Jadi Titik Balik Perubahan dalam Hidupnya, Sandra Dewi Kenang Proses Persalinan Anak Keduanya

Sandra Dewi persalinan anak kedua

Setiap tanggal 23 Juli, seluruh warga Indonesia merayakan Hari Anak Nasional. Di hari penghargaan terhadap anak-anak tersebut banyak orang tua yang mengemukakan rasa cintanya pada buah hati mereka. Nggak cuman orang biasa, para artis juga ikut merayakan Hari Anak Nasional.

Advertisement

Salah satu selebritas yang merayakan Hari Anak Nasional adalah Sandra Dewi. Di hari bahagia tersebut, istri dari Harvey Moeis mengikuti acara seminar cara mendidik anak yang diselenggarakan kanal YouTube @ImagoDeiAlive. Dalam perbincangan menarik tersebut, Sandra Dewi membagikan pengalamannya mengurus anak hingga pertengkarannya dengan sang suami soal mendidik anak. Penasaran? Yuk langsung simak selengkapnya di bawah ini.

Sandra Dewi mengenang bahwa ia hampir kehilangan nyawanya saat proses persalinan anak keduanya yang posisinya sempat suksang dan terlilit tali pusar

Sandra Dewi dalam acara Live via www.youtube.com

Sandra Dewi dikenal sebagai artis yang jauh dari gosip miring. Ia selalu membagikan momen-momen bahagia keluarga kecilnya di laman Instagram pribadinya. Selain memiliki kecantikan dan bakat yang luar biasa, Sandra Dewi juga dikenal sebagai ibu yang baik bagi anak-anaknya dan jauh dari masalah. Meski begitu bukan berarti Sandra Dewi nggak pernah punya masalah dalam hidupnya.

Baru-baru ini ia mengenang masa persalinan anak keduanya yang merupakan pengalaman berharga dihidupnya. Dalam acara seminar tersebut Sandra Dewi mengungkapkan bahwa saat persalinan anak keduanya, ia hampir saja kehilangan nyawa. Kala itu posisi bayi di kandungannya sempat sungsang dan terlilit tali pusar sehingga harus dioperasi caesar. Kondisi tersebut membuat Sandra Dewi takut nggak bisa melahirkan anaknya dan meninggal dunia. “Pas lahiran pun kan saya hampir mati juga karena kelilit tali pusar. Jadi ketika anak kedua lahir kemudian dia harus diobservasi karena lahirnya susah banget, posisi bayi sempat suksang dan harus di operasi.” kata Sandra.

Advertisement

Persalinan yang hampir merenggut nyawanya tersebut banyak merubah pandangannya terhadap anak dan cara mendidik

Sandra Dewi mengenang masa persalinannya via www.youtube.com

Saat masa persalinan yang mempertaruhkan nyawa tersebut, Sandra Dewi sempat takut meninggal. Namun ia berusaha kuat dan banyak berdoa pada Tuhan. “Saya juga merasa, ‘Aduh Tuhan kayaknya kalau anak ini enggak keluar juga kayaknya saya mati, anak saya juga mati’, karena susah banget keluarnya.” kata Sandra

Meski begitu Tuhan masih baik. Sang anak yang berada dalam kandungan akhirnya berhasil lahir. Mengetahui hal tersebut, Sandra Dewi menyadari satu hal. Ia banyak mengubah pandangannya pada sosok anak dan cara mendidiknya. Sandra sadar kalau hal yang paling penting dikehidupannya adalah anak-anak dan kesehatan mereka. Semenjak memiliki anak kedua tersebut, Sandra mulai bisa mengatur emosi saat mendidik buah hatinya yang terkadang nakal.  “Tadinya kan anak harus, ‘Wah pokoknya bagus lah ini itu’. Tapi ketika Mikha lahir saya sadar, ‘Oh, ternyata yang penting itu sehat’. Yang penting anak sehat, sempurna, itu adalah segalanya,” tutup Sandra.

Sandra Dewi juga membeberkan perbedaan cara ia mendidik anaknya. Terkadang ia juga berdebat dengan suaminya

Harvey dan Sandra via www.instagram.com

Di balik keharmonisan Harvey Moeis dan Sandra Dewi, ternyata pasangan artis ini juga tak jarang berselisih pendapat terutama soal cara mendidik anak. Dari pengakuan Sandra, sebelum punya anak kedua, ia mendidik sang putra cukup keras. Namun setelah anaknya keduanya hadir, ia mulai bisa mengatur emosinya dan memberikan contoh baik pada anak-anaknya. Menurut Sandra, ia dan suaminya juga punya gaya mendidik anak yang berbeda dan sering berdebat. Meski begitu mereka selalu bisa mencari jalan tengah untuk mendidik anak mereka.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE