Diserbu Warganet Indonesia Usai Sebut Wayang Kulit Budaya Malaysia, Adidas Singapura Minta Maaf

Adidas sebut wayang kulit budaya Malaysia

Sebagai negara yang memiliki keanekaragaman budaya, masyarakat Indonesia perlu mempertahankan, melestarikan, dan mengenalkan  warisan itu. Tidak salah jika warisan budaya Indonesia diklaim oleh pihak lain, maka masyarakat berupaya untuk merebutnya kembali. Jika kasus semacam ini didiamkan saja, bukan tidak mungkin budaya Indonesia akan terkikis oleh pihak asing.

Advertisement

Seperti yang terjadi belum lama ini, merek Adidas Singapura menyebut wayang kulit sebagai warisan budaya Malaysia di media sosial. Unggahan itu berkaitan dengan peluncuran produk sepatu terbarunya yang bergambar wayang kulit. Akibat kesalahan itu, warganet Indonesia berbondong-bondong menyerbu kolom komentar dan menyatakan bahwa wayang kulit berasal dari Indonesia.

Adidas Singapura merilis koleksi sepatu UltraBOOST DNA yang terinspirasi dari negara-negara Asia Tenggara, namun koleksi sepatu bergambar wayang menuai kontroversi

Adidas Singapura sebut wayang kulit dari Malaysia/ credit: IG @adidassg

Pada Selasa (11/11) lalu, Adidas Singapura merilis koleksi sepatu UltraBOOST DNA City Pack yang berkolaborasi dengan para seniman di Asia Tenggara. Mereka mengunggah enam video trailer dalam akun media sosial Instagram @adidassg yang menampilkan koleksi sepatu-sepatu terbarunya. Salah satu video itu  menunjukkan sebuah cuplikan pagelaran wayang kulit dan menunjukkan koleksi sepatu putih berhias wayang. Namun, keterangan unggahan video itu menuai kritikan dari warganet.

Dalam unggahannya, adidas Singapura menulis keterangan bahwa mereka merayakan warisan budaya Malaysia melalui desainer Jaemy Choong yang berbicara mengenai penghormatan terhadap wayang kulit.

Advertisement

“Rancangan ini berbicara tentang penghormatan terhadap wayang kulit, bagian penting dari identitas warisan budaya Malaysia dengan menggabungkan unsur-unsur wayang kulit dengan palet warna modern, dalam pendekatan lama yang bertemu pendekatan baru di UltraBOOST DNA” tulis @adidassg.

Tak butuh waktu lama, unggahan itu kemudian dibanjiri komentar dari warganet Indonesia. Mereka ramai-ramai mengatakan bahwa wayang kulit adalah budaya Indonesia. Tak sampai di situ, mereka juga menjelaskan bahwa wayang kulit sejak tahun 2003 sudah diakui oleh UNESCO sebagai masterpiece Indonesia.

Menanggapi kritikan warganet, Adidas Singapura kemudian meralat unggahan dan meminta maaf

Advertisement

Permintaan maaf Adidas Singapura | Credit: @adidassg melalui Instagram Story

Mengetahui kesalahan yang diperbuat, Adidas Singapura kemudian meminta maaf melalui unggahan Instagram Story-nya dan meralat keterangan dalam unggahan. Mereka mengakui wayang kulit yang dipakai dalam desain sepatu UltraBoost itu berasal dari Indonesia. Adidas Singapura menyatakan pihaknya berterima kasih kepada warganet yang sudah membenarkan informasi bahwa wayang kulit berasal dari Indonesia.

“Sementara wayang kulit adalah bagian penting dari warisan budaya Malaysia, kita harus menyoroti asalnya dari Indonesia dalam postingan kami,” tulis @adidassg.

Mereka juga menyatakan permintaan maaf atas kesalahan yang tidak sengaja dilakukan dan menyatakan pihaknya sudah mengubah postingan itu. Dalam permintaan maaf itu, Adidas Singapura mengungkapkan bahwa pihak Adidas dan seniman yang berkolaborasi tidak bermaksud mengklaim budaya Indonesia.

“Untuk menghindari keraguan, baik merek maupun artis tidak bermaksud untuk mengeklaim bentuk seni budaya dari Indonesia,” tulis Adidas Singapura.”lanjutnya.

Setelah unggahan yang menimbulkan kontroversi, sepatu sneakers seri wayang itu diketahui tidak dirilis di Indonesia

Sepatu ultraboost seri wayang tidak dirilis di Indonesia | dok. adidas

Sneakers Adidas yang menampilkan wayang kulit itu merupakan salah satu koleksi terbaru bertajuk City Pack yang berkolaborasi dengan seniman Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, dan Vietnam. Melihat dari laman resmi Adidas Indonesia, sneakers yang bergambar wayang kulit seri Malaysia itu tidak dirilis di Indonesia. Hanya ada empat seri yang tersedia, yaitu seri Indonesia, Singapura, Filipina, dan Thailand.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE