Sang Putri Gagal Masuk Sekolah Negeri di Singapura, Denada: Proses yang Terpenting, Ibu Tetap Bangga

Denada ungkapkan ketidaklulusan sang anak

Beberapa tahun belakangan ini, Denada menjalani kehidupan barunya di Singapura. Bukan tanpa alasan, Denada menemani putri semata wayangnya menjalani serangkaian pengobatan atas penyakit Leukimia yang diderita sang anak. Meski harus tetap bekerja dan mengurus putrinya, Denada masih sering membagikan potret kebersamaan dengan sang anak di media sosial Instagram dan YouTube.

Advertisement

Baru-baru ini sang anak mengikuti ujian seleksi untuk masuk salah satu sekolah negeri di Singapura dan Denada mengabadikan momen saat melihat hasil pengumumannya yang kurang memuaskan. Ia berusaha menyampaikan hasil pengumuman tersebut kepada sang anak dengan bahasa yang lembut dan penuh pengertian.

Denada memberikan kue sebagai bentuk apresiasi karena Aisha sudah berhasil menyelesaikan ujian walaupun hasilnya kurang memuaskan

Dalam postingan YouTube-nya, Denada membagikan momen saat dirinya melihat pengumuman hasil ujian sang anak untuk seleksi masuk sekolah di Singapura. Setelah membacanya, Denada pun turut sedih karena anaknya belum berkesempatan untuk mengikuti program pembelajaran di salah satu sekolah di Singapura. Ia pun berusaha menyampaikan berita itu dengan baik kepada sang anak dan memesan kue kesukaan Aisha untuk merayakan kerja keras yang sudah dilakukan sang anak, apapun hasilnya.

Denada jujur memberi tahu bahwa Aisha nggak lulus ujian, tapi ia juga menekankan bahwa lulus ujian bukanlah hal yang utama. “Lulus ujian bukan hal yang utama, tapi kerja keras. Aisha sudah berusaha semaksimal mungkin dan Ibu bangga sama Aisha” ujar Denada. Ia juga mengatakan bahwa gagal atau berhasil itu hanya hasil, yang terpenting adalah prosesnya. Berkat pengertian dari sang Ibu, Aisha pun bisa menerimanya dengan lapang dada dan berusaha untuk belajar lebih giat lagi.

Advertisement

Selain memberikan pengertian dengan cara yang lembut, Denada juga mengajak anaknya menjadi tim yang saling mendukung

Setelah mengetahui hasilnya kurang memuaskan, Aisha mengatakan “Aku akan mengubah sikapku terhadap sekolah dan belajar” ujarnya. Denada berusaha memberikan pengertian kepada anaknya bahwa itu bukan masalah dan mereka bisa mencobanya sekali lagi. “Kita adalah tim, kita akan sama-sama berusaha lebih keras lagi,” tukas Denada dalam akun YouTube-nya.

Advertisement

Denada memberikan ungkapan yang manis kepada sang  anak, “Menurut Ibu, mau kamu lulus atau nggak, kamu tetap menjadi salah satu anak paling cerdas dan pintar yang pernah Ibu tahu. Kamu anak yang pintar sekali dan Ibu sangat bangga sama Aisha.”

Cara Denada memberi tahu hasil ujian Aisha mendapat respons positif dari warganet. Banyak warganet yang kagum dan turut mendoakan yang terbaik untuk Aisha ke depannya.

Ungkapan Denada pada anaknya sangat manis dan jauh dari kesan menuntut dan memaksa. Denada justru menanamkan nilai-nilai yang penting seperti menghargai usaha dan kerja keras yang sudah dijalani serta belajar untuk menerima apa pun hasilnya. Sang anak pun jadi punya motivasi untuk melakukan hal lebih baik lagi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE