika yang tidak ngawur.

Banyak para pria dan wanita sibuk memperbaiki dirinya agar lebih berkualitas demi mendapat jodoh impian, tapi ada pula laki-laki yang hanya ingin diterima apa adanya dengan kriteria wanita yang selangit. Menurut anda ini adil? tentu tidak.

Mengapa saya sebut tidak adil?, berikut beberapa alasannya :

1. Laki-laki yang ingin diterima apa adanya adalah tipe yang irasional

Advertisement

Ingin diterima apa adanya, penghasilan apa adanya kadang dapat kadang tidak, pendidikan apa adanya, keahlian apa adanya, wajah pun apa adanya lalu bermimpi mendapatkan wanita cantik, kalau bisa kulitnya putih mulus, pintar memasak, pintar merapihkan rumah, pegawai BUMN pula. Dimana logikanya, ketika kalian para lelaki memaksa untuk diterima apa adanya tapi menuntut kriteria wanita yang seperfect mungkin.

2. Laki-laki yang ingin diterima apa adanya adalah tipe yang tidak ingin maju

Laki-laki yang ingin maju akan selalu berkata kepada wanitanya "Aku akan berusaha membahagiakanmu dengan apa yang aku punya dan dengan apa yang telah dan akan kuusahakan semaksimal mungkin", berbeda halnya dengan laki-laki yang ingin diterima apa adanya, belum juga usaha semaksimal mungkin tapi ingin enak sendiri, usaha seminimal mungkin untuk mendapatkan wanita yang seperfect mungkin. Tentu sangat ironis dengan rumus yang saya paparkan di atas bahwa "laki-laki yang berkualitas hanya untuk wanita yang berkualitas.

3. Laki-laki yang ingin diterima apa adanya adalah tipe pemalas

Dengan impian kriteria wanita yang selangit, para laki-laki yang ingin diterima apa adanya ini secara logika berarti ingin "ditanggung" hidupnya oleh si wanita, mungkin para laki-laki tipe ini sudah terlalu menerima nasib lantas ingin mengambil jalan pintas dengan mendapatkan wanita yang dapat menggantikan perannya sebagai kepala keluarga karena mereka merasa sudah tak sanggup lantas ingin diterima "apa adanya"

Dan dari tiga point di atas hal yang lebih penting adalah, Laki-laki yang ingin diterima "apa adanya" tidak akan mungkin mendapat wanita yang "ada apa-apa nya".

Jika kalian para lelaki masih berprinsip "terima aku apa adanya" sepertinya anda sudah paham betul prinsip dalam berjualan yaitu "modal seminimal mungkin untuk mendapat laba semaksimal mungkin" Good luck yah ! 🙂