Ungkap Masa Lalu yang Berat, Enzy Storia Ceritakan Momen Terakhir dengan Ayah: Tak Ada Perpisahan

Masa kecil Enzy Storia

Enzy Storia dikenal sebagai figur publik yang bertalenta. Bukan hanya aktif di industri sinetron, tetapi juga melebarkan sayapnya menjadi seorang presenter hingga model. Memiliki citra yang ceria di depan televisi, belakangan Enzy bercerita sisi hidupnya yang tak banyak orang ketahui.

Advertisement

Di balik sisi humorisnya, Enzy terlihat tak kuasa menahan tangis saat bercerita tentang keluarga. Perempuan berusia 29 tahun ini mengaku bahwa sejak kecil sudah berpisah dengan sang ayah. Bukan hanya itu, ia bercerita bagaimana perjuangan dibesarkan oleh single parent yang membuat banyak orang terharu.

Tak ada sama sekali perpisahan dirinya dan sang ayah, Enzy ceritakan orang tuanya sudah bercerai sejak lama

Lahir dari ayah Polandia dan ibu Indonesia membuat Enzy tumbuh dengan budaya yang berbeda. Diceritakan kala itu orang tua Enzy sudah berpisah sejak lama, perbedaan keyakinan diyakini sebagai salah satu faktornya. Enzy kemudian mengenang momen terakhir dengan ayahnya. Dari usia 6 tahun hingga kini memasuki 29 tahun, nyatanya ia tak pernah memiliki kesempatan untuk bertemu.

“Terakhir aku ingat banget aku dicium jidatnya sama papa. Mama masih berantem, aku dibawa mbak ke rumahnya. Dari situ sampai sekarang aku nggak pernah ketemu papa lagi. Itu yang terakhir dan nggak ada sama sekali perpisahan antara aku sama dia,” papar Enzy kepada Daniel Mananta, Senin (18/10).

Advertisement

Lebih lanjut, ia tak pernah berpikir bahwa hal tersebut akan menjadi momen terakhir. Pasalnya sang ayah diketahui kerap pergi beberapa hari lantaran pekerjaan. Setahun setelah kepergian, hubungan antara ibunda dan ayah kembali membaik, bahkan ia kerap menjalin komunikasi melalui postcard. Terakhir diketahui, keberadaan ayahnya di Manhattan, New York.

Namun, komunikasi terputus di umurnya yang ke 10 tahun saat ibunya memutuskan untuk menikah kembali. Dari sana ia mulai menerka-nerka keberadaan ayahnya. Bahkan, sempat terpikir untuk mencari ketika tumbuh dewasa.

Advertisement

“Nggak lama dari itu, mama bilang ke aku kayak ‘stop cari papa kamu. Papa kamu sudah meninggal’. Jadi aku sebenarnya nggak tahu papaku sudah meninggal atau nggak. Karena semenjak itu, semua berkas, semua akses, semua info tentang dia sudah nggak ada,” jelas Enzy Storia sambil menahan tangis.

Jadi waktu terberat di usianya yang masih belia, Enzy dan sang ibu sama-sama berjuang di situasi yang sulit

Dari pernikahan kedua sang ibunda, kemudian lahir adik Enzy yang kini menjadi sumber semangatnya. Diceritakan bahwa pernikahan kedua sang ibu tak berjalan mulus hingga harus berakhir dengan perpisahan. Tumbuh dengan ibu pekerja keras, diakui Enzy saat kecil ia kurang mendapat dukungan. Sepulang sekolah ia selalu menjaga sang adik, meski dimikian kehadiran Casey Paquita justru membuat dirinya punya harapan untuk membahagian keluarga.

“Dari 10 tahun sampai SMP aku yang lumayan ngebesarin adik aku, karena Mama kerja setiap hari. Jadi pulang sekolah nggak ada waktu untuk main-main. Sempat mikir ‘kenapa aku dilahirin kalau kayak gini keadaannya’. (Tetapi) Pas ada adik, aku juga merasa punya teman. Adik aku jadi harapan buat aku sampai sekarang,” sambungnya.

Semakin besar Enzy melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda, termasuk merasakan kesulitan ibunda dengan beragam kegagalannya

Keluarga Enzy Storia | Credit: Instagram @enzystoria

Tumbuh menjadi pribadi yang kuat, dikatakan Enzy ia selalu memendam perasaan seorang diri. Apalagi ketika itu, ibunya kerap marah jika sang anak menangis. Setelah dewasa ia menyadari bahwa di posisi saat itu sang ibu juga pasti kesulitan bagaimana harus menafkahi dan mengurus anak seorang diri.

“Mungkin mamaku juga punya mental issues sendiri menurut aku, dengan kegagalan-kegagalan, dengan hidupnya dia yang harus dia laluin, berat banget hidupin anak sendirian. Jadi, mama nggak bisa kasih support system yang kuat juga buat aku, karena dia harus nyelamatin dirinya juga. Aku yang sekarang berpikir seperti itu, tapi aku yang dulu benar-benar stres banget,” paparnya.

Mendengar sisi pahit dari kehidupan Enzy, warganet pun menaruh simpati dan kagum dengan pemikirannya saat ini. Tak sedikit yang lantas mengungkapkan bahwa tak ada yang tahu kisah di balik keceriannya seseorang.

Jujurly baru tahu banget cerita kak Enzy dan terharu banget, kuat banget kakak Semangat kak Enzyyy,” komentar warganet.

“Ternyata benar kata2 ini ‘Di balik keceriaan seseorang pasti sedang menyembunyikan kesedihan mendalam’ semangat kak Enzy GBU,” kata akun @Ma****ri.

“Ternyata sesedih itu. Semangat kak Enzy. Suka sama sifatnya yang menerima segalanya dan terus positif,” tutup yang lain.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE