Sang Ibunda Jelaskan Kronologi Meninggalnya Hanna Kirana: Mengeluh Sakit Dada hingga Tangan Membiru

Kronologi meninggalnya Hanna Kirana

Kabar duka dari pesinetron Hanna Kirana pada Selasa (2/11) kemarin mengagetkan dunia hiburan Indonesia. Pssalnya, aktris pemilik nama asli Hanna Anissa Setiadi itu meninggal di usia yang masih sangat muda, yakni 18 tahun. Di tengah keberhasilan perannya menjadi tokoh Zahra dalam sinetron “Suara Hati Istri”, Hanna tiba-tiba dikabarkan meninggal dunia karena mengalami gagal jantung. Sebelumnya, dia sempat dirawat di Rumah Sakit PMI Bogor.

Advertisement

Meninggalnya Hanna menyisakan duka bagi para penggemar dan juga orang-orang sekelilingnya. Saat ditemui, Ibunda Hanna Kirana, Erlina Oktarini mengungkapkan kronologi berpulangnya putrinya. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, kondisi kesehatan sepupu Citra Kirana ini rupanya sempat drop setelah menyelesaikan syuting.

Setelah sepekan pulang dari syuting, badan Hanna Kirana mulai drop. Dia sempat mengeluh sakit dada dan tangan gemetaran pada lawan mainnya

Menurut keterangan dari sang ibu, menurunnya kondisi kesehatan Hanna Kirana bermula seminggu setelah selesai syuting. Dia sempat mengeluhkan sakit dada dan tangan gemetar pada lawan mainnya. Di rumah, tak seperti biasanya, Hanna terlihat mulai gelisah dan tak banyak bicara. Karena kondisinya yang semakin memburuk, Hanna kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PMI Bogor oleh keluarganya.

Advertisement

“Kemarin itu, sebelum ke dokter, siang tangan udah mulai membiru dan gemetaran, lalu dibawa ke dokter, ke PMI Bogor, diperiksa. Hasil lab ternyata Hanna sakit, ada flek di paru parunya. Bukan penyakit bawaan. Gagal nafas,” kata Erlina Oktarini dalam Youtube kh_infotainment.

Hanna Kirana dinyatakan meninggal jam 9 malam di Rumah Sakit PMI Bogor, sebelumnya tangan sudah mulai membiru dan susah napas

View this post on Instagram

A post shared by Hk (@hannakirana23)

Advertisement

Sesaat sebelum dilarikan di Rumah Sakit PMI Bogor, kondisi Hanna Kirana sudah memburuk. Dia mengalami gejala tangan membiru, kaku, dan susah bernapas. Akhirnya, pukul 11 siang, keluarganya membawa Hanna Kirana ke rumah sakit. Pada pukul 9 malam, pemeran Zahra dalam sinetron Suara Hati Istri itu dinyatakan meninggal dunia.

Ibunda Hanna Kirana rupanya telah memiliki firasat sebelum kepergian sang anak. Sebelumnya, dia memimpikan Hanna melipat baju dan mengatakan akan pergi. Beberapa hari sebelumnya, Hanna juga berpamitan untuk bermain untuk terakhir kalinya kepada sang ayah. Meskipun berat, Ibunda Hanna Kirana tampak tegar dan ikhlas menghadapi kepergian putrinya. Ibunda pesinetron ini kemudian memberikan pesan kepada teman-teman Hanna, supaya selalu menjaga kesehatan karena kita tidak pernah tahu sampai kapan umur kita. Ia juga ingin mereka tetap menjaga silaturahmi, dan selalu baik kepada teman dan orang tua.

Selama ini, Hanna yang dikenal sebagai sosok yang ramah dan baik. Dia selalu ingin membantu dan membahagiakan keluarganya. Maka dari itu, kita doakan semoga Hanna Kirana mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya ya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan ya, SoHip.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE