Nurhasanah Pengisi Suara Doraemon Berpulang, Warganet: Terima Kasih Telah Menemani Masa Kecil Kami

Nurhasanah pengisi suara Doraemon meninggal

Serial kartun Doraemon, tentu bukan tontonan yang asing lagi bagi kita. Pertama kali tayang di TVRI Yogyakarta pada tahun 1974, Doraemon mulai menemani Minggu pagi anak-anak Indonesia secara rutin setelah pindah tayang ke RCTI di tahun 1989. Sejak saat itu, sosok Doraemon pun menjadi kesayangan anak-anak. Bahkan ketika mereka sudah berkeluarga dan memiliki buah hati, tontonan anak-anak mereka juga nggak terlepas dari kartun yang satu ini.

Advertisement

Namun kabar duka baru-baru ini datang dari kartun kesayangan anak Indonesia itu. Pengisi suara karakter Doraemon, Nurhasanah Iskandar, telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta. Hal tersebut dikabarkan oleh sang anak melalui akun Instagramnya.

Melalui akun Instagram Nurhasanah, putrinya mengabarkan kalau sang pengisi suara karakter Doraemon meninggal dunia

Nurhasanah dubber Doraemon meninggal dunia via www.instagram.com

Dalam postingan terbaru di akun Instagram Nurhasanah, putrinya mengabarkan kalau sang ibunda telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa sore kemarin (12/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Dilansir dari laman kompas.com, Bima Sakti, pengisi suara Giant, membenarkan kabar tersebut. Nurhasanah diketahui menderita stroke beberapa waktu terakhir. Kabar meninggalnya Nurhasanah pun mengejutkan publik. Karena suaranya sangat dekat dengan kehidupan anak-anak dari tahun 90-an. Mereka pun mengirimkan doa dan ucapan terima kasih karena sosok Nurhasanah telah menemani masa kecil mereka dengan suaranya sebagai Doraemon.

Nurhasanah diketahui mengisi suara karakter Doraemon dari tahun 1993 hingga 2018. Ia bahkan pernah mendapat penghargaan karena setia menjadi pengisi suara Doraemon

Suara Doraemon yang parau memang sangat khas. Mungkin nggak semua orang tahu jika sosok Nurhasanah lah yang berada di baliknya. Nurhasanah diketahui menjadi pengisi suara karakter Doraemon sejak tahun 1993 hingga 2018. Kurang lebih 25 tahun dirinya menjadi sosok Doraemon yang disukai anak-anak. Nurhasanah bahkan pernah mendapatkan penghargaan atas kesetiaannya menjadi pengisi suara karakter Doraemon sejak tayang dalam Bahasa Indonesia.

Advertisement

Kurang dari sebulan lalu, pengisi suara pertama Shizuka juga telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa

View this post on Instagram

Dubber "Shizuka" Prabawati Sukarta Dalam Serial Dora Emon Meninggal Dunia. Innalillahi wa innailaihirojiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Radio Republik Indoneisa (RRI). Salah satu penyiar RRI era 1980an bernama Prabawati Sukarta meninggal dunia. Kabar duka ini pertama kali disampaikan melalui sang anak, Ady Aiman. Prabawati Sukarta dikabarkan tutup usia pada Senin (15/6/2020) malam. Prabawati Sukarta merupakan mantan penyiar pada RRI Jakarta. Ia juga sebagai salah satu pengisi suara (dubber) tokoh kartun, Shizuka pada film serial Doraemon. Pengisi suara Shizuka pernah mengalami 4 kali pergantian. Dubber pertama kali adalah Prabawati Sukarta, kemudian pada tahun 2006 diganti oleh Nurul Ulfah hingga tahun 2008. Kemudian digantikan @risa_chandra atau Merysha Chandra. Setelah itu baru diganti oleh Jessy Milianty hingga saat ini. Tetapi dalam film Doraemon “Stand By Me”, suara Shizuka diisi oleh Nurul Ulfah. Keluarga besar Indonesian Voice Talent turut berduka cita atas meninggalnya Prabawati Sukarta. Semoga almarhumah husnul khotimah. . . . #indonesianvoicetalent #dubber #jualsuara #ivot #pengisisuara #voiceover #betadine #masker #voiceoverindonesia #voiceoverindonesia #voiceovertalent #voicetalent

A post shared by INDONESIAN VOICE TALENT (@indonesianvoicetalent) on

Padahal kurang dari sebulan lalu, kabar duka juga datang dari serial kartun Doraemon. Pengisi suara pertama karakter Shizuka, Prabawati Sukarta juga telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta. ia meninggal dunia pada Selasa (15/6) malam. Prabawati juga merupakan penyiar RRI era 1980-an. Diketahui, Prabawati menjadi pengisi suara Shizuka sejak pertama kali tayang hingga tahun 2006.

Selamat jalan Ibu Nurhasanah dan Ibu Prabawati. Terima kasih telah menghibur masa kecil kamu dengan suaramu yang begitu khas. Semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE