Jangan Biarkan Skin Barrier Kamu Rusak! Ini Kuncinya Biar Kulit Kamu Sehat Senantiasa

Kerusakan skin barrier

Kulit jadi salah satu bagian penting dari tubuh yang berfungsi untuk menghambat atau menghalau beragam bakteri dan virus yang bisa membahayakan tubuh. Dilansir dari laman Klikdokter, kulit punya beberapa lapisan yang semuanya punya peran penting lo, salah satunya yaitu skin barrier atau pelindung kulit. Skin barrier adalah lapisan kulit paling luar yang berfungsi untuk melindungi kulit dari bakteri, virus, polutan, asap, dan sinar ultraviolet.

Advertisement

Kebayang kan seberapa pentingnya skin barrier ini? Tapi, kamu tahu nggak kalau skin barrier juga bisa rusak lo karena beberapa hal. Kalau skin barrier atau pelindung kulit kita rusak, bakteri atau virus jadi mudah masuk ke tubuh kita karena nggak ada penghalangnya. Kira-kira apa aja ya yang bisa bikin lapisan pelindung kulit jadi rusak? Yuk simak ulasan berikut ini sampai habis, ya!

Kalau kamu mengalami beberapa tanda di bawah ini, bisa jadi skin barrier atau lapisan pelindung kulit kamu mengalami kerusakan

Kulit kering dan sensitif adalah salah satu tandanya | Photo by Jenna Hamra from Pexels

Kerusakan skin barrier bisa kamu lihat dan rasakan langsung pada kulitmu. Dilansir dari laman Healthline, tanda-tanda skin barrier rusak yaitu lapisan kulit nggak berfungsi dengan baik dan kamu bisa mengalami beberapa gejala seperti kulit kering, gatal, sensitif, dan infeksi jerawat. Dilansir dari laman Klikdokter, ada tanda atau gejala lain yang bisa kamu amati seperti kulit mudah merah dan kasar ketika disentuh. Nah, buat kamu yang mengalami hal ini, kamu bisa konsultasi ke dokter kulit untuk memastikannya.

Banyak banget hal yang bisa menyebabkan kerusakan pada skin barrier. Kalau kamu udah melihat tanda-tandanya, kamu bisa amati apa yang menjadi penyebab lapisan kulitmu jadi rusak

Penyebab rusaknya skin barrier | Photo by Polina Kovaleva from Pexels

Setelah kamu mengetahui tanda-tandanya, kamu bisa cari tahu kira-kira apa ya yang membuat kulitmu jadi kasar, iritasi, dan sensitif? Dilansir dari laman Healthline, ada beberapa penyebab kerusakan pada skin barrier, di antaranya terlalu banyak terkena sinar matahari langsung, terpapar kandungan bahan kimia yang keras, terlalu sering melakukan eksfoliasi, penggunaan obat steroid, dan lingkungan yang terlalu lembap atau kering.

Advertisement

Dilansir dari laman Klikdokter, faktor lain yang bisa menyebabkan seseorang rentan mengalami kerusakan skin barrier adalah tekanan psikologis dan faktor genetik seperti penderita dermatitis atopik dan psoriaris.

Tenang, lapisan pelindung kulit yang rusak bukan berarti nggak bisa diatasi kok, berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki skin barrier-mu

Cara mengatasi kerusakan skin barrier | Photo by Ivan Samkov from Pexels

Buat kamu yang mengalami beberapa tanda atau gejala kerusakan skin barrier, kamu nggak perlu cemas karena masalah ini masih bisa diatasi. Dilansir dari laman Klikdokter, kamu bisa gunakan skincare dasar dulu seperti pelembap, toner, dan sunscreen. Untuk skincare seperti retinol dan AHA BHA bisa kamu stop dulu penggunaannya. Selain itu, kamu juga perlu memerhatikan kandungannya, kamu bisa menggunakan skincare yang bisa melembapkan kulit seperti hyaluronic acid, ceramide, green tea, dan juga centella asiatica.

Advertisement

Dilansir dari laman Healthline, beberapa minyak tumbuhan yang punya efek antioksidan, antibakteri, dan anti-inflamasi juga bisa membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit lo. Minyak tumbuhan tersebut di antaranya minyak jojoba, minyak kelapa, minyak almond, minyak argan, dan juga minyak bunga matahari.

Itu dia SoHip beberapa tanda dan penyebab skin barrier kamu mengalami kerusakan. Kalau kamu mengalami beberapa masalah di atas, kamu bisa segera mengambil tindakan untuk konsultasi dengan dokter kulit, ya. Kamu juga bisa mengimbanginya dengan menerapkan pola hidup sehat seperti minum air putih yang cukup, makan sayur dan buah, olahraga, dan juga tidur yang cukup. Semoga bermanfaat!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE