Emosi Irish Bella dan Warganet Sempat Terpancing, Tato Ammar Zoni Ternyata Cuma Prank

Ammar Zoni prank tato

Akhir 2019 silam, Irish Bella pernah membuat prank untuk Ammar Zoni. Dia berpura-pura terjatuh dari longboard dan berteriak sangat kencang. Sang suami pun tergopoh-gopoh menghampiri dengan cemas. Saat tahu kalau Irish hanya bercanda, Ammar tampak kesal dan nggak terima. Dia pun bertekad untuk membalasnya dengan prank juga.

Advertisement

Belum lama ini, prank yang direncanakan Ammar terwujud. Dia pergi ke studio tato dan berpura-pura mentato bagian tubuhnya. Bagaimanakah reaksi Irish saat mengetahuinya? Yuk simak!

Ammar Zoni membuat prank yang menghebohkan untuk istrinya, Irish Bella. Ammar yang merupakan seorang muslim berpura-pura membuat tato di lengannya

Proses Ammar saat ditato via www.youtube.com

“Ini demi gue tahu gimana kekuatan cintanya istri gue sama gue. Masihkah dia mencintai gue walaupun gue udah jadi laki-laki bertato?” kata Ammar dalam video yang diungggahnya di YouTube pada Minggu (8/3).

Pagi itu, Ammar berpamitan pada Irish untuk berangkat meeting, padahal sebetulnya dia pergi ke Nobigdeal Tattoo Studio. Ammar pun bersekongkol dengan beberapa temannya di sana. Dia meminta agar lengan kanannya dibuatkan tato tempel yang bisa dihapus dengan air. Namun nantinya, dia bakal berkata pada Irish kalau tato itu permanen dan nggak bisa dihapus.

Advertisement

Proses pembuatannya hanya sebentar. Namun dalam video, Ammar berkata kalau prosesnya memakan waktu 8 jam supaya bisa nge-prank penonton juga. Awalnya lengan Ammar ditempeli semacam stiker plastik bergambar pola tato, lalu ditekan-tekan dan disemprot dengan sedikit air. Langsung jadi deh begitu dilepas! Supaya lebih meyakinkan, Ammar membubuhkan blush on berwarna kemerahan supaya lengannya tampak memar dan terluka.

Saat mengetahui kalau Ammar ditato, Irish dan keluarganya langsung marah besar. Bahkan Irish menyuruh Ammar untuk memotong tangannya

Irish marah pada kelakuan Ammar via www.youtube.com

“Ya hapus! Aku enggak peduli kamu mau abisin jutaan, nguras semua tabungan, pokoknya hapus!” kata Irish.

“Enggak gampang tapi hapus tato,” timpal Ammar.

“Ya kamu potong tangannya sekalian,” balas Irish dengan nada marah.

Advertisement

Irish merasa kalau perbuatan Ammar keterlaluan. Sebab Ammar adalah seorang muslim, sedangkan tato dilarang dalam agama Islam. Irish khawatir Ammar bakal dinilai buruk oleh orang-orang dan nggak bisa mengisi dakwah lagi. Para anggota keluarga yang lain juga marah. Bahkan ayah Ammar menyuruh sang anak untuk menyeterika lengannya agar tato tersebut hilang.

Perdebatan itu berlangsung cukup lama, sampai akhirnya Irish ngamuk dan menangis karena terlalu kesal. Namun akhirnya Ammar memberitahu kalau tato tersebut hanyalah prank. Dia pun meminta dibawakan air untuk menghapusnya. Begitu tahu kalau tato itu palsu, Irish langsung cemberut sekaligus tampak lega. Sedangkan anggota keluarga yang lain tertawa-tawa.

Syukurlah prank ini berakhir dengan melegakan. Namun warganet berpendapat kalau seharusnya Ammar ngggak nge-prank saat Irish sedang hamil

Berbagai komentar dari warganet di YouTube via www.youtube.com

Pada Sabtu (7/3), Ammar sempat mengunggah fotonya saat bertato tanpa memberitahu kalau itu hanyalah prank. Warganet pun mengkritiknya dengan keras. Mereka berpendapat kalau seharusnya Ammar nggak melakukan hal tersebut karena dia merupakan orang Islam. Lantas bagaimana reaksi mereka setelah tahu kalau itu hanya prank? Sebagian warganet mengaku lega dan geli. Namun beberapa orang berpendapat kalau seharusnya Ammar nggak nge-prank Irish yang sedang hamil. Mereka takut lonjakan emosi Irish bisa mengganggu kandungannya.

Terlepas dari segala pro dan kontra yang mengikutinya, Ammar berkata kalau dia hendak menyampaikan pesan yang baik. Dia mengingatkan warganet agar jangan menghakimi seseorang hanya dari penampilannya. Orang yang bertato bukanlah kriminal~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE