Demi Hindari Info Kebohongan, Billie Eilish Hapus Semua Aplikasi Medsos di Ponselnya

Media sosial atau medsos memang jadi tren yang berkembang pesat seiring kemajuan teknologi. Bahkan, banyak yang jadi kecanduan main medsos, karena kemudahan informasi yang didapat di sana. Kendati demiki, sebagian orang justru merasa kalau medsos justru banyak memberikan dampak negatif. Seperti halnya yang dialami oleh penyanyi Billie Eilish.

Advertisement

Dalam sebuah podcast Conan O’Brien Needs a Friend, Billie Eilish menceritakan alasannya yang memilih untuk menghapus semua aplikasi medsos di ponselnya. Selain karena muak dengan kebohongan dunia maya, rupanya Ia pernah memiliki pengalaman yang tak menyenangkan.

Lantas apa sih alasan Billie Eilish hingga akhirnya menghapus aplikasi medsosnya? Simak informasinya, ya, SoHip~

Billie Eilish hapus aplikasi medsos dari ponselnya lantaran banyaknya komentar negatif yang didapatnya

Billie Eilish

Keputusan Billie Eilish menghapus medsosnya | Credit: @billieeilish on Instagram

Billie Eilish mencoba menjaga kesehatan mentalnya dengan melakukan berbagai cara. Hal itu diungkapnya saat menghadiri acara podcast Conan O’Brien Needs a Friend. Ia mengaku bahwa dirinya menghapus semua aplikasi medsos dari ponselnya. Billie Eilish mengatakan memang sudah seharusnya Ia tak mempercayai semua yang ada di internet. Internet justru membuatnya takut karena mudah tertipu, baik itu kebohongan kecil sekalipun. Namun, sangat disayangkan kebanyakan orang justru mempercayainya.

Advertisement

“Semua yang kubaca di internet aku percaya. (Padahal) aku tahu faktanya jika itu adalah hal bodoh dan aku seharusnya tak percaya karena aku punya bukti jika itu tak benar. Hampir semua hal di sana itu tak benar. Itu seperti hal kecil, kebohongan kecil, yang muncul di kepala setiap orang tapi semunya percaya,” kata Billie Eilish kepada Conan O’Brien dikutip dari Detikhot, Selasa (8/3)

Lebih lanjut, Billie Eilish pun menceritakan bahwa Ia pernah menonton video dengan kekasihnya, Jesse Rutherford tentang seseorang yang meremehkannya secara daring tanpa mengenal dirinya secara pribadi begitupun sebaliknya. Padahal itu hanyalah potongan video-video yang entah diambil kapan dan berbeda lokasi pula.

Advertisement

Saat itu, Ia juga merasa heran bagaimana seseorang yang tak mengenal dirinya bisa mendefinisikan dirinya seperti itu seolah biar semua orang tahu.

“Itu seperti, ‘Billie Eilish adalah orang yang mengerikan’. Dan kemudian itu adalah video yang sangat serius tentang alasannya. Orang itu tampak berada di ruang kepala yang tepat dan mereka mengatakan semua hal ini. Saya seperti, ‘sstaga, wow’,” ujar Billie Eilish.

Billie Eilish pun tak membantah jika Ia merupakan salah satu dari generasi yang tumbuh besar dengan internet dan media sosial. Namun, seiring bertambahnya usia, Ia justru melihat hal-hal yang nggak sesuai dengan dirinya. Ia mengaku tak suka melihat dirinya sendiri di internet.

Ia merasa telah melakukan hal sama bertahun-tahun seperti melihat video dan hal-hal tentang dirinya di internet. Namun, sayangnya tak ada perubahan yang terjadi. Terlebih hal yang diunggahnya di media sosial selama ini merupakan dirinya sendiri di kehidupan nyata dengan informasi yang nggak sesuai kenyataan aslinya.

“Aku tumbuh jadi remaja bersama internet. Lalu aku merasakan sama sekali tak ada perubahan di dalam diriku, melakukan hal yang sama bertahun-tahun dan melihat video dan hal-hal tentangku di internet. Tiba-tiba saja aku seperti, ‘hii, Jijik! Aku tak suka!” ungkapnya.

Billie juga menyebutkan ada banyak sekali hal yang salah kaprah tentang dirinya di dunia maya. Seperti halnya saat Ia berangkat gym, ada paparazzi yang mengambil foto dirinya. Namun, di media sosial malah disebutkan jika dirinya sedang berangkat ke studio untuk menggarap album baru.

Billie merasa nggak habis pikir dengan apa yang sudah dilakukan terhadap dirinya, hingga membuatnya sadar dan bertanya-tanya berapa banyak kebohongan yang ada di internet yang menjadi pembahasan warganet.

“Ada foto saya di gym dan kemudian saya lihat paparazzi dan saya berlaku seperti biasa. Tapi berita akan menulis, ‘Billie Eilish di Hollywood pergi ke studio untuk mengerjakan album baru’. Itu adalah kebohongan kecil, tapi kenapa kau sampai harus berbohong untuk hal itu? Itu benar-benar aneh dan membuatku sadar berapa banyak kebohongan yang aku baca saat aku melihat internet hingga saat ini?” jelasnya.

Bagi Billie menghapus media sosial memberikan pengaruh besar bagi kesehatan mentalnya

Bagi Billie Eilish mengapus medsos memberi pengaruh besar baginya

Bagi Billie Eilish mengapus medsos memberi pengaruh besar baginya | Credit: @billieeilish on Instagram

Keputusan untuk menghapus media sosial ternyata membawa perubahan besar bagi mental Billie untuk menghindari komentar jahat dari internet. Karena menurutnya segala sesuatu yang beredar di internet secara nggak sadar mendorong seseorang untuk mudah percaya pada segala sesuatu. Padahal kenyataannya banyak yang tak sesuai dengan kenyataan, yang akhirnya membuat Billie memutuskan untuk menghapus media sosial dari ponselnya.

“Aku tidak melihat media sosial lagi. Aku menghapus semuanya dari ponsel, dan memberikan pengaruh besar,” ujar Billie.

Billie pernah beberapa kali jadi korban body shaming karena bentuk tubuhnya. Juli 2021 lalu ia sempat mengungkapkan bahwa ia tak lagi membaca komentar di media sosialnya karena jari warganet yang seringnya nggak bisa dikontrol.

Pada media sosial di Tanah Air sendiri, Billie Eilish pun kerap dijadikan meme dan disebut-sebut berasal dari Nganjuk. Beragam konten editan pun muncul terkait hal tersebut. Meski hanya sebagai candaan, tapi sebenarnya nggak semua orang nyaman jadi bahan bercanda ya SoHip.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Bukan sekedar hobi, melainkan memberi arti~

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE