Wanita adalah makhluk Tuhan yang istimewa karena di dalam jiwanya Tuhan meghadiahkan segala sesuatu yang luar biasa. Jika bukan karena kehendak Sang Pencipta, bagaimana mungkin bisa seorang makhluk dapat hidup dengan menyimpan kehidupan lain di dalam perutnya?

Salah satu sikap atau karakter wanita yang ada pada umumnya yang sering di protes laki-laki adalah karena dia (wanita) itu bawel, rewel, banyak maunya, dan juga galak. Benar memang, tetapi selain menjadi wanita yang ramah ia juga harus mampu bersikap galak. Di beberapa situasi, sikap galak ini diperlukan karena pasti mempunyai tujuan dan maksudn.

Tahu kenapa?

Galak karena masalah kehormatan dalam menghormati diri sendiri


Dari cara wanita menampilkan diri, tanpa perlu meminta dihormati maka orang lain akan menghormati.


Advertisement

Sedikit sekali laki-laki yang berani menggoda wanita yang galak karena dia mampu menampilkan cara bagaimana dia menghormati diri sendiri. Mana mungkin ada laki-laki yang berani menggoda jika wanitanya mampu menjaga, dengan berani tegas melarang dan menahan diri dari cara berbusana yang terbuka atau seksi yang akhirnya mengundang olok- olok dan keusilan laki-laki.

Galak karena mempertahankan haknya

Wanita itu hobinya protes, jika merasa tidak sesuai dari yang seharusnya maka dia tidak segan untuk menagihnya. Bagi laki-laki yang jiwanya selalu ingin bebas dan tidak mau dikontrol terkadang dia menjadi mudah lupa. Maka galaknya wanita adalah solusinya. Dia (wanita) akan membantu laki-laki untuk selalu ingat dengan kewajibanya, tentang kewajiban yang bukan hanya untuk bertanggungjawab masalah nafkah saja tetapi juga perihal tentang kesetiaan.

Maka siapa yang ahli sejarah dengan kata-kata, “Ingat nggak dulu?" Ya, dia lah wanita.

Galak karena membela suaminya

Bagi laki-laki cobalah untuk lebih berhati-hati jika ingin bercerita kepada wanita tentang orang yang selama ini membuatmu kesal. Karena pada akhirnya jika esok atau lusa kalian menganggap masalah itu sudah tidak ada dan menjadi baik-baik saja maka lain halnya bagi mereka.

Bagi mereka (wanita) seseorang yang berani mengganggu kekasihnya tidak akan segan-segan untuk membela dengan berbagai cara. Dan benar saja, untuk beberapa peristiwa dia tidak mudah lupa. Pun perihal tentang kebiasaan laki-laki yang dapat memicu sesuatu hal yang buruk seperti begadang atau merokok, wanita penghebat laki-laki tidak pantang menyerah untuk melarang dengan tegas sampai nanti akhirnya laki-lakinya mau mengalah.

Galak karena wanita harus tegas bagi kehidupan yang mampu memuliakannya

Jika ada wanita yang kehidupanya selalu tersiksa karena hubungan dengan laki-lakinya yang tidak setia, maka dia (wanita) perlu bertanya pada diri sendiri barangkali memang selama ini dia tampil begitu lemah di hadapan laki-laki. Jika dia wanita lemah yang berpikir"


Di dunia ini tidak ada laki-laki yang lebih baik lagi yang akan mampu menghadiahkanya kehidupan yang lebih berbahagia dan dengan alasan terlanjur cinta dia memilih untuk bertahan dan tidak terbuka bagi pilihan lain.


Maka pikirkanlah ini, galaklah untuk berani memutuskan demi mempertahankan nama baik diri dan keluarga. Tegaslah dengan mengatakan:


Jika kamu terus seperti ini, maka selanjutnya tidak ada masa depan aku denganmu karena kamu tidak pantas bagiku.


Wanita harus galak karena tegas bagi kehidupan yang akan memuliakanya, jangan mudah dirayu, gampang diakali, dikit-dikit menyerah, logikanya tidak jalan. Galaklah agar kita pantas menjadi wanita yang hanya dapat dicintai oleh sebaik-baiknya laki-laki yang pantas dicintai.

Wanita yang tidak galak seperti ini memang aneh, menginginkan kebahagiaan tetapi memilih bertahan pada hal yang menyedihkanya. Banyak orang tersiksa dalam ketidaktegasan berhubungan dengan pengkhianat lalu memutuskan menikah dengan alasan terlanjur cinta setelah itu merasakan bahwa dia ikhlas menerima sebagai orang baik yang tersiksa. Jatuh cinta bukan alasan untuk berlaku tidak cerdas.


Penghormatan seseorang kepada kita ditentukan juga oleh kekuatan pribadi, pun juga wanita dihormati karena kegalakanya.


Maka wanita memang harus galak!