Marak Penjual Tabung Oksigen Nakal, Kartika Putri Kecam para Oknum: Jangan Manfaatkan Keadaan!

Kartika kecam oknum jual tabung oksigen

Lonjakan kasus positif covid-19 di Indonesia semakin memprihatinkan sejak beberapa waktu yang lalu. Hal ini membuat rumah sakit di berbagai daerah penuh pasien dan fasilitas kesehatan lain kian langka. Salah satunya adalah tabung oksigen yang sangat dibutuhkan oleh pasien dengan saturasi oksigen yang rendah. Kebutuhan di rumah sakit yang sangat terbatas, membuat pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah semakin kesulitan mencari tabung oksigen saat kondisi menurun.

Advertisement

Hal tersebut ternyata juga dialami oleh seleb Kartika Putri saat mendampingi ibunda yang positif covid-19. Meski sang ibu dirawat di rumah sakit, tapi Kartika sempat mengalami kesulitan saat membantu tim medis mendapat tabung oksigen. Keadaan tersebut membuat Kartika sangat menyayangkan oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi genting di masyarakat.

Kartika menyebut banyak oknum yang memanfaatkan kelangkaan oksigen dengan menaikkan harga demi kepentingan pribadi

Menurut Kartika, di tengah situasi kritis seperti saat ini banyak orang yang panik karena kondisi keluarganya yang menurun akibat terserang covid-19. Hal tersebut diperparah dengan lonjakan kasus positif, salah satu imbasnya ketersediaan tabung oksigen menjadi langka. Kartika sangat menyayangkan, hal tersebut justru dimanfaatkan sejumlah oknum penjual tabung oksigen yang nggak bertanggung jawab.

Advertisement

“Banyak oknum tidak bertanggung jawab, yang membuat kami sangat sedih. Di saat banyak yang butuh oksigen dan sulit dicari, harganya dimahalin,” ungkap Kartika dalam konferensi pers virtual yang dinukil dari Sindo News (9/7).

Selain harganya yang menjadi sangat mahal, para oknum tersebut juga menimbun stok tabung sehingga ketersediaannya di pasar sangat sedikit. Saat banyak yang butuh, orang-orang akan rela membayar berapa pun harga yang dipatok para oknum. Hal tersebut tentu membuat kondisi kritis seperti saat ini menjadi semakin parah karena banyak pasien yang semakin kesulitan mendapat perawatan yang semestinya.

Setelah mengalami sendiri kepanikan saat kondisi ibunda menurut dan kesulitan mendapat tabung oksigen, Kartika justru menemui fakta menyedihkan

Advertisement

Kartika menemui sendiri oknum nakal tersebut saat mencari tabung oksigen untuk ibunda yang kondisinya memburuk. Saat itu di hari ketiga ibunda dirawat, sempat kritis dan tak sadarkan diri. Bahkan ibu Kartika mendapat serangan jantung dengan kondisi paru-paru yang penuh virus. Hal itu diperparah dengan kelangkaan oksigen di rumah sakit tempat ibunda dirawat.

Akhirnya Kartika memutuskan keliling Jakarta untuk mencari tabung oksigen dan baru menemukannya di daerah pinggiran Jakarta. Namun, di sana ia justru sedih lantaran di luar sana masih banyak masyarakat yang kesulitan dan menjadi korban oknum nakal yang menjual tabung oksigen dengan harga yang berkali lipat lebih tinggi dari harga normal. Seleb 30 tahun ini kemudian memberikan kecaman pada para oknum tersebut.

“Untuk oknum (penjual tabung oksigen), tolong jangan manfaatkan keadaan dengan menaikkan harga jadi berkali-lipat dan menimbun barang. Tolong jangan manfaatkan keadaan, kasihan orang lain yang sangat butuh di luar sana,” tutur Kartika.

Selain langka dan harganya sangat mahal, kita juga harus waspada dengan maraknya penipuan yang dilakukan oknum penjual tabung oksigen

Beberapa waktu yang lalu, seorang warganet yang baru saja tertipu saat membeli tabung oksigen secara online, mengunggah pengalamannya dan sempat viral di Twitter. Tweet yang diunggah oleh akun @ShaniBudi tersebut telah di-retweet sebanyak 5,6 ribu kali hingga Jumat (9/7). @ShaniBudi mengimbau warganet lain untuk berhati-hati karena penipu mengaku dari perusahaan ternama, sehingga terlihat sangat meyakinkan.

“Halo, kami baru saja kena tipu oleh orang bernama Mochammad Hamka Pratama yang mengaku dari PT. Nisson Indonesia. Dia memanfaatkan kepanikan kami dalam mencari tabung oksigen. Hati-hati ya dengan penipu ini. Nomornya 082310474697 Jangan ada yang tertipu lagi seperti kami ya,” tulis @ShaniBudi pada tweet yang viral tersebut.

Bersama tweet tersebut, @ShaniBudi juga turut mengunggah percakapan mereka, nomor rekening penipu, surat pernyataan dari PT. Nisson Indonesia dan Instagram pelaku. Pasalanya korban yang sempat panik karena ibunya yang positif covid-19 kondisinya memburuk saat isolasi mandiri, akhirnya mencari suplier tabung oksigen online di Instagram. Namun, naas ia justru kena tipu oknum penjual oksigen yang nakal.

Dilansir dari Kompas, Staf Marketing PT. Nisson Indonesia, Anita sudah menanggapi kasus tersebut melalui surat pernyataan yang diunggah @ShaniBudi. Anita menegaskan bahwa pelaku bukan karyawan atau bagian dari dari PT. Nisson Indonesia, bahkan ia juga mengungkap pihaknya nggak menjual tabung secara eceran.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE