Fakta Menarik di Balik Kalung Berlian Ikonik Tiffany & Co. yang Dijuluki ‘Blood Diamond’

Kalung berlian Tiffany and Co

Beberapa waktu lalu Tiffany and Co. sempat merilis kampanye bertajuk ‘About Love’ dengan menggandeng Beyonce dan suaminya Jay-Z sebagai model merek perhiasan tersebut. Setelah merilis kampanyenya, Beyonce justru mendapatkan kritikan dan ungkapan kekecewaan dari warganet yang mengetahui sejarah kalung berlian kuning tersebut. Wanita yang akrab disapa Bey ini pun dikabarkan kecewa dan marah karena berlian tersebut memiliki cerita sejarah yang cukup kelam.

Advertisement

Kira-kira seperti apa ya kisah di balik kalung legendaris sekaligus paling ikonik sepanjang sejarah ini? Yuk langsung simak ulasannya bareng Hipwee Style!

Batu berlian kuning milik merek perhiasan Tiffany and Co. adalah yang paling ikonik sepanjang sejarah perhiasan di dunia

Melansir dari laman Pop Sugar, berlian kuning milik merek perhiasan Tiffany and Co. adalah salah satu perhiasan paling ikonik dalam sejarah mode. Batu berlian ini berasal dari Afrika Selatan dan pertama kali ditambang di Kimberley pada tahun 1877. Kemudian, batu berlian ini dibeli oleh pendiri Tiffany and Co., Charles Lewis pada tahun 1878 dengan harga sekitar $18.000 atau saat ini senilai Rp420 miliar. Batu berlian kuning ini juga menjadi salah satu penemuan batu permata terbesar di abad ke-19.

Advertisement

Sepanjang sejarah, kalung berlian ini hanya dikenakan oleh empat wanita terkenal yaitu Mary Whitehouse, Audrey Hepburn, Lady Gaga, dan Beyonce. Mary Whitehouse yang merupakan istri seorang diplomat Amerika mengenakan kalung ini saat menghadiri acara penggalangan dana pada tahun 1957. Kemudian, Audrey Hepburn mengenakannya pada saat melakukan promosi film ‘Breakfast at Tiffany’s’ pada tahun 1961.

Setelah disimpan dalam waktu yang lama, kalung ini kembali digunakan oleh Lady Gaga saat menerima penghargaan Best Original Song di Oscar tahun 2019. Terbaru, ada penyanyi berbakat Beyonce yang juga mengenakan kalung berlian kuning saat melakukan kampanye untuk Tiffany and Co.

Di balik tampilannya yang mewah, ternyata kalung ini menyimpan sejarah yang cukup kelam hingga membuat Beyonce merasa kecewa

Advertisement

Melansir dari laman Insider, Beyonce menerima kritikan karena mengenakan kalung berlian kuning milik Tiffany and Co. yang terkenal karena sejarahnya. Beyonce menjadi wanita keempat sekaligus wanita kulit hitam pertama yang mengenakan kalung berlian kuning tersebut. Tiffany and Co. menggandeng Beyonce sebagai model kampanyenya yang bertajuk ‘About Love’ dan berencana memberikan program beasiswa di Historically Black Colleges and Universities atau HBCU.

Setelah merilis kampanye-nya, Beyonce justru mendapat kritikan dari warganet karena dianggap tak sejalan dengan karya musiknya yang sering mengangkat tentang Afrika. Ternyata, kalung berlian kuning tersebut memiliki sejarah yang cukup kelam. Batu berlian tersebut ditemukan di tambang kolonial Kimberley pada tahun 1877 ketika negara dan tambangnya berada di bawah kekuasaan kolonial Inggris. Pekerja migran yang didominasi kulit hitam juga mengalami kondisi yang mengerikan dan terkadang tak menerima upah atas pekerjaannya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB mendefinisikan berlian kuning tersebut sebagai ‘blood diamond‘ atau berlian berdarah karena ditambang dan dikendalikan oleh pasukan oposisi yang menentang pemerintah pada saat itu. Beyonce pun dikabarkan merasa kecewa dan marah karena tak diberi tahu tentang sejarah berlian tersebut.

Ternyata, di balik mewah dan elegannya sebuah kalung berlian kuning yang legendaris, terdapat kisah pilu dari para pekerjanya. Semoga ke depannya, merek di industri fesyen bisa lebih memperhatikan hak-hak pegawainya ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE