Dianggap Telah Menjatuhkan Karakter Mensos Risma, Parodi Babe Cabita Berujung Permintaan Maaf

Babe Cabita minta maaf soal parodi Mensos

Komedian Babe Cabita terkenal dengan keseruannya mengunggah parodi di media sosial. Tak jarang ia menyoroti peristiwa yang tengah viral di masyarakat menjadi sebuah konten hiburan. Misalnya, ketika pesepak bola Christiano Ronaldo menggeser produk sponsor saat konferensi pers yang dibuah seolah-olah menjadi kasir di pasar swalayan. Namun, kini berbeda, konten yang dibagikan Babe Cabita justru menuai kontroversi dari publik.

Advertisement

Hal ini bermula ketika ia dan tim ‘Budak Konten’ mengunggah parodi yang menyisipkan potongan video dari Menteri Sosial RI, Tri Rismaharani atau Risma yang tengah marah. Banyak warganet yang langsung mengkritik, karena Babe dianggap menghina dan menjatuhkan karakter mantan Wali Kota Surabaya tersebut. Tak berselang lama, Babe dan tim pun mengeluarkan permintaan maaf atas video yang telah diunggah.

Sadar kontennya menimbulkan kesan negatif, Babe Cabita meminta maaf. Ia mengatakan tak bermaksud menjatuhkan ataupun ingin membuat nama Risma menjadi buruk

Dalam tayangan video parodi, disisipkan video Mensos yang tengah marah dengan menyebut kata “Jangan Ketawa!”, terlihat Babe Cabita dan tim terdiam menanggapi, tetapi tak lama ia justru menertawakan kembali ketika diberi pengarahan. Sampai akhirnya, ada seseorang yang parodikan sosok Bu Risma mengejar tim Babe dan berusaha memukulnya.

Advertisement

Bagi beberapa orang video tersebut dianggap kurang sopan dan terkesan menertawakan cara penyampaian Bu Risma sebagai pejabat negara. Sadar bahwa videonya menimbulkan banyak pandangan negatif, Babe dan tim pun berbesar hati untuk meminta maaf kepada orang terkait dan juga masyarakat yang tersinggung.

“Jadi saya dan tim Budak Konten ingin mengkonfirmasi tujuan membuat video tersebut adalah murni ingin membuat konten parodi yang menghibur. Sebelumnya tidak ada maksud kami menghina atau ingin menjatuhkan karakter seperti dibilang orang yang ada di kolom komentar. Saya dan tim Budak Konten akhirnya menyadari video parodi itu sangat bisa membuat banyak orang marah, tersinggung atau tersakiti,” papar Babe Cabita dalam unggahan di Instagram, Senin (26/7).

Advertisement

Dalam kesempatan yang sama, ia berharap permintaan maafnya dapat diterima oleh Ibu Risma. Bahkan ia menuturkan keinginan untuk meminta maaf secara langsung jika diperkenankan, tetapi tentu bertolak belakang mengingat pandemi Covid-19 yang masih tinggi di Indonesia.

“Saya benar-benar meminta maaf kepada Ibu Risma dan juga semua orang yang merasa marah dan tersinggung. Bahkan kami ingin sekali bertemu dengan Ibu Risma, ingin meminta maaf secara langsung dan menjalin silahturahmi kepada Ibu Risma,” jelasnya.

Unggahan Babe Cabita itu pun ditanggapi oleh kerabat artis lain, mereka mengapresisi kebesaran hati Babe Cabita dan tim untuk meluruskan keadaan supaya tak tambah memanas

Klarifikasi Babe Cabita ini ramai ditanggapi oleh sesama komika, tak sedikit yang berpandangan bahwa video parodi yang diunggahnya murni ingin menghibur, lagipula tak ada perkataan yang bermaksud menjatuhkan satu pihak.

Meski demikian, mereka respek dengan kebesaran hati Babe dan tim yang mau mengakui kesalahan. Di sisi lain menjelaskan bahwa tak semua parodi bisa tersampaikan dengan maksud yang sama oleh semua pihak. Apalagi kemungkinan Babe Cabita ingin bermaksud bahwa tak semua perintah harus dilakukan dengan cara yang gusar atau teriak. Namun, memang kembali lagi ke pribadi masing-masing orang untuk menyikapi.

“Padahal poinnya tidak ada merendahkan. Pure hanya parodi. Tidak lantas menjadi menghilangkan semua prestasi dan manfaat yang sudah beliau bawa. Sulit sulit,” komentar Bintang Emon.

“Memang Komedi menurut orang beda beda, susahnya kalau udah beda dikit. langsung tidak terima. Bukan malah nyari sudut pandang lain,” tambah akun @Okirengga***

“Besar hati,” sambung Denny Sumargo mengapresiasi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE