Istri Daniel Mananta Ungkap Pendapat Soal Pola Asuh di Indonesia, Tuai Pro Kontra!

Baru-baru ini jagat media sosial tengah ramai menyoroti istri presenter ternama Daniel Mananta, yakni Viola Maria. Perempuan asal Jerman ini menuai pro dan kontra usai mengungkap pendapatnya soal pola asuh pada anak perempuan di Indonesia. Hal ini diungkap viola melalui podcast di kanal YouTube Daniel Mananta Network yang diunggah pada bulan Februari lalu.

Advertisement

Namun, baru-baru ini video tersebut tersebar di media sosial melalui akun-akun gosip. Pendapat Viola yang mengungkap keprihatinannya terhadap pola asuh tersebut akhirnya menuai ragam komentar publik. Seperti apa pendapat Viola tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut!

Viola heran dengan perempuan dewasa di Indonesia yang masih meminta izin pada orang tua

Istri daniel mananta

Viola saat mengungkap pendapatnya | Credit by @vjdaniel on Instagram

Seperti diketahui, Viola merupakan perempuan asal jerman yang sudah tinggal di Indonesai lebih dari 10 tahun sejak menikah dengan Daniel Mananta. Berbedaan budaya jelas Viola rasakan ketika harus berteman dan berhubungan di lingkungan masyarakat Indonesia.

Dalam podcast Daniel Mananta Network, Viola mengungkap salah satu culture shock yang ia rasakan yakni terkait pola asuh orang Indonesia pada anak perempuan. Sebenarnya hal ini berangkat dari pengalaman pribadi Daniel dan Viola, ketika menghadapi seorang teman dekat mereka yang sudah cukup dewasa.

Advertisement

Viola mengaku heran, kaget dan sangat menyayangkan ketika perempuan dewasa Indonesia masih harus meminta izin pada orang tua ketika ingin melakukan hal yang diinginkan. Viola pun mengibaratkan anak perempuan bak tumbuh di dalam pot kecil, tanpa diberikan kebebasan untukmelakukan semua hal yang diinginkan.

“Walaupun si benih punya potensi tumbuh menjadi sebuag pohon besar si pohon akan tetap kecil. Sepertinya para wanita di sini sering kali dibesarkan untuk tetap kecil dan terbatas dalam pot mereka,” ujar Viola.

Viola menjelaskan lebih lanjut, bahwa keluarga akan tetap mengkhawatirkan anak perempuan dewasa dalam memilih dan mengambil keputusannya.

Advertisement

Viola menyadari pola asuh dipengaruhi oleh budaya yang membuat siapa pun haus menerima, meski sebenarnya kurang tepat

Istri daniel mananta

Viola dan Daniel saar berbincang dalam podcast | Credit by @vjdaniel on Instagram

Dalam mengungkap pendapatnya, Viola juga menegaskan bahwa pola asuh memang dipengaruhi oleh budaya. Hal inilah yang membuat Viola mengaku sedih, lantaran banyak anak perempuan yang sulit berkembang dan mengambil keputusan karena terhalang budaya yang mengharuskan mereka menuruti kemauan orang tua.

“Sangat menyedihkan jika ternyata kita diciptakan untuk hal-hal hebat di dunia ini dan jika dunia adalah tempat indah dengan manusia-manusia luar biasa di dalamnya. dan dunia bukan tempat yang berbahaya, ” ungkap Viola.

Viola pun tidak mengelak, bahwa ia mudah dalam mengatakan pola asuh tersebut membuatnya sedih. Hal ini karena ia dibesarkan dengan budaya barat yang membuatnya sudah bebas mengambil keputusan besar sejak usia 19 tahun. Kendati demikian, ibu dua anak ini tidak menganggap bahwa pola asuh orang barat paling benar, sementara pola asuh orang Asia salah.

Pendapat Viola tersbut tentunya memicu berbagai respons warganet. Banyak yang menganggap jika pemilikiran Viola sangat cerdas dan setuju dengannya.

“Keren banget, pandangannya luas. Padahal banyak yang menganggap kalau bebas=berbuat dosa, ya nggak sesempit itu juga memahamannya,” tulis @mochi****

“Pantes, Daniel cinta ama dia sitrinya bener-bener pintar pola pikirnya,” tulis @nadya_shi***

Namun, banyak pula yang menganggap pendapat Viola tidak bisa dijadikan gambaran secara keseluruhan terhadap pola asuh khas Indonesia.

“Kita beda budaya, beda pemikiran dan mungkin beda pemahaman agama juga,” tulis

“Haduh nggak bisa dibandingin kali, kita tuh beda budaya,” tulis @azahra******

“Dia lihat contoh yang salah kali, jadi mikirnya gitu. Padahal nggak semuanya gitu juga,” tulis @alonae***

“Eman dasarnya beda budaya, gak bisa dibandingin. Tapi, kalau dia lihat dari sudut pandang yang lebih luas dari sisi orang Indonesia pasti dia paham maksud pola asuh di sini, Dia berpikiran luas tapi dari sudut padang budayanya sendiri,” tulis @farandiis***

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE