Menyapa Pakai Bahasa Indonesia, Rich Brian Bikin Penonton Head in The Clouds Heboh

Panggung Head in The Clouds Jakarta sedang menyita perhatian publik. Festival musik yang baru pertama kali digelar di Jakarta ini berlangsung pada 3-4 Desember 2022 kemarin. Salah satu penyanyi yang menyita perhatian adalah Rich Brian. Selain penampilannya yang memukau, pemilik nama asli Brian Imanuel Soewarno itu sempat membuat penonton heboh.

Advertisement

Pasalnya, Rich Brian yang banyak berkarier di Amerika, biasanya lebih banyak menyapa penonton menggunakan bahasa Inggris. Namun, saat tampil di Head in The Clouds pada Minggu (4/12) kemarin, ia menyapa penonton menggunakan bahasa Indonesia.

Penonton kaget dan heboh saat Rich Brian menyapa menggunakan bahasa Indonesia

Bintang 88rising ini tampil di panggung Head in The Clouds sebagai penampil terakhir di festival musik tersebut. Rich Brian membuka penampilannya dengan membawakan lagu Vivid, dilanjutkan dengan Lagoon. Kemudian, rapper 23 tahun itu menyapa penonton, ia mengungkap bahwa terakhir ia tampil di Jakarta sekitar tiga tahun yang lalu.

Advertisement

“Apa kabar Jakarta. Namaku Rich Brian, aku dari Jakarta, Indonesia. Aku ingin berterima kasih pada kalian, karena sudah datang, terima kasih sudah habiskan waktu bersamaku di sini. Ini sudah tiga tahun sejak penampilan terakhirku di sini,” kata Rich Brian dalam bahasa Inggris.

Selanjutnya Rich Brian mengajak penonton untuk menikmati lagu-lagu yang ia bawakan dengan enerjik. Ia melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu Cold, Dat Stick, See Me, Tokyo Drift Freestyle, Rapapapa, Seventeen, hingga Yellow.

Advertisement

Menariknya, usai sederet lagu-lagu yang sukses mengajak penonton ikut melompat-lompat itu, Rich Brian menyapa penonton lagi. Kali ini menggunakan bahasa Indonesia.

“Apa kabar Indonesia? Apa kabar semuanya? Kalian capek nggak? Kalau capek minum air dulu,” ujar Rich Brian.

Sapaan itu kemudian disambut teriakan heboh penonton, yang justru membuatnya heran dengan respons penonton yang kaget saat mendengarnya menggunakan bahasa Indonesia. Kemudian Rich Brian menjelaskan bahwa ia memang lahir dan tumbuh besar di Indonesia.

“Kok mukanya kayak kaget, kenapa gue bisa ngomong bahasa Indonesia gitu ya? Kan gue lahirnya di Indonesia, besar di Indonesia, jadi lahir gue diajari bahasa Indonesia. Bahasa Inggris itu bahasa kedua,” jelas Rich Brian yang membuat penonton semakin heboh.

Mengenal sosok Rich Brian yang menjadi orang Indonesia pertama gabung 88rising

Rich Brian di Head in The Clouds

Rich Brian | Foto dari Instaaram Rich Brian

Keterkejutan penonton saat mendengar Rich Brian menyapa menggunakan bahasa Indonesia memang bukan tanpa alasan. Pasalnya, penyanyi kelahiran Jakarta 3 September 1999 itu memang merintis karier bermusiknya di Amerika Serikat dan merambah pasar musik internasional.

Ia bahkan menjadi orang Indonesia pertama bergabung dengan label musik kenamaan 88rising. Selain Rich Brian, penyanyi muda Indonesia lain yang bergabung di 88rising ada NIKI dan Stephanie Poetri. Sebelum bergabung dengan 88rising dan mengembangkan karier bermusik di Negeri Paman Sam, Rich Brian mengawali kariernya melalui kanal YouTube di tahun 2015.

Nama Rich Brian pertama kali melejit lewat lagunya berjudul Dat Stick yang nggak hanya menarik perhatian penikmat musik di Indonesia tapi juga hingga mancanegara. Hingga akhirnya ia bergabung dengan 88rising pada 2017 sampai sekarang. Namanya pun saat ini semakin dikenal di industri musik Internasional.

Meski terlalu sering menggunakan bahasa Inggris di setiap aksi panggunya, sampai sempat membuat penonton Head in The Clouds kaget saat ia menyapa menggunakan bahasa Indonesia, tapi tahukah kamu SoHip, kalau Rich Brian belajar bahasa Inggris secara otodidak?

Melansir dari Liputan6, Rich Brian pernah mengakui bahwa ia belajar bahasa Inggris secara otodidak, loh. Ia belajar komunikasi menggunakan bahasa Inggris dari berbagai kanal YouTube pembelajaran bahasa Inggris, hingga komunikasi langsung dengan teman-temannya yang berasal dari luar negeri.

Meski terlalu sering menggunakan bahasa Inggris, karena pangsa pasar musiknya memang pasar Internasional, tapi Rich Brian mengaku bahwa bahasa Inggris hanya bahasa keduanya kok.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE