Kerap Ajarkan Anak dengan Cara Kreatif, Tasya Dipuji: Beginilah Kalau Ibu Berpendidikan Tinggi

Edukasi Tasya Kamila dipuji warganet

Tasya Kamila dan keluarga menjadi salah satu figur publik yang seringkali memberikan inspirasi lewat unggahannya. Bukan hanya sekedar membagikan aktivitas sehari-hari, melainkan juga kerap mempublikasikan hal positif yang menjadi inspirasi banyak orang. Diketahui keluarga mereka kini tengah menetap di Amerika Serikat, sebagai dukungan terhadap Randi Bachtiar yang tengah melanjutkan studi S2 di Colombia University.

Aktif di media sosial untuk membagikan ceritanya, baru-baru ini Tasya Kamila dipuji warganet. Hal ini lantaran gaya asuh yang diberikan perempuan berusia 28 tahun tersebut ke Arrasya Wardana Bachtiar, sang putra. Dalam salah satu tayangan video terlihat Arrasya lancar berdialog dengan ibunya, menariknya dalam setiap edukasi yang diberikan, Tasya selalu mengedepankan kesabaran dan mengemasnya dengan cara yang kreatif.

ADVERTISEMENTS

Putuskan memberi waktu penuh ke sang putra. Beberapa kali Tasya mengunggah edukasi ke anak dengan cara kreatif. Arrasya juga terlihat lancar menjawab pertanyaan ibunda

@lostweightcheck

PINTER BGT ARRRR😍😘♥️🤗 #arrasyabachtiar #tasyakamila #tranding #fypシ #MerdekaCatetRibet #fyppppppppppppppppppppppp #100JutaPelangganJNT

♬ Musical.ly – Musical.ly

Baru-baru video pengajaran Tasya menjadi sorotan publik. Dalam video berdurasi 40 detik itu, Arrasya yang berumur dua tahun menjawab pertanyaan ibunya tentang wujud shape. Dengan lembut Tasya memberikan buku berisi macam-macam bentuk beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Arr atau sapaan sang anak langsung menjawabnya dengan tersenyum. Mulai dari bentuk lingkaran, segitiga, persegi, bintang hingga trapesium beserta wujud aslinya yang ia ketahui. “Circle-jam, triangle-kapal, square-crayon, rectangle-bloks, diamond-(misalnya) layang-layang, trapezoid-mobil,” jawaban Arrasya itu pun langsung diakhiri dengan kata ‘Good Job’ oleh Tasya.

“Sekarang sehari-hari jadi notice tiap ada gambar bentuk 2D atau saat nunjuk barang gitu dia suka nyebut shape-nya apa,” tulis Tasya dalam tayangan video.

Perempuan penerima beasiswa LPDP yang menuntaskan kuliah S2-nya di Colombia University ini pun tak segan membagikan momen bersama keluarga. Dalam cuplikan di Instagram, terlihat Tasya mengajarkan Arrasya dengan cara lain, yakni permainan memori menggunakan flashcard yang dibuat sendiri.

Di sana Arrasya diuji daya ingatnya untuk menunjuk nama-nama objek yang disebutkan oleh Tasya dan Randi.

“Arr sebutin satu per satu flashcard-nya (untuk menghafal), tutup flashcard-nya, trus tinggal minta Arr menebak deh di mana tuu objek yang kita sebut! Ngga disangka ternyata Arr bisaa! MasyaAllah, good job Arr. Selanjutnya main apa lagi kita?,” papar Tasya dikutip dari Instagramnya.

ADVERTISEMENTS

Melihat gaya asuh yang diberikan, warganet pun memuji. Mereka menilai bahwa Tasya sebagai bukti perempuan berpendidikan tinggi tak hanya berujung di dapur. Tetapi, sebagai guru pertama bagi anak

Sikap Tasya yang sabar dalam mengurus anaknya hingga memberikan edukasi dengan pertimbangan yang matang membuat warganet kagum. Sebelumnya Tasya juga sempat menjawab soal celoteh haters yang menyebutnya hanya sebagai ibu rumah tangga, padahal sudah susah payah meraih gelar S2.

“Banyak juga yang nyinyir gitu ‘jauh-jauh S2 ujungnya jadi ibu rumah tangga’. Memang ada yang salah jadi ibu yang berpendidikan? Aku rasa perempuan dan laki-laki juga punya hak yang sama buat menempuh pendidikan S2 dan menjadi keluarga. Karena seorang ibu yang pintar, pasti akan mendidik dan mengajarkan anaknya,” papar Tasya Kamila beberapa waktu silam.

Warganet pun kagum hingga menyebut alasan seorang perempuan harus mempunyai pendidikan tinggi. Yakni, sebagai guru pertama anak di rumah yang menanamkan tata kerama hingga ilmu pengetahuan.

“Inilah bukti seorang ibu harus berpendidikan tinggi dan memiliki wawasan luas. Karna ialah guru pertama bagi anak-anaknya,” komentar akun @ga***e.

“Inilah jawaban yang sesungguhnya dari pertanyaan ‘ngapain perempuan sekolah tinggi-tinggi sampai sarjana’ Nggak ada mubazirnya manusia cari ilmu,” sahut yang lain.

“Pintarnya Arrasya, ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya,” sambung warganet lain.

Salut ya prinsip yang diterapkan Tasya Kamila dalam mengejar pendidikannya. Semoga sikap yang dibagikan Tasya bisa menginspirasi banyak orang.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung