Perbedaan Kain Songket dengan Kain Tenun Ikat

beda kain songket dan kain tenun

Jika dilihat secara kasat mata kain songket dan kain tenun ikat terkesan mirip hingga kadang susah dibedakan. Padahal kenyataannya ada perbedaan antar keduanya yang jarang diketahui. Biasanya, kain songket dan kain tenun ikat menjadi alternatif pilihan busana lamaran selain kebaya. Tak jarang terjadi kebingungan soal apa yang membedakan antar keduanya.

Advertisement

Untuk tahu detail perbedaan kain songket dan kain tenun, berikut ini Hipwee Style paparkan sederet perbedaan antar keduanya. Simak yuk!

1. Dari segi bahan, kain songket dan kain tenun memiliki perbedaan pada jenis benang yang digunakan

Kain songket | Credit: Instagram @kainsongketpalembang

Benang yang digunakan untuk membuat kain songket umumnya lebiih bervariasi dengan mengkombinasikan beberapa benang, seperti benang katun, benang perak, hingga benang katun. Sementara itu, kain tenun biasanya hanya menggunakan benang kapas dan kain sutera saja yang dipintal, diikat untuk membuat motif, kemudian dicelupkan ke zat pewarna sebelum dilakukan proses penenunan.

2. Alat yang digunakan pada proses pembuatan kain songket dan kain tenun pun berbeda, ada yang secara manual maupun semi otomatis

Alat tenun | Credit: Photo by Pix47suraz by Pixabay

Proses pembuatan kain songket dari benang hingga siap pakai dikerjakan pengrajin dengan cara manual. Sementara itu, pengerjaan kain tenun sudah dilakukan dengan mesin semi otomatis yang biasa dikenal dengan cakcak, seksek, atau dayan.

Advertisement

3. Durasi pengerjaan proses pembuatan kain songket dan kain tenun juga memakan waktu yang berbeda

Kain tenun | Credit: Photo by lichtinformation from Pixabay

Adanya perbedaan alat pembuatan kain songket dan kain tenun juga berpengaruh pada lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan kain yang indah tersebut. Proses pembuatan kain tenun cenderung lebih cepat daripada kain songket karena sudah menggunakan mesin semi otomatis daripada kain songket yang masih dikerjakan secara manual.

4. Teknik pengerjaan yang dilakukan untuk mendapatkan corak dan warna pada hasil akhir pembuatan kain songket dan kain tenun pun berbeda

Teknik pengerjaan kain | Credit: Photo by annpictures from Pixabay

Teknik pengerjaan kain tenun melewati proses yang lebih mudah. Untuk mendapatkan warna dan corak pada hasil akhir pembuatan kain tenun, teknik pewarnaan yang dilakukan yaitu dengan cara dicelup. Sementara itu, kain songket harus dianyam.

5. Motif dari kain songket dan kain tenun sangat mencolok, sehingga mudah dikenal oleh orang awam

Advertisement

Motif songket | Credit: Instagram @surtasongket

Perbedaan yang satu ini bisa menjadi salah satu cara mudah untuk mengenali mana yang kain songket dan mana yang kain tenun. Motif pada kain tenun dapat dilihat pada dua sisi kain sekaligus, sedangkan motif kain songket hanya terlihat pada satu sisi saja.

Beberapa perbedaan mulai dari segi bahan, alat, durasi pembuatan, hingga perbedaan motif tersebut dapat dijadikan alasan mengapa harga kain songket dan kain tenun terbilang cukup mahal.Kamu jangan protes ya kalau tahu harga kain songket dan kain tenun, pasalnya itu adalah hasil karya para pengrajin yang sangat patut kita hargai~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE