Lindungi Keluarga, Nana Mirdad Ungkap Kesedihan saat Isolasi Mandiri. Komunikasi Lewat Pintu Kaca

Nana Mirdad isolasi mandiri

Kasus positif Covid-19 nanti hingga kini terus bertambah. Bahkan setiap harinya bisa mencapai angka seribu. Oleh karena itu, meski kini udah diterapkan new normal, masyarakat diminta untuk tetap menjaga diri dan nggak bepergian jika rasanya nggak terlalu penting. Namun jika dirasa harus ke luar rumah, penggunaan masker sangat dianjurkan.

Advertisement

Karena pekerjaan, artis Nana Mirdad akhirnya harus berangkat ke Jakarta. Ia berada di sana kurang lebih satu minggu. Saat ini, Nana udah kembali ke rumahnya yang berada di Bali. Namun ia harus menjalankan protokol kesehatan dan melakukan isolasi mandiri.

Sepulang dari Jakarta, Nana Mirdad memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Hal tersebut sempat membuatnya sedih

View this post on Instagram

Sekarang aku bisa membayangkan hancurnya hati orang-orang yang positive Covid19 atau punya keluarga yang positive.. Aku yang baru pulang perjalanan kerja ke Jakarta aja rasanya sedih banget ngga bisa peluk anak dan suami karena takut kalau aku mungkin membawa virus.. Aku bahkan ngga bisa peluk Kodi and Lola dan itu sedih jugaaa.. Dirumah kerjanya diem di kamar, ngga berani duduk2 di living room, ngga berani pegang apapun di rumah… Cuma sebentar2 didatengin Sarah or Kakak lewat pintu kaca ini ( kakak ngga mau di videoin jdi Sarah aja hehehe )…. Hari ini aku baru jalanin test swab lagi dirumah supaya pasti banget aku ngga akan ngebahayain orang-orang di sekitarku, anak2, Andrew, mertuaku, emba2ku…Untuk harga memang relatif mahal untuk pemanggilan kerumah, tapi apalah artinya mahal kalau demi kesehatan bersama… prioritas kita adalah untuk saling jaga disini 🌟 Untuk yang sedang berjuang juga dimanapun kalian, semangat ya… The only way we can do this is by taking care of each other ❤️ . . #covid19 #selfquarantine #wecangothroughthis #loveyourfamily #togetherwecan

A post shared by Nana Mirdad (@nanamirdad_) on

Melalui akun Instagramnya, Nana Mirdad curhat tentang sedihnya ia nggak bisa berinteraksi langsung dengan keluarganya di Bali sepulang dari Jakarta. Hal tersebut karena Nana harus menjalani isolasi mandiri terlebih dahulu. Ia pun membayangkan bagaimana rasanya jadi pasien positif corona dan keluarganya. Tentu sedih harus berpisah dari keluarga untuk sementara waktu. Nana mengaku, selama ia isolasi, sang anak hanya bisa berkomunikasi lewat pintu kaca, karena mereka belum bisa bersentuhan secara fisik.

Advertisement

Nggak hanya isolasi, Nana juga memastikan dirinya nggak tertular Covid-19 dengan menjalani tes swab. Tes tersebut ia lakukan di rumah

tes swab di rumah via www.instagram.com

Selain melakukan isolasi secara mandiri, Nana juga memastikan kalau dirinya memang nggak tertular virus corona. Ia melakukan tes swab di rumah. Meski biayanya relatif mahal karena didatangkan ke rumah, namun itu semua nggak ada apa-apanya dibanding kesehatan dan keselamatan keluarganya di rumah. Ia nggak ingin membahayakan orang-orang di sekitarnya. Prioritasnya saat ini adalah saling menjaga dan melindungi, agar nggak ada keluarganya yang tertular virus corona.

Kesadaran untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang sekitar seperti ini yang sangat dibutuhkan. Jangan sampai kita membahayakan orang sekitar dengan menuruti ego kita sendiri. Yuk tetap jaga kesehatan dan pakai masker saat keluar rumah~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE