Sosok Geraldine Beldi, Guru SD yang Pertama Kali Temukan Eril di Sungai Aare

Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tak henti mengucap syukur atas penemuan jenazah putranya, Emmeril Kahn Mumtadz pada Rabu (8/6) lalu. Putra sulung Ridwan Kamil yang kerap disapa Eril itu ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss sekitar pukul 06.50 waktu setempat.

Advertisement

Sebagai orang tua, Ridwan Kamil dan istrinya Atalia Prataya tentu lega karena kini putranya telah ditemukan. Apalagi, jasad Eril ditemukan dalam keadaan utuh lengkap, bahkan wangi seperti daun eucalyptus meski sudah lewat 14 hari dari waktu kejadian.

Hal itu membuat Ridwan Kamil begitu ingin berterima kasih kepada orang yang pertama kali menemukan jasad anaknya. Belakangan, diketahui bahwa sosok yang menemukan Eril pertama kalinya adalah seorang guru SD yang bernama Geraldine Beldi.

Mengetahui Eril ditemukan oleh sorang guru SD, Ridwan Kamil menemuinya untuk mengucap terima kasih

Ridwan Kamil menemui Geraldine Beldi untuk mengucap terima kasih | Credit: @ridwankamil via Instagram

Ridwan Kamil diketahui langsung bertolak ke Swiss usai mendengar kabar putranya ditemukan, yakni pada Kamis (9/6) pagi. Setelah tiba di sana, ia pun kemudian memandikan jenazah Eril yang ditemukan masih dalam keadaan utuh dan lengkap. Meski tengah berduka, suami Atalia Praratya itu begitu bersyukur karena akhirnya jasad putranya bisa ditemukan usai 14 hari hilang.

Advertisement

Rasa syukur Ridwan Kamil itu membuatnya ingin sekali menemui sosok yang pertama kali menemukan jasad putranya. Diketahui, sosok itu merupakan seorang perempuan yang berprofesi sebagai guru SD. Ia pun kemudian meminta bantuan timnya untuk mempertemukan dirinya dengan penemu Eril untuk mengucap terima kasih.

“Mohon carikan ibu guru itu,” itu arahan saya ke tim di Bern. “Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih, sebelum pulang ke tanah air,” tulis Ridwan Kamil dalam unggahan Instagramnya @ridwankamilm Jumat (10/6).

Akhirnya, Ridwan Kamil berkesempatan bertemu dengan sosok yang menemukan putranya sekitar pukul 11.00 waktu setempat usai yang bersangkutan selesai mengajar. Ia pun mengucap syukur dan terima kasihnya.

Advertisement

Geraldine Beldi menemukan jasad Eril saat sedang berjalan menuju tempatnya mengajar

Geraldine Beldi menemukan jasad Eril saat sedang berjalan menuju tempatnya mengajar  | Credit: @ridwankamil via Instagram

Berita tentang tenggelamnya Eril rupanya bukan hanya ramai di Indonesia saja. Menurut Geraldine, seluruh warga Bern tahu semua berita tentang Eril. Maka dari itu, ia selalu elihat ke arah Sungai Aare kalau saja Eril bisa ditemukan. Benar saja, ialah yang akhirnya menemukan putra Gubernur Jawa Bawat itu.

“Kami warga Bern, tahu semua tentang berita Eril. Dan saya pun punya 2 anak. Jadi saya tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah Sungai Aare. Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak,” tulis Ridwan Kamil berdasarkan pernyataan Geraldine Beldi.

Diketahui, Geraldine menemukan Eril saat sedang berjalan kaki menuju sekolah tempat ia mengajar. Ia pun akhirnya langsung menelpon polisi hingga akhirnya jasad Eril bisa diangkat dan diselamatkan dengan baik.

“Mrs Geraldine Beldi namanya, seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare, saat ia sedang berjalan pagi menuju tempatnya mengajar. Ia langsung menelpon polisi dan akhirnya jenazah Eril bisa diangkat dan diselamatkan dengan baik,” lanjut Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil memberikan imbalan dengan mengajaknya berlibur ke Indonesia

Ridwan Kamil memberikan imbalan dengan mengajaknya berlibur ke Indonesia | Credit: @ataliapr via Instagram

Saat bertemu dengan Geraldine Beldi, ada banyak hal yang diperbincangkan oleh Ridwan Kamil. Tak terhingga rasa terima kasih untuk guru SD itu, Ridwan Kamil pun menawarkan imbalan dengan mengajaknya berlibur ke Indonesia.

“Ibu Geraldine kalau ingin berlibur ke Indonesia, tolong kabari saya ya. Nanti semuanya saya yang urus sebagai rasa terima kasih kami,” ucap Ridwan Kamil.

Ayah Eril itu merasa penemuan jenazah anaknya oleh seorang guru sudah menjadi suratan takdir Tuhan untuknya. Pasalnya, Eril datang ke Swiss dengan niatan untuk belajar dan akhirnya takdirnya diselamatkan pula oleh pengajar.

“Eril ke sini mau belajar, akhirnya takdirnya diselamatkan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana.” tutupnya.

Emmeril Kahn Mumtadz dinyatakan hilang karena terseret arus Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis (26/5). Upaya pencarian pun terus dilakukan oleh berbagai pihak hingga akhirnya jasadnya ditemukan pada Rabu (8/6) pagi. Jenazah Eril akan dipulangkan ke Indonesia untuk dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Cimaung, Bandung, Jawa Barat.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

CLOSE