Giring Umumkan Mundur Jadi Capres 2024, Padahal Sudah Gembar-Gembor Sejak 2020

Keputusan itu diambil usai dirinya keliling Indonesia mengumpulkan suara

Nama Giring Ganesha atau yang juga dikenal sebagai Giring Nidji kini kembali menjadi perbincangan publik. Hal ini dikarenakan dirinya yang nggak jadi mencalonkan diri sebagai calon presiden Indonesia pada 2024 mendatang.

Advertisement

Keputusannya ini lantas menjadi perbincangan karena dirinya yang terlihat mantap dalam menggembar-gemborkan diri sebagai calon presiden mendatang. Ia bahkan sudah melakukan aksi berupa pemasangan baliho pencalonan dirinya di beberapa kota.

Baliho bergambar Giring dengan tulisan ‘Giring untuk Presiden 2024’ sudah tersebar di sejumlah titik di daerah, seperti Riau dan Solo.  Namun, sayangnya hal itu hanya isap jempol belaka.

Sempat mantap akan mencalonkan diri

Giring nggak jadi nyalon presiden

Giring bagi-bagi ricebox / Credit: IG Giring Ganesha

“Saya, Giring Ganesha, akan mencalonkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia pada 2024. Izinkan dan beri kesempatan kepada saya untuk melayani seluruh rakyat,” ujarnya dalam konferensi pers virtual yang ditayangkan pada Senin, 24 Agustus 2020.

Advertisement

Ia ingin melibatkan diri dalam politik nasional dan ikut menentukan arah masa depan Indonesia. Giring turut mengungkapkan kalau ia sadar bahwa pilihannya kala itu nggak mudah, namun ia sudah siap dengan konsekuensinya.

“Jalan yang saya tempuh ini tidak akan pernah mudah. Pada saat orang tidak suka, sinis, atau pesimis terhadap politik saya justru terjun,” ungkapnya.

Pikiran berubah sejak keliling nusantara untuk kumpulkan aspirasi

Giring nggak jadi nyalon presiden

Nggak jadi mencalonkan diri jadi presiden/ Credit: IG Giring Ganesha

Advertisement

Giring pada awalnya nampak serius merealisasikan keinginannya jadi presiden. Ia bahkan mengaku melakukan perjalanan keliling Indonesia untuk mewujudkan mimpinya tersebut.

“Saya bekerja dan berkeliling Indonesia untuk mewujudkan keinginan saya tersebut. Bertemu sebanyak mungkin rakyat dan tokoh-tokoh di berbagai provinsi dan kabupaten/kota,” jelasnya pada jumpa pers di YouTube DPP PSI yang tayang pada Kamis (24/2)

Namun, Giring kemudian mengurungkan niatnya usai mengetahui realita bahwa banyak masyarakat yang masih berharap Joko Widodo (Jokowi) tetap menjadi presiden. Tentunya hal ini sulit terjadi karena bertentangan dengan aturan masa jabatan presiden yang hanya diperbolehkan dua periode. .

“Banyak sekali rakyat Indonesia yang ternyata masih menghendaki sosok Jokowi untuk memimpin Indonesia. Ini adalah fakta di lapangan sekaligus aspirasi masyarakat yang sangat menyukai Jokowi,” tuturnya.

Merasa belum menjadi tokoh ideal bagi masyarakat, belum siap dan didukung oleh faktor-faktor lain, Giring akhirnya secara resmi mengumumkan kemundurannya.

“Maka hari ini dengan penuh kesadaran saya Haji Giring Ganesha Djumaryo mengumumkan mundur dari pencapresan,” ujarnya tegas.

Kini akan fokus carikan kursi legislatif untuk kader PSI

Giring nggak jadi nyalon presiden

Fokus carikan kursi legislatif bagi kader PSI / Credit: IG Giring Ganesha

Usai menyudahi keinginannya itu, Giring nggak lupa berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia dan para relawan yang bekerja untuk menjadikan dirinya sebagai capres. Kini ia akan berfokus untuk membangun PSI ke depannya setelah mengumumkan diri mundur dari pencalonan presiden.

“Bersama kawan-kawan DPP PSI, saya akan fokus pada perjuangan meloloskan PSI ke Senayan pada pemilu 2024 nanti serta menghantarkan lebih banyak lagi kader-kader kami ke kursi Parlemen dan Eksekutif,” pungkasnya.

Giring sebenarnya belum benar-benar terdaftar sebagai calon presiden sebagaimana yang harusnya ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Jadi bisa dibilang ia sudah mundur sebelum bertarung secara resmi.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE