Masih Mendekam di Balik Jeruji Besi, Pablo Benua-Rey Utami Sumbang Rp1 Miliar Terkait Wabah Corona

Pablo Rey sumbang 1 miliar

Bulan Ramadan memang bulan penuh berkah dan ampunan. Umat muslim berkesempatan untuk mendulang pahala berkali lipat dengan menjalankan ibadah termasuk beramal. Apalagi pada Ramadan kali ini masyarakat harus menghadapi wabah Covid-19. Banyak yang menjadi sulit kehidupannya karena berhenti bekerja dan berkurangnya penghasilan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, momen Ramadan banyak dimanfaatkan untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan.

Advertisement

Hal ini pulalah yang dilakukan oleh pasangan Pablo Benua dan Rey Utami. Pasangan yang kini mendekam di balik jeruji besi tersebut turut membantu mereka yang membutuhkan dengan menyumbang dana. Nggak tanggung-tanggung, mereka mengeluarkan dana sebesar 1 miliar rupiah. Berikut berita selengkapnya.

Seperti yang disampaikan oleh admin akun Instagram Pablo Benua, pasangan tersebut menyumbang dana sebesar 1 miliar rupiah untuk masyarakat yang kesulitan menghadapi wabah Covid-19

distribusi bantuan via www.instagram.com

Jeruji besi nggak menghalangi Pablo Benua dan Rey Utami untuk beramal. Hal tersebut dibuktikan dengan sumbangan sebesar 1 miliar rupiah yang mereka salurkan kepada orang-orang yang kesusahan akibat pandemi Covid-19. Sumbangan tersebut diberikan dalam bentuk sembako dan uang tunai. Seperti yang dijelaskan oleh admin akun Instagram Pablo, mereka sengaja menyebut nominal sumbangan dan juga mempublikasikan kabar ini kepada publik demi transparansi. Apalagi penyalur dana nggak bisa ikut terjun langsung membagikan sumbangann.

Hingga saat ini, keduanya masih menjalani masa hukuman penjara. Namun keduanya udah punya sejumlah rencana ketika bebas nanti

masih jalani masa hukuman via www.instagram.com

Setelah divonis bersalah pada pertengahan April lalu, Pablo Benua diganjar dengan hukuman penjara 1 tahun 8 bulan. Sedangkan sang istri harus mendekam di penjara selama 1 tahun 4 bulan. Terdakwa lain, yaitu Galih Ginanjar, diganjar dengan hukuman penjara yang paling berat yaitu selama 2 tahun 4 bulan. Meski masih menjalani hukuman, Pablo dan Rey udah punya sejumlah rencana yang akan mereka lakukan setelah menghirup udara bebas nanti. Mulai dari menggelar syukuran di rumah hingga melakukan ibadah umrah. Bukan hanya itu, mereka juga berencana memperdalam ilmu agama dengan belajar di pesantren selama beberapa waktu.

Seperti yang diketahui, “trio ikan asin” ini dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq  karena dianggap telah melakukan pencemaran nama baik. Galih melalui vlog Pablo dan Rey membahas masa lalunya bersama sang istri dan menyebut organ intimnya bau ikan asin. Nggak terima dipermalukan di depan umum, Fairuz pun melaporkan ketiganya kepada pihak yang berwajib.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE