Dinasehati Warganet Jangan Beri Empeng ke Anak, Asmirandah Patahkan Mitos yang Beredar

Asmirandah jelaskan soal empeng

Tak dimungkiri sebagian besar bayi yang rewel menjadi lebih anteng setelah diberi dot atau empeng. Meski demikian, dalam penerapannya sebagian orang tua ada yang nggak ingin memberikan empeng karena dianggap memengaruhi susunan gigi anak menjadi tonggos hingga disebut sebagai penghambat anak belajar bicara.

Advertisement

Baru-baru ini Asmirandah sebagai orang tua baru juga kerap dibanjiri komentar oleh warganet soal gaya pengasuhan yang ia terapkan. Salah satunya soal pemberian empeng pada si kecil. Tak sedikit yang melarang aktris ini soal perawatan yang diberikan ke putrinya Chloe. Menanggapi hal tersebut Asmirandah pun berikan pendapat.

Asmirandah mengimbau pengikutnya untuk nggak gegabah memberikan larangan tanpa penjelasan yang tepat. Lantas ia pun menjelaskan soal penggunaan empeng

Asmirandah tanggapi soal empeng | Credit: Instagram @asmirandah89

Diakui oleh istri Jonas Rivano ini jika banyak DM yang masuk melarangnya untuk memberikan empeng bagi Chloe. Dua alasan utama warganet menasehatinya karena empeng dianggap membuat gigi anak menjadi tonggos dan penggunaannya bisa bikin anak terlambat berbicara.

“Banyak juga yang nge-DM bahas soal EMPENG, kebanyakan bilang ‘Jangan dikasih nanti tonggos giginya’ dan bilang ‘Jangan dikasih nanti terlambat berbicara’ Aku dulu waktu bayi ngempeng lo, 22-nya gak aku alami. Kalaupun ada yang mengalami sebenernya bukan dari empeng permasalahan aslinya, nih ada penjelasannya,” tulis Asmirandah dalam IG Story.

Advertisement

Ia lantas menjelaskan jika kekhawatiran tersebut hanya mitos belaka. Untuk membuktikan ia sampai menyisipkan foto keponakan-keponakkannya yang tumbuh dengan cantik tanpa kekurangan, padahal masa kecilnya suka diberikan empeng. Meski demikian, bukan berarti Asmirandah mendukung pemberian empeng pada anak, ya.

“Bukannya aku menganjurkan untuk dikasih empeng ya, tapi alangkah lebih baik tidak memberikan kata ‘jangan’ dengan mudahnya tanpa penjelasan yang tepat,” pungkasnya.

Advertisement

Ia juga membagikan tangkapan layar tidak ada keterkaitan antara penggunaan empeng dengan kesehatan anak, tetapi memang sebaiknya dibatasi agar anak tak ketergantungan.

Penggunaan empeng memang nggak direkomendasikan oleh dokter, tetapi bukan karena mitos akan membuat gigi menjadi tonggos

Dilansir dari Kompas.com, penggunaan empeng memang tak direkomendasikan untuk jangka yang lama. Namun, pengaruh yang disebut bisa membuat gigi tonggos dan anak menjadi lambat dalam berbicara pun tak dibenarkan.

Pasalnya menurut Herschel R.Lessin, M.D, dokter spesialis anak dri The Children Medical Group PLCC Amerika Serikat, menyebutkan bahwa penyebab anak lambat berbicara bukan karena empeng melainkan proses pendengaran, impuls ke otak, fungsi otak, otot, atau organ pembuat suara yang terhambat.

Menurut dr.Saphira Evani melalui alodokter, empeng bisa saja berisiko menyebabkan gangguan pada gigi seperti pembentukan karies hinga resesi gusi, tetapi ini terjadi jika empeng ditambahkan bahan-bahan manis atau gula dan digunakan oleh anak yang usianya lebih dari 5 tahun secara terus menerus. Empeng yang jarang dibersihkan juga bisa jadi sarang bakteri yang memicu kerusakan gigi.

Nah, sebisa mungkin frekuensi penggunaan empeng dibatasi. Empeng juga nggak disarankan untuk usia kurang dari 1 bulan. Hindari memakai empeng sebagai cara pertama untuk menenangkan anak, alternatif lain kamu bisa coba cara seperti menggendong, menenangkan dengan kata-kata, mendengarkan lagu dan semacamnya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE