Kaki Banyak Luka Dibilang Budukan, Selebgram Risya Brabo: Nggak Ada yang Salah dengan itu

Selebgram Risya Brabo alami body shaming

Pandangan tentang kecantikan seorang perempuan kini semakin beragam. Mungkin di luar sana ada yang masih menganggap bahwa cantik itu harus putih, langsing, mulus, tinggi hingga glowing. Ukuran cantik setiap orang yang berbeda sebenarnya wajar, tetapi jika harus memberikan ekspektasi soal cantiknya ke orang lain dan bahkan merendahkan seseorang karena dinilai nggak sesuai dengan perspektifnya. Hal inilah yang dianggap kurang bijak dilakukan.

Advertisement

Kejadian seperti ini nyatanya masih terjadi di sekeliling kita. Belakangan, selebgram yang kerap membagikan pengalaman travel, Risya Brabo, mengungkap perasannya yang kerap mendapat komentar soal fisik. Ia memberanikan diri menuturkan kegelisahan soal luka di kaki yang kerap dibilang buduk dan akhirnya dipandang sebelah mata. Bukan berarti nggak sayang dengan tubuh lo, melainkan ada banyak faktor seseorang bisa alami hal tersebut.

Unggah foto luka di kaki ke Instagram, Risya Brabo tunjukkan bahwa nggak ada yang salah dengan fisik seperti itu

Risya Brabo gaungkan self love | Credit: Instagram @risyabrabo

Dari kecil hingga umurnya menginjak 21 tahun, Risya sering mendapat sindiran “wajah cantik tetapi kaki buduk atau banyak luka”. Pernyataan yang terus menerus membuat dirinya berpikir apakah cantik itu harus punya tubuh yang mulus, ia pun sempat merasa nggak percaya diri akan bagian kakinya. Apalagi jika ada orang yang berkata bahwa kaki penuh luka karena seseorang belum sayang diri sendiri dan malas untuk merawat.

“Cantik-cantik kok kakinya buduk sih? Ini kata kata yang sering banget aku dapet kalo lagi ketemu orang, dari kecil sampe sekarang. Kalo di tanya bagian paling insecure itu kaki. Karna emang ya kaya gini. ‘Emang gak sayang sama kakinya ya?’ Jawabannya, ya sayang lah. emang ini luka aku yang mau? Kecapean dikit, memar,” tulis Risya dalam laman Instagramnya, Rabu (18/8).

Advertisement

Ia pun menjelaskan ada banyak alasan perempuan punya kaki yang banyak luka, bukan karena kurang merawat diri tetapi bisa jadi karena kulit yang sensitif, penyakit bawaan, hingga luka jatuh yang belum tentu 100 persen hilang setelah penyembuhan. Untuk itu, ia mengingatkan perempuan lain bahwa mempunyai luka di kaki bukan kesalahan dan sesuatu yang rendah, sebab hal itu normal adanya.

“Kalian gak sendiri. Luka di kaki itu normal. Jangan di bawa stress, pasti hilang. Dan untuk wanita lain, this is human legs. Mau separah apa teksturnya. Bantu orang tersebut, bukan malah dihina atau dipojokin,” sambungnya.

Sekarang ini sudah banyak figur publik yang menyuarakan pentingnya selflove. Mereka sadar bahwa nilai seseorang nggak ditentukan dari stereotip yang beredar

Advertisement

Mengeneralisasi fisik seseorang bukanlah tindakan yang tepat, karena setiap manusia tentu mempunyai kelebihan masing-masing. Percaya diri dan merasa bahagia akan dirinya merupakan hal yang penting dilakukan. Sebab, sebelum kita memberikan rasa cinta ke orang lain, diri sendirilah yang sudah harus cukup merasakan hal tersebut.

Namun terkadang, karena kurang simpati, orang lain bisa dengan mudah mengungkapkan perkataan yang membuat sakit hati. Hal inilah yang ditekankan oleh figur publik  di Indonesia. Mereka mengungkapkan pandangannya supaya publik bisa tahu mana yang pantas diucapkan ke orang lain dan hal apa yang seharusnya disimpan saja.

Yang terpenting, mereka ingin menekankan bahwa perasaan bahagia dan percaya diri bisa ditumbukan dalam diri. Nggak perlu menunggu semangat atau pandangan orang lain.

Baru-baru ini, pesintron Alexandra Gottardo juga menyuarakan hal serupa. Terlihat ia mengunggah potret mengenakan pakaian olahraga. Menariknya, Alexandra nggak malu untuk memamerkan bulu ketiak di tubuhnya. Unggahan tersebut disertai keterangan “Just Do It (lakukan saja)”. Selain menjadi lambang percaya diri, potret itu pun dinilai bahwa perempuan bisa melakukan hal serupa layaknya seorang laki-laki.

Nah kalau kamu sudah mulai mencintai diri sendiri belum? Apapun kondisi yang tengah dialami jika mendapatkan rasa cinta dan penerimaan dari diri sendiri. Kamu jadi bisa melihat sesuatu dari sudut yang positif, hal itu mampu membuat pikiran jadi bahagia. Semangat, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE