Kantor Tak Dipakai tapi Tagihan Listrik Capai Rp2,1 Juta, Tompi Dapat Penjelasan Setelah Meradang

Tagihan listrik PLN Tompi

Sejak pandemi corona yang mewabah di Tanah Air, aktivitas masyarakat kini terbatas. Bahkan nggak sedikit yang diminta untuk bekerja dari rumah saja. Bagi sebagian orang ini mungkin menguntungkan. Pasalnya, bisa menghemat pengeluaran untuk transportasi dan makan siang. Namun nggak sedikit yang merasa pengeluarannya tetap banyak meski di rumah aja.

Advertisement

Masyarakat pun merasa semakin diberatkan dengan tagihan listrik yang tiba-tiba naik dari biasanya. Nggak terkecuali para artis. Penyanyi Tompi baru aja meluapkan kekesalannya terhadap PLN. Pasalnya tagihan listriknya menggila. Apalagi nggak ada konfirmasi sebelumnya.

Tompi meluapkan kekesalannya terhadap PLN karena tagihan listriknya menggila. Padahal kantornya udah hampir tiga bulan nggak dipakai

Tagihan kantor listrik Tompi menggila via twitter.com

Kemarin, Tompi melalui akun Twitternya meluapkan kekesalan terhadap PLN karena tagihan listriknya menggila. Padahal kantornya udah hampir tiga bulan nggak dipakai. Nggak tanggung-tanggung, Tompi harus mengeluarkan kocek 2,1 juta rupiah perbulan meski nggak menggunakan kantornya tersebut. Beberapa jam kemudian, pihak PLN pun membalas tweet Tompi. Mereka ingin mengecek kendala yang dialami Tompi. Akhirnya, hari ini Tompi didatangi oleh petugas lapangan PLN.

Setelah bertemu petugas, Tompi pun akhirnya mendapat penjelasan dari pihak terkait kalau ternyata tetap ada tarif minimum meski listriknya nggak dipakai

akhirnya diklarifikasi pihak PLN via twitter.com

Dalam tweet-nya siang tadi, Tompi pun menjelaskan kalau ia udah bertemu petugas lapangan PLN. Tompi pun akhirnya mendapat penjelasan dan baru tahu ternyata ada tarif minimum yang harus dibayarkan meski listriknya nggak dipakai kecuali sistem prabayar atau token isi ulang. Oleh karena itulah Tompi harus membayar 2,1 juta rupiah per bulannya meski kantornya tersebut nggak dipakai. Selain itu juga ada kesalahan dalam penghitungan di kasus listriknya yang lain. Tompi sangat menyayangkan ada hal-hal yang kurang terinfokan selama ini. Oleh karena itu, Tompi pun menyarankan agar pihal PLN memperbaiki komunikasi publik mereka dan lebih lugas dalam memberi penjelasan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Pemerhati Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

CLOSE