Rampingkan Monarki, Pangeran Charles Tak Akan Beri Gelar Kerajaan pada Anak Harry dan Meghan

Anak Harry dan Meghan tanpa gelar

Ngomongin sistem monarki, maka nggak jauh-jauh dari gelar kerajaan. Setiap anggota keluarga kerajaan akan diberi gelar khusus sebagai tanda kebangsawaannya. Sebagai Prince of Wales dan pewaris takhta kerajaan Inggris, Pangeran Charles dikabarkan akan menggantikan Ratu Elizabteh II. Kabar ini sudah mencuat sejak awal tahun 2021. Pangeran Charles disebut-sebut sedang menjalani masa transisi menuju kursi kekuasaan yang masih diduduki oleh Ratu Elizabeth II.

Advertisement

Meskipun belum resmi naik takhta, Pangeran Charles udah bikin heboh nih. Pasalnya, ia akan membuat aturan baru demi merampingkan monarki. Salah saatunya, ia tak akan memberi gelar pada kedua anak Pangeran Harry dan Meghan Markle. Kebijakan ini langsung menuai spekulasi. Banyak orang menuding aturan itu sengaja dibuat sebagai imbas dari hubungan buruk Harry-Meghan dengan keluarga kerajaan.

Demi menghemat bujet, Pangeran Charles akan atur ulang pemberian gelar pada keluarga kerajaan. Archie dan Lilibet dipastikan nggak dapat gelar

Dari pernikahannya dengan Meghan Markle, Pangeran Harry memiliki dua orang anak yakni Archie dan Lilibet. Sampai saat ini, kedua anak Harry belum memiliki gelar kerajaan. Meksipun Harry dan Meghan memilih hengkang dari kerajaan Inggris dan menjadi warga sipil, kedua anaknya tetap mendapatkan gelar bila merujuk aturan lama. Saat Pangeran Charles naik takhta nanti, kedua anak Harry akan diberi gelar. Namun, aturan itu bakal diubah oleh Pangeran Charles lo.

Advertisement

“Harry dan Meghan diberitahu Archie tidak akan pernah menjadi pangeran, bahkan ketika Charles menjadi raja,” ujar informan, dikutip dari Kompas.

Rencana perubahan aturan ini disinyalir sebagai upaya Pangeran Charles menghemat bujet. Kepada media The Sun, informan lain mengungkapkan, Pangeran Charles memang ingin merampingkan monarki dengan cara mengubah struktur anggota kerajaan. Ia sadar publik cukup keberatan membayar anggota kerajaan yang jumlahnya lumayan banyak. Sehingga ia berencana memangkas anggota keluarga yang masuk struktur kerajaan. Ia tak akan memberi titel pada cucu-cucunya.

Aturan itu sempat dicurigai berkaitan dengan perseteruan Harry-Meghan dan keluarga kerajaan, tapi pihak Pangeran Charles membantah

Advertisement

Seperti diketahui, hubungan Pangeran Harry-Meghan Markle dengan keluarga kerajaan memburuk beberapa waktu lalu. Semenjak Harry-Meghan keluar dari kerajaan Inggris, mereka menunjukkan gelagat tak akur. Perseteruan diantara mereka makin terlihat usai Meghan dan Harry buka suara soal kehidupan di kerajaan kepada Oprah Winfrey. Tindakan Harry-Meghan dikecam oleh pihak kerajaan Inggris karena telah menjelek-jelekkan citra kerajaan.

Rencana perubahan aturan yang digagas oleh Pangeran Charles pun menuai banyak rumor. Isu miring yang paling santer, Pangeran Charles sengaja membuat aturan itu demi ‘menyudutkan’ Harry dan keluarga kecilnya. Aturan baru itu dianggap berkaitan dengan hubungan mereka yang kurang harmonis.

“Sebuah sumber yang dekat dengan Duke dan Duchess of Sussex mengatakan pada Daily Mail, Charles akan mengubah dokumen hukum utama (mungkin Paten Surat 1917) untuk memastikan Archie (dan, sekarang adik perempuannya Lilibet) tidak mendapat gelar ketika dia naik tahta, seperti yang dulu mereka miliki,” ujar seorang informan, dinukil dari Kompas.

Seorang informan yang dekat dengan keluarga kerajaan membantah rumor tersebut. Aturan itu sengaja dibuat untuk merampingkan monarki, sejalan dengan keinginan Pangeran Charles. Jadi, aturan itu nggak ada kaitannya dengan hubungan personal Harry-Meghan dengan anggota kerajaan. Semua itu murni penghematan bujet. Lebih jauh, informan tersebut tak mau menanggapi rumor yang beredar.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE