Usai Operasi Pendarahan Otak, Kepala Indra Bekti Dipasang Selang Permanen

Belakangan ini, presenter Indra Bekti tengah berjuang dengan kondisi kesehatannya. Pasalnya, presenter kondang ini mengalami pendarahan otak dan harus menjalani perawatan intensif beberapa waktu di rumah sakit. Kini, kondisi kesehatan Indra Bekti semakin membaik dan sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Advertisement

Namun, usai menjalani operasi pendarahan otak, presenter Indra Bekti harus dipasangkan selang permanen berukuran kecil di kepala bagian kiri. Selang yang akan terpasang seumur hidup itu ditanam di area kepala belakang dan lehernya.

Selang permanen dipasang permanen agar kepala Indra Bekti tidak pusing

Kepala Indra Bekti dipasangkan selang permanen

Kepala Indra Bekti dipasangkan selang permanen | Credit: Instagram @indrabekti

Pemasangan selang tersebut dilakukan karena masih terdapat cairan yang harus dikeluarkan dari otak Indra Bekti. Hal ini disampaikan oleh Roy manajer Indra Bekti yang pada hari Senin (23/1). Roy mengungkapkan bahwa masih ada cairan yang tersisa di otak Indra Bekti. Selang yang terpasang di kepala Bekti disebut berukuran kecil.

“Jadi cairan 10 persen itu yang masih mengendap di daerah otaknya, akhirnya ditindak operasi lagi, jadi ditaruhnya ada selang lagi, tapi selang permanen jadinya,” ungkap Roy dikutip dari Detik.com.

Advertisement

Karena bersifat permanen, maka selang tersebut akan ada selamanya dalam tubuh Indra Bekti. Selang tersebut berfungsi agar kepala Bekti tidak merasakan pusing dan tidak mengganggu pergerakan Bekti sehari-hari. Selain itu, selang tersebut juga bertugas untuk mengeluarkan cairan di otak Bekti melalui saluran air kecil dan besar.

“Itu yang akan akhirnya membuat bekti jadi sudah nggak pusing lagi,” ucap Roy.

Selain dipasangkan selang, Bekti juga harus terus melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan bahwa posisi selangnya selalu dalam keadaan baik.

Advertisement

Indra Bekti sudah keluar dari rumah sakit dan menjalani fisioterapi dari rumah

Indra Bekti sudah keluar dari rumah sakit

Indra Bekti sudah keluar dari rumah sakit | Credit: Instagram @indrabekti

Dokter memperkirakan bahwa kondisi Bekti perlahan akan segera membaik dan sudah boleh pulang ke rumah pada hari Sabtu (21/1) lalu.  Namun meskipun begitu, Bekti masih harus tetap menjalani fisioterapi sebanyak tiga kali dalam seminggu yakni pada hari Senin, Rabu, dan Jumat selama dua bulan ke depan.

Sementara itu dalam pagelaran pers hari Senin (23/1), Cipta, adik Indra Bekti mengungkapkan bahwa Indra Bekti belum tahu bahwa di dalam tubuhnya akan terpasang selang.

“Untuk masalah selang Bang Indra juga belum tahu ya kalau dia dipasangkan selang. Karena selang ini tidak mengganggu aktivitas dia, selangnya juga kecil nggak besar begitu,” kata Cipta dikutip dari Tempo.co.

Selain itu, menurut Cipta perkembangan Indra Bekti juga mengalami kemajuan dan tidak ada memori yang hilang.

“Bang Indra kalau dilihat perkembangannya sangat cepat dan sangat di luar ekspektasi. Dia sangat bersyukur dan sudah mulai bisa salat sambil berbaring dan alhamdulillah tidak ada memori yang hilang, surah-surah juga masih hapal,” ucap Cipta.

Bekti juga sudah bisa berkomunikasi kembali dengan anak-anak dan istrinya. Menurut Cipta, Indra Bekti sudah bisa menjalani aktivitas sehari-hari bersama keluarga dengan normal. Mulai dari berkumpul bareng dan duduk-duduk sambil ngobrol bersama sang istri dan anak-anak.

Sebelumnya, Indra Bekti ditemukan pingsan di kamar mandi sebuah studio pada hari Rabu (28/12) lalu. Awalnya, Indra Bekti mengeluhkan kepalanya yang pusing dan izin ke kamar mandi. Namun, selang beberapa waktu Indra Bekti tak kunjung kembali lagi ke studio sehingga membuat rekan kerjanya khawatir.

Rekan kerja Bekti yang menyadari bahwa bekti tidak kunjung kembali ke ruang siaran pun berinisiatif untuk mengecek ke kamar mandi dan mendapati Bekti sudah pingsan dalam posisi duduk di atas toilet. Bekti pun dilarikan ke RS Abdi Waluyo dan langsung dibawa ke ruang IGD. Bekti pun menjalani operasi pendarahan otak di rumah sakit.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Writing...

CLOSE