Pelihara Harimau di Rumah, Alshad Ahmad Tegaskan Sudah Kantongi Izin. Sekalian untuk Penangkaran

Alshad Ahmad pelihara harimau

Biasanya, orang memelihara hewan lucu nan menggemaskan seperti kucing, kelinci, hamster, kura-kura, atau ikan. Namun, beberapa  orang memilih hewan piaraan yang dikenal buas dan bahaya. Lumrahnya hewan buas itu nggak dipelihara di rumah, tapi berada di alam liar atau di kebun binatang dengan penjagaan ketat. Berbeda dengan selera kebanayakan orang, Alshad Ahmad justru memelihara harimau di rumahnya lo.

Advertisement

Keputusan sepupu dari artis Raffi Ahmad tersebut tentunya bikin heboh publik. Apalagi harimau tergolong hewan karnivora yang bisa saja mengancam nyawa manusia. Di luar dugaan, ada tujuan mulia di balik keputusan selebgram itu memelihara harimau. Jadi, bukan sekadar memelihara saja, Alshad akan mengembangbiakkannya juga.

Kantongi izin resmi, Alshad tegaskan dirinya membuat penangkaran sekaligus. Ia dipercaya  untuk memelihara dan mengembangbiakkan harimau

Tak asal memelihara harimau, Alshad mengaku sudah memiliki izin resmi. Lebih lanjut, ia menegaskan dirinya bukan hanya memelihara, tapi sekaligus melakukan penangkaran. Jadi, ia memelihara dan mengembangbiakkan harimau agar jumlahnya bertambah banyak. Sehingga harimau terhindar dari kepunahan.

Advertisement

“Kami dikasih kepercayaan sama negara bahwa Alshad boleh penangkaran harimau untuk memperbanyak harimau itu. Jadi makin banyak harimau-nya, makin jauh dari kepunahan. Melestarikan, gitu,” ungkap Alshad, dikutip dari Kompas, Rabu (5/5).

Demi mendapatkan izin, ia harus membuat proposal pengajuan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Proposal harus disertai salinan KTP dan kata notaris badan usaha. Selain itu, ia wajib menyerahkan surat bebas gangguan usaha dari kecamatan tempat tinggalnya. Satu lagi, satwa langka yang bakal dipelihara harus didapatkan dari penangkaran. Jadi, ia nggak boleh mengambil hewan dari alam dan masuk kategori F2, hewan generasi ketiga yang dilahirkan dari hasil penangkaran.

Sempat nggak direstui orang tuanya, Alshad pun berhasil menyakinkan kalau memelihara harimau itu aman. Terpenting, cara merawatnya sesuai standar

Sebelumnya, Alshad dikenal sebagai pencinta kucing. Namun, kegemaran dan kecintaannya berubah usai ia tahu kalau harimau adalah jenis kucing terbesar. Ia pun ingin memelihara harimau. Keinginan itu diakuinya sudah tumbuh sejak ia masih SD. Ketika beranjak dewasa, keinginanya makin kuat. Sayangnya, ia harus terganjal restu orang tua.

“Iya, kayak, ‘ngapain pelihara harimau? Ngaco ah’. Ibu sudah kayak, ‘aduh, ibu mending pindah rumah,” ujar Alshad menirukan ucapan orang tuanya.

Hampir setiap hari ia meminta izin, selama itu pula keinginannya ditolak oleh orang tua. Apalagi sang ibunda sempat mengancam pindah rumah kalau Alshad sampai memelihara harimau. Tak mau menyerah, ia berusaha memberi penjelasan kepada kedua orangtuanya pelan-pelan. Ia meyakinkan memelihara harimau itu aman, asalkan kandang seusai standar. Harimau pun harus dilatih dengan cara benar. Sebagai pemelihara, ia juga selalu memperkaya ilmu dan pengetahuan terkait cara merawat hariamu.

Berkat kegigihan dan kesungguhannya, Alshad berhasil meluluhkan hati orang tuanya. Mereka pun mengizinkannya memelihara harimau di rumah. Apalagi setelah melihat harimau piaraannya terkendali, sang ibu makin senang. Bahkan sang ibu mengajak teman-temannya berkunjung ke rumah untuk melihat harimau.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE