Mengenal Apa itu Sustainable Fashion. Yuk Lebih Ramah Lingkungan untuk Hidup Berkelanjutan!

Sustainable fashion adalah

Bulan ini enaknya check out baju dari olshop yang mana, ya?

Yap, kemudahan akses internet membuat kita semakin mudah untuk menemukan barang-barang yang kita inginkan. Bahkan, saat ini kamu nggak perlu ke luar rumah untuk sekadar membeli baju karena bisa memesannya lewat situs belanja online. Perputaran tren fesyen yang cepat juga membuat banyak orang seakan nggak mau ketinggalan tren dan terus-menerus membeli produk fesyen terbaru. Kamu sadar nggak sih kalau ternyata kebiasaan itu bisa menjadi petaka untuk alam?

Kebiasaan selalu membeli pakaian baru bakal berpengaruh sama volume sampah di dunia lo. Belum lagi kalau pakaianmu terbuat dari bahan yang sulit terurai. Nah, sustainable fashion bisa menjadi solusi supaya sampah fesyen bisa terurai dengan baik oleh tanah dan nggak mengganggu kehidupan flora dan fauna di alam. Kira-kira seperti apa sih sustainable fashion itu? Yuk simak bareng Hipwee Style!

ADVERTISEMENTS

Gerakan fesyen ini hadir untuk meminimalisir volume sampah di dunia setiap tahunnya. Kira-kira apa sih pengertian dari sustainable fashion?

Mengenal Apa itu Sustainable Fashion. Yuk Lebih Ramah Lingkungan untuk Hidup Berkelanjutan!

Sustainable fashion | Photo by Ksenia Chernaya from Pexels

Dilansir dari laman Harpers, sustainable fashion adalah sebuah gerakan untuk menciptakan produk fesyen dengan bahan yang ramah lingkungan untuk menyelamatkan bumi dari sampah yang nggak bisa terurai. Selain itu, gerakan ini juga menjadi sebuah upaya untuk melindungi para pekerja pabrik tekstil dari perilaku produsen pakaian fast fashion yang nggak bertanggung jawab.

Fast fashion sangat berkaitan dengan sustainable fashion karena tren ini yang menjadi salah satu penyebab bertambahnya volume sampah di dunia. Bahkan, tren ini sampai menimbulkan bencana yaitu hancurnya pusat perbelanjaan Rana Plaza di Bangladesh pada tahun 2013. Para produsen pakaian fast fashion biasanya menggunakan pewarna kain yang murah dan mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk lingkungan seperti poliester dan nilon.

Selain itu, banyak pekerja pabrik tekstil yang nggak mendapatkan hak layak dari segi lingkungan kerja hingga menerima upah yang sangat rendah. Hal-hal inilah yang mendorong adanya gerakan sustainable fashion.

ADVERTISEMENTS

Untuk mengaplikasikan gerakan fesyen ini, kamu nggak harus langsung mengubah seluruh isi lemarimu kok. Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan.

Mengenal Apa itu Sustainable Fashion. Yuk Lebih Ramah Lingkungan untuk Hidup Berkelanjutan!

Bahan pakaian yang mudah terurai | Photo by Madison Inouye from Pexels

Buat kamu yang pengin ikut berkontribusi menyelamatkan bumi dari sampah, kamu nggak harus mengubah seluruh isi lemarimu, kok. Melansir dari laman Harpers, kamu bisa mulai dengan pola pikir bahwa pakaian itu nggak harus selalu baru dan mengikuti tren fesyen yang sedang hype. Kamu bisa padukan pakaian lamamu menjadi style baru atau beralih dengan menyewa pakaian kalau kamu hanya akan menggunakannya satu kali.

Selain itu, kamu bisa memilih pakaian dengan model dan warna yang cenderung netral dan timeless sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama. Kamu bisa mulai beralih menggunakan pakaian dengan bahan seperti sutra, linen, katun, dan wol. Bahan-bahan ini mudah terurai di tanah dan nggak meninggalkan residu yang berbahaya bagi lingkungan. Sebelum membeli suatu produk fesyen, kamu juga bisa mengecek dan memastikan bahwa para pekerja mendapatkan upah yang sesuai dan lingkungan kerja yang aman.

ADVERTISEMENTS

Kira-kira siapa ya tokoh dalam dunia mode yang sudah mulai menerapkan fesyen berkelanjutan?

Mengenal Apa itu Sustainable Fashion. Yuk Lebih Ramah Lingkungan untuk Hidup Berkelanjutan!

Brand yang menerapkan sustainable fashion | Photo by cottonbro from Pexels

Ada beberapa merek yang sudah mulai menerapkan sustainable fashion, di antaranya Stella McCartney, Dries van Hoten, dan Edun. Melansir dari laman Vouge, Gucci dan Burberry juga mendaftarkan brand-nya ke Science Based Targets Initiative untuk mengurangi emisi karbondioksida. Selain itu, ada beberapa desainer yang juga mendukung dan menerapkan sustainable fashion seperti Collina Strada serta Chopova Lowena dan Bode yang menggunakan tekstil daur ulang untuk desain pakaiannya.

Di Indonesia, sustainable fashion memang baru bangkit lagi trennya, jadi nggak banyak opsi produk fesyen yang bisa dijangkau anak-anak muda. TAPI kamu bisa banget berkontribusi mulai dari sekarang, yakni dengan mulai lebih menerapkan konsep mindfulness dalam berbelanja dan juga sebisanya memanfaatkan produk fesyen yang sudah ada sebelum memutuskan beli baru. Intinya, jangan mudah tergiur fesyen terbaru terus tapi yang lama diabaikan.

Nah itu dia SoHip ulasan mengenai sustainable fashion yang menjadi upaya untuk menyelamatkan kondisi lingkungan alam supaya nggak penuh oleh sampah. Yuk, mulai sayangi bumi kita dengan nggak jadi penyumbang sampah melalui produk fesyen 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An avid reader and bookshop lover.