Sering Dipakai Idol, Ternyata Rok Mini Sempat Dilarang di Korea Selatan

Buat kamu yang pernah menonton film atau video klip musik K-Pop pasti udah nggak asing dengan busana rok mini yang sering dipakai oleh selebritas perempuan. Di zaman modern ini, pemakaian rok mini di negeri ginseng itu memang lumrah terjadi. Namun, sebelumnya pemerintah Korea Selatan sempat melarang perempuan memakai rok mini lo. Kira-kira kenapa ya?

Advertisement

Saat Korea Selatan dipimpin oleh pemerintah diktator, banyak kebijakan yang dinilai membatasi ruang gerak masyarakat. Salah satunya mengatur apa yang boleh dan nggak boleh dipakai oleh perempuan. Gimana bentuk kebijakannya? Yuk, simak ulasan Hipwee Style berikut ini!

Polisi berpatroli di jalanan untuk memeriksa panjang rok perempuan Korea Selatan

Polisi mengukur panjang rok perempuan Korea Selatan

Polisi mengukur panjang rok perempuan Korea Selatan | Credit by Taipei Times

Kebijakan itu bermula saat presiden Park Chung-hee melarang pemakaian rok yang panjangnya 20 cm di atas dengkul pada tahun 1963-1979. Mengekspos bagian tubuh yang terlalu terbuka dinilai nggak senonoh dan masuk dalam tindak pidana ringan.

Dilansir dari Taipei Times, polisi akan berpatroli di jalanan untuk mengukur panjang rok yang dipakai perempuan. Jika ternyata nggak sesuai aturan, mereka langsung menahan perempuan itu ke kantor polisi untuk diberi hukuman dan denda.

Advertisement

Bukan hanya perempuan, pemerintah juga nggak memberi kebebasan kepada laki-laki untuk berpenampilan. Rambut laki-laki harus senantiasa pendek seperti stereotip pada umumnya. Lagi-lagi, polisi akan langsung memangkas rambut tersebut di tempat apabila melenceng dari aturan yang berlaku.

Pemerintah kembali melarang pemakaian rok mini lewat hukum overexposure

Korean mini skirt

Korean mini skirt | Credit by Pinterest

Usai lepas dari pemerintahan diktator militer Park Chung-hee, Korea Selatan masuk ke era yang lebih demokratis. Masyarakatnya lebih bebas untuk berekspresi termasuk dalam berpakaian. Namun, tahun 2013, presiden Park Guen-Hye yang merupakan anak dari presiden Park Chung-hee kembali melarang pemakaian rok mini.

Pemerintah mengesahkan hukum overexposure yang membuat masyarakat Korea Selatan kembali ke era diktator dulu. Peraturannya tetap sama yaitu dilarang memakai pakaian yang terlalu terbuka. Kalau berani melanggar, siap-siap denda senilai 50 ribu won atau sekitar 440 ribu.

Advertisement

Kebijakan itu diprotes berbagai kalangan termasuk para selebritas Korea Selatan

Kebijakan ini diprotes selebritas Korea Selatan

Kebijakan ini diprotes selebritas Korea Selatan | Credit by Pinterest

Masyarakat Korea Selatan menuntut agar kebijakan itu dicabut. Kebebasan berekspresi mereka nggak seharusnya jadi urusan pemerintah. Selain itu, para selebritas juga mengecam aturan yang dinilai nggak sesuai dengan perkembangan zaman itu.

Dilansir dari Mail Online, Nancy Land, seorang artis televisi mengunggah gambar seseorang yang tengah mengenakan pakaian mini dan provokatif ke media sosial Twitter-nya sebagai bentuk perlawanan. Orang di foto itu terlihat memegang catatan soal denda 50 ribu won di sebelah belahan dadanya.

Sekarang, rok mini udah kembali lumrah dipakai di Korea Selatan. Kamu nggak cuma bisa melihatnya di tayangan TV, atau video musik mereka. Pasalnya, seragam sekolah siswa perempuan di sana pun mengenakan rok serupa. Dan yang lebih penting lagi, pemerintah nggak lagi mencampuri kebebasan berekspresi masyarakat Korea Selatan yang seharusnya jadi ranah pribadi itu.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An avid reader and bookshop lover.

CLOSE