“Duh, hari ini pakai baju apa, ya?”

Kebanyakan orang, khususnya cewek, sering dibuat bingung pagi-pagi hanya karena urusan memilih pakaian yang tepat untuk dikenakan. Padahal, pakaian yang dimiliki hampir memenuhi dua lemari di kamarnya. Tanpa disadari, persoalan bingung memilih pakaian ini cukup menguras pikiran lho. Nggak jarang, energi kita terbuang sia-sia hanya untuk memutuskan ‘hari ini pakai apa’ sebelum beraktivitas. Sayang, ‘kan?

Advertisement

Nah, untuk mengatasi hal ini, muncul konsep capsule wardrobe, lemari kapsul, atau diet lemari. Simpelnya, isi lemari akan diseleksi untuk memilih 30-40 pakaian yang berkualitas dan paling diminati. Salah satu pegiat konsep ini adalah Caroline Rector, seorang fashion blogger yang menerapkan diet lemari dengan hanya menyisakan 37 pakaian saja (atasan, bawahan, dress, outer, dan sepatu) untuk dipadupadankan selama 3 bulan, tanpa belanja! Bagaimana caranya? Yuk, ikuti ulasan Hipwee Style berikut…

1. Sebagai langkah awal, keluarkan semua pakaian dalam lemari tanpa terkecuali

Kosongkan lemari via www.videoblocks.com

Untuk bisa menyeleksi isi lemarimu, kamu harus mengosongkannya terlebih dahulu. Keluarkan SEMUA pakaianmu dari sana. Kalau kamu menemukan item yang mungkin sudah lama kamu cari atau sudah lama nggak terlihat (saking penuhnya lemarimu), jangan merasa sayang, ya. Langkah ini memang butuh niat dan tekad yang kuat. Jadi, ingat tujuan awalmu!

2. Mulailah menyortir pakaianmu ke dalam 4 kategori. Nah, di sini kamu akan menemukan gaya berpakaianmu yang sebenarnya

Sortir pakaianmu menjadi 4 kategori via www.youtube.com

Selanjutnya, kamu bisa mulai mengelompokkan pakaian-pakaian yang sudah dikeluarkan dari lemari ke dalam 4 kategori sebagai berikut:

Suka banget!

Taruh pakaian favoritmu ke dalam tumpukan ini. Favorit di sini bukan berarti pakaian tersebut menyimpan kenangan tertentu, ya. Tapi pakaian-pakaian yang memang bikin kamu pede dan nyaman saat mengenakannya. Nah, pakaian-pakaian kayak gini yang bisa kamu kembalikan lagi di lemari.

Advertisement

Mungkin dipakai

Kategori ini diperuntukkan bagi pakaian-pakaian yang ukurannya nggak terlalu pas, warnanya kurang bagus, atau branded item yang dibeli dengan harga mahal. Simpan dulu pakaian-pakaian ini ke dalam wadah khusus. Kamu masih bisa mengeluarkannya jika sewaktu-waktu membutuhkan. Tapi jika sampai 3 bulan pakaian-pakaian itu masih di sana, saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal. Kamu bisa jual ke garage sale atau didonasikan.

Nggah aja deh!

Tumpukan ini untuk baju yang sudah nggak muat, bernoda dan nggak bisa hilang, atau dikembarin orang lain. Jangan ragu lagi untuk menyingkirkannya, daripada cuma menuh-menuhin lemari ‘kan?

Kondisional

Nah, jika kamu punya jaket super tebal yang mungkin nggak akan kamu kenakan sehari-hari atau koleksi pakaian summer yang bakal aneh jika dipakai saat musim hujan, simpan dulu saja. Item-item ini masuk ke kategori yang mungkin akan diperlukan lain waktu. Tapi jangan jauh-jauh simpannya ya, mengingat musim di Indonesia yang nggak bisa diprediksi.

3. Hitung jumlah pakaian favoritmu menjadi 37 item. Angka ini dirasa paling ideal berdasarkan pengalaman Caroline Rector

Simpel, ‘kan? via www.today.com

Jika sudah memilah-milah pakaian menjadi 4 kategori di atas, selanjutnya kamu bisa mengelompokkan lagi jenis pakaian favorit yang kamu banget menjadi 37 item saja. Untuk memudahkannya, Rector menerapkan trik berikut:

  • 15 atasan; 3 blouse, 3 kaus, 3 outer, 3 kemeja kancing, 3 sweater.
  • 9 bawahan; 3 jeans, 3 celana pendek, dan 3 rok atau kain
  • 9 pasang sepatu; 3 pasang flat shoes, 3 pasang sandal atau sepatu dengan heels, dan 3 pasang sneakers atau boots.
  • 2 gaun dan 2 blazer atau jaket

Nggak ada pakem yang pasti untuk pembagian kombinasi angka ini. Kamu bisa sesuaikan dengan selera dan kondisi atau musim yang ada. Kamu pun bisa memilih fashion item dengan warna netral serta dua warna compliment yang dapat melengkapi capsule wardrobe kamu. Misalnya, kamu bisa ambil warna putih, abu-abu, dan hitam sebagai warna netral sedangkan merah, biru, dan hijau sebagai warna compliment.

4. Akhirnya, kamu tinggal memadupadankan 37 item terpilih untuk digunakan selama 3 bulan deh!

Tinggal mix and match deh! via www.youtube.com

Ini bagian yang menyenangkan dan terkadang menjadi bagian yang paling rumit. Kamu harus pintar me-mix and match 37 item yang ada dalam lemari kapsulmu sehingga menghasilkan tampilan yang berbeda-beda meski memakai wardrobe yang sama. Di sinilah instingmu dalam memadupadankan model dan warna akan diuji.

5. Jika pakaian-pakaian dalam tumpukan ‘suka banget!’ kamu sudah pas, saatnya puasa belanja!

Nggak perlu belanja lagi via www.crossandharper.com

Saat lemari kapsulmu sudah tertata rapi dengan item-item yang pas dan nyaman kamu kenakan, iaturan selanjutnya adalah puasa belanja. Yup, kamu harus menahan diri untuk nggak membeli item fashion lain selain memanfaatkan yang ada di lemari kapsul selama 3 bulan ke depan. Kamu baru boleh belanja setelah berhasil menerapkan lemari kapsul yang sudah kamu susun selama 3 bulan ini, tentu saja sebagai persiapan menyusun lemari kapsul berikutnya.

Memulai capsule wardrobe nggak semudah kelihatannya, trik ini bisa berjalan dengan bertahap. Namun percayalah, jika kamu sudah berhasil menerapkan diet lemari seperti yang Rector lakukan, maka selain bisa mengasah skill dalam me-mix and match busana, kamu juga bisa menghemat biaya, waktu dan juga tenaga. Simpelnya, selalu mulai dengan pakaian yang kamu miliki untuk berpenampilan, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya