Ariel Tatum Kenang Perjuangan Mencintai Diri Sendiri Saat Catwalk di Paris Fashion Week

Aktris Ariel Tatum baru-baru ini melenggang di panggung Paris Fashion Week 2022. Ia ditunjuk jenama salaha satu produk kecantikan sebagai perwakilan pertama dari Indonesia yang berjalan di Le Défilé. Kehadiran Ariel Tatum di sana menuai decak kagum publik. Aktris yang sering mengkampanyekan tentang kesehatan mental itu dipuji karena aura percaya dirinya sangat terpancar saat catwalk.

Advertisement

Di balik pesonanya itu ternyata banyak perasaan campur aduk yang memenuhi hati Ariel Tatum sepanjang berjalan di atas runway. Ia mengenang perjuangannya dalam mencintai diri sendiri. Baginya, proses itu masih tetap berjalan meskipun dirinya sudah sampai di titik kesuksesan seperti sekarang ini.

Momen catwalk di runway bikin Ariel Tatum emosional. Pasalnya, ia mengingat kembali perjuangannya mencintai diri sendiri yang nggak mudah

Saat didapuk sebagai perwakilan Indonesia di PFW 2022, Ariel Tatum sempat bercerita soal perjalanan hidupnya yang penuh lika-liku. Ariel mengungkap dirinya sempat dipandang sebelah mata dan diremehkan. Pandangan tersebut nyatanya mempengaruhi cara Ariel memandang diri sendiri.

Advertisement

Ingatan-ingatan masa lalu itu terputar kembali dalam pikirannya saat Ariel melenggang di panggung PFW 2022. Ia mengingat kembali perjalanannya menerima diri sendiri hingga akhirnya sampai ke titik hidup dan kariernya saat ini.

“Sepanjang jalan di runway, rasanya luar biasa emosional karena tiba-tiba teringat kembali perjalananku dalam menerima, menghargai, dan juga mencintai diri sendiri beberapa tahun belakangan ini,” tulis Ariel, Rabu (5/10).

Bisa sampai ke tahap kesuksesan saat ini nggak lantas membuat proses self love berhenti. Bagi Ariel, self love adalah perjalanan seumur hidup

Self love adalah perjalanan seumur hidup

Self love adalah perjalanan seumur hidup | Credit: Instagram @arieltatum

Advertisement

Ariel Tatum melanjutkan selama ini ia sering ditanyai bagaimana rasanya telah berhasil menerapkan self love. Menjawab pertanyaan itu terbilang susah karena bagi Ariel, nggak ada kata selesai dalam proses mencintai diri sendiri. Prosesnya berliku-liku. Dalam perjalanannya, ia bertemu banyak tantangan dan hambatan. Pun ketika seseorang merasa lebih mencintai diri sendiri daripada sebelumnya, Ariel menyarankan untuk tetap mawas diri. Godaan untuk menyerah itu selalu ada.

“Melelahkan dan terkadang sulit untuk mengalahkan rasa malas dan juga godaan untuk hidup dalam survival mode yang rasanya jauh lebih mudah dan praktis. Tapi di beberapa saat dalam hidup, bahagia luar biasa rasanya ketika melihat ke belakang dan menyadari seberapa jauh aku sudah melangkah dan berkembang,” tulisnya.

Ariel Tatum nggak menutupi bekas luka di pahanya saat tampil di Paris Fashion Week 2022

Ariel Tatum di panggung Le Défilé

Ariel Tatum di panggung Le Défilé | Credit: Instagram @arieltatum

Penampilan Ariel Tatum di PFW 2022 pun seakan menunjukkan kalau nggak harus sempurna dulu untuk bisa mencintai diri sendiri seutuhnya. Ia sendiri memutuskan untuk membiarkan bekas luka di paha kanannya terlihat jelas di pagelaran bergengsi itu.

Alih-alih melihatnya sebagai kekurangan yang harus ditutupi, Ariel memilih untuk menjadikan bekas luka itu sebagai penanda seberapa jauh ia telah melangkah dan berkembang. Seluruh peristiwa yang terjadi padanya menempa Ariel jadi sosoknya yang sekarang. Untuk itu, ia bersyukur dengan kondisinya kini.

“Salah satunya di malam #WalkYourWorth kemarin. Dengan bekas luka terbesar yang tampak di paha kananku, aku mengingatkan diri sendiri sudah sejauh mana aku melangkah. Terlepas dari segalanya yang sudah terjadi, inilah aku, luar biasa terberkati dan bersyukur untuk semua yang kupunya, dan semua tentang diriku, saat ini, di sini,” sambung Ariel.

Panggung Le Défilé dari L’Oreal Paris memang ditujukan untuk merayakan kecantikan perempuan yang beragam bentuknya. Melansir dari situs resmi L’Oreal Paris Indonesia, kecantikan yang ditampilkan di Le Défilé berasal dari keragaman warna kulit, usia, jenis rambut, dan latar belakang. Hal itu menunjukkan kalau kecantikan nggak cuma dipandang secara fisik, tapi juga jati diri serta potensi yang ada dalam diri setiap perempuan.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE