Minta Bertemu Psikolog Usai Orang Tua Dituduh Memanfaatkannya, Betrand Peto Merasa Down

Kondisi psikologis Betrand Peto

Sejak tiga hari lalu, Betrand Peto Putra Onsu tengah hangat diperbincangkan. Usia kabar dirinya dimanfaatkan oleh keluarga Ruben Onsu-Sarwendah, Betrand menjadi bahan perundungan warganet di media sosial. Komentar negatif nggak cuma bikin Betrand kecewa tapi juga membuat kondisi psikologisnya memburuk. Sampai-sampai ia unfollow akun Instagram orang tua angkatnya, Ruben dan Sarwendah.

Advertisement

Bermula dari tuduhan penggemarnya yang dinamai BXB, keluarga Ruben Onsu dituding memanfaatkan Betrand Peto untuk promosi bisnis dan kegiatan. Saking banyaknya tuduhan yang diterima, Betrand pun mengutarakan kekecewaan pada para penggemar. Setelah insiden itulah kesehatan mental Betrand mulai terganggu.

Kondisi memburuk karena banyak komentar memojokkan keluarga tercinta, Betrand meminta bertemu psikolog untuk konsultasi

Permintaan Betrand Peto untuk bertemu dengan psikolog dikabulkan oleh Sarwendah. Mengingat kondisi Betrand semakin tidak stabil. Betrand pun berkonsultasi dengan psikolog Mellisa Grace. Setelah mendapatkan izin dan permintaan dari keluarga Ruben Onsu, Mellisa Grace menjelaskan kondisi terbaru Betrand.

Advertisement

“Kejadian kemarin, kejadian ini membuat dia (Betrand Peto) merasa, pertama kali kaget ‘ini ada apa?’,” ungkap Mellisa, dinukil dari Kompas.

Keterkejutan Betrand semakin bertambah ketika menerima beragam komentar yang terkesan memojokkan keluarga tercinta. Padahal semua komentar tersebut nggak sesuai realita. Kepada Mellisa, Betrand menceritakan dirinya merasa beruntung berada di tengah keluarga Ruben Onsu. Ia bisa merasakan cinta yang tulus dari kedua orang tua dan adik-adiknya. Alhasil tudingan tidak benar terhadap keluarganya membuat Betrand down.

Lantaran komentar negatif terus muncul, Betrand memilih unfollow IG  Ruben dan Sarwendah. Keputusan ini dipilih demi kebaikan Betrand

Advertisement

Kabar soal Betrand unfollow Instagram Ruben Onsu dan Sarwendah santer terdengar. Banyak warganet menduga hubungan Betrand dan orang tuanya memburuk. Tapi sebaliknya, hubungan mereka tetap baik-baik saja. Keputusan unfollow Instagram tersebut justru dipilih oleh ketiganya dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan Betrand. Keputusan itu diambil untuk melindungi dan menjaga Betrand dari komentar jahat.

Melansir Tempo, Sarwendah mengaku jika selama ini Betrand takut menggunakan media sosial. Karena cibiran warganet, Betrand nggak mau memakai media sosial lama-lama. Dengan membatasi penggunaan media sosial, harapannya Betrand lebih tenang dan nggak sering-sering membaca komentar negatif. Sebagai orang tua, Ruben dan Sarwendah pun menilai pembatasan media sosial adalah cara terbaik untuk menjaga Betrand dan anak-anaknya.

Kejadian Betrand Peto tersebut bisa menjadi pembelajaran buat kita, ya. Ketikan jari kita di media sosial sangat mungkin melukai orang lain. Dampaknya pun nggak main-main karena bisa mengganggu kesehatan mental dan fisik. Jadi sebelum menuliskan komentar, ada baikanya dipertimbangkan dengan baik dan matang. Apalagi jika merasa sebagai penggemar. Kefanatikan justru membuat sang idola nggak nyaman.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE