Lagi-Lagi Dapat Body Shaming, Pelaku Justru Bangga karena Merasa “Diviralkan” oleh Kesha Ratuliu

Kesha Ratuliu dapat body shaming

Sebagai figur publik, salah satu hal yang paling sulit diterima sehari-hari adalah omongan masyarakat. Selalu ada hal yang “salah” di mata publik terkait mereka. Entah itu penampilan, sikap, dan lainnya. Jiki kritik yang dilontarkan bersifat membangun, para figur publik tentu akan menerimanya dengan senang hati. Namun sayang, komentar publik terutama sejak ada media sosial lebih bersifat menjatuhkan dan menghina.

Advertisement

Nggak sedikit kasus perundungan atau body shaming yang didapatkan oleh para artis. Sebagian mengabaikannya, namun ada pula yang menyeriusi dan menyeret pelaku ke meja hijau. Tapi sepertinya hal tersebut nggak membuat warganet jera. Justru ada yang merasa senang karena menjadi pusat perhatian setelah melakukan perundungan atau body shaming pada sang artis. Seperti kejadian baru-baru ini.

Lagi-lagi jadi korban perundungan, Kesha Ratuliu ungkap pelaku yang justru merasa senang karena “dipromosikan” secara gratis oleh sang artis

Kesha di-bully akun jastip via www.instagram.com

Kesha Ratuliu memang nggak jarang mendapat body shaming. Bahkan hal tersebut pernah ia dapatkan dari teman-teman ibunya sendiri. Dan baru-baru ini, hal tersebut kembali terjadi namun dilakukan oleh seorang warganet. Ia mengomentari foto Kesha yang ada di laman Instagramnya dan bilang kalau kepala Kesha kecil tapi badannya gede. Komentar tersebut akhirnya mendapat sorotan dari Kesha. Kesha pun men-tag akun tersebut agar “viral”. Namun bukannya malu dan meminta maaf, pelaku justru merasa senang dan berterima kasih. Ia mengatakan gara-gara disorot Kesha, akunnya jadi banyak yang nge-follow.

Melihat kekesalan warganet, Kesha pun mengingatkan kalau akun tersebut adalah akun jastip. Jadi nggak ada hubungan dengan akun-akun lain yang takutnya juga jadi sasaran

penjelasan Kesha via www.instagram.com

Sikap pelaku tentu semakin membuat warganet lain geram. Mereka mengikuti akun pelaku yang merupakan jasa titip (jastip) bukan untuk menggunakan jasanya melainkan untuk “bersilaturrahmi” dan memberi “pelajaran” pada pelaku. Merasa terancam, pelaku berkali-kali mengganti akun Instagramnya agar nggak bisa ditemukan oleh warganet yang udah terlanjur kesal. Kesha pun berterima kasih kepada publik yang udah mendukungnya terkait kasus body shaming ini. Namun ia mengingatkan kalau akun tersebut adalah akun jastip, bukan akun yang menjual barang-barang dagangan seperti hijab, gamis, dan lainnya. Kesha berharap kekesalan warganet jangan sampai salah sasaran dan justru menyasar akun-akun olshop lain.

Artis emang selalu jadi sasaran empuk buat perundungan ya. Mungkin warganet merasa komentar-komentar mereka nggak bakal dibaca oleh sang artis. Hati-hati ya, nggak sedikit lo warganet yang nangis-nangis minta maaf karena ketahuan dan bakal dilaporin ke polisi~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE