Tutorial Layering Serum, Siap Bikin Kulit Glowing Bercahaya

Terdapat berbagai jenis produk perawatan kulit yang kerap kali menjadi pilihan banyak orang, tak terkecuali serum. Produk perawatan kulit yang satu ini diciptakan untuk mengatasi masalah kulit secara khusus, misalnya jerawat, kulit kusam, pori-pori besar dan lain sebagainya. Untuk itu, biasanya serum mengandung bahan dengan konsentrat yang tinggi seperti, retinol, AHA atau BHA, dan lain-lain.

Advertisement

Lalu, bagaimana jika kamu mengalami berbagai masalah kulit dan ingin mengatasinya sekaligus? Jawabannya adalah melakukan teknik layering serum. Apa sih teknik layering serum? Bagaimana cara pengaplikasiannya? Yuk simak artikel ini agar kamu nggak salah kaprah saat melakukan layering serum dan bisa mendapatkan manfaatnya dengan maksimal

1. Apa itu layering serum?

Layering serum

Ilustrasi serum | Credit: Foto oleh Jill Burrow dari Pexels

Teknik layering merupakan ilmu mengetahui bagaimana dan bahan apa yang harus digunakan pada kulit sekaligus, artinya dapat menggunakan lebih dari satu serum pada sekali pemakaian. Teknik ini menggarisbawahi betapa pentingnya pemahaman tentang bahan apa yang cocok dan bahan mana yang tidak boleh dicampur. Maka dari itu, kita harus memahami terlebih dahulu bagaimana menerapkan kombinasi serum yang ideal agar dapat mengatasi masalah kulit yang tengah dialami.

2. Gunakan serum mulai dari yang bertekstur ringan

Layering Serum

Ilustrasi serum | Credit: Foto oleh Polina Kovaleva dari Pexels

Cara pertama yang harus dilakukan saat melakukan layering serum adalah memperhatikan konsistensi atau tekstur serum. Setelah itu, gunakan terlebih dahulu serum yang memiliki tekstur paling ringan, semakin ringan bahannya, semakin mudah meresap ke dalam lapisan kulit. Intinya, semua bahan aktif yang dibutuhkan kulitmu dapat digunakan dengan memperhatikan lapisan sesuai konsistensinya.

Advertisement

Namun, apabila terdapat kemiripan tekstur dari seluruh serum yang akan kamu kenakan, maka pilih kandungan serum yang ingin kamu rasakan manfaatnya terlebih dahulu. Misalnya, jika kamu ingin mengatasi kulit kering, maka kamu bisa gunakan serum dengan kandungan hyaluronic acid terlebih dahulu.

3. Jangan gunakan lebih dari tiga serum

Layering serum

Ilustrasi serum | Credit: Foto oleh Alesia Kozik dari Pexels

Dilansir dari Minimalist, belum ada aturan pasti soal batasan penggunaan serum. Namun, saran dokter kulit menyatakan bahwa sebaiknya jangan menggunakan serum lebih dari tiga jenis. Hal ini dikarenakan menumpuk lebih banyak produk pada kulit hanya akan memakan banyak waktu dan juga dapat mengurangi kerja semua bahannya. Melapisi terlalu banyak bahan sekaligus dapat menurunkan kinerja penyerapan kulit.

Lalu bagaimana jika ingin mengatasi lebih dari tiga masalah kulit sekaligus? Solusinya adalah pilih satu serum yang multifungsi, sehingga mampu mengatasi masalah kulitmu. Setelah itu, dua serum lainnya dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang lebih spesifik.

Advertisement

4. Aplikasikan serum dengan memijat lembut

Layering serum

Ilustrasi memijat wajah | Credit: Foto oleh office469 by Pixabay

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, cara pengaplikasian serum tersebut juga perlu diperhatikan. Mengaplikasikan serum dengan melakukan pijatan lembut akan membantu kulit melakukan proses penyerapan yang sempurna. Sementara itu, memijat lembut dapat memperlancar peredaran darah.

5. Tak perlu buru-buru, beri jeda sebentar setiap pengaplikasian serum

Layering serum

Ilustrasi penggunaan serum | Credit: Foto oleh KoolShooters dari Pexels

Kandungan apapun yang terdapat dalam serum selalu membutuhkan waktu untuk dapat diserap oleh kulit. Untuk itu, setelah mengaplikasikan satu serum, sebaiknya tunggu dua hingga tiga menit sebelum mengaplikasikan serum berikutnya. Langkah ini penting untuk mencegah terjadinya penumpukan bahan dan memastikan serum benar-benar meresap ke dalam sel-sel kulit.

6. Layering serum sebaiknya dilakukan di malam hari

Layering serum

Ilustrasi penggunaan serum | Credit: Foto oleh Ron Lach dari Pexels

Banyak bahan aktif yang dapat digunakan di pagi hari ataupun malam hari. Namun, beberapa bahan dapat membuat kulit lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari, seperti retinol. Oleh karena itu, disarankan agar layering dilakukan pada malam hari. Ini membantu mencegah kulit dari sinar UV yang berbahaya dan pada malam hari kulit tengah bekerja memperbaiki dirinya sendiri saat tidur. Jadi, bahan aktif bekerja lebih efektif di malam hari.

7. Petunjuk kombinasi kandungan serum sesuai masalah kulit

Layering serum

Petunjuk pengaplikasian layering serum | Credit: Foto oleh Ольга Волковицкая dari Pexels

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, layering serum merupakan kombinasi penggunaan serum untuk mengatasi lebih dari satu masalah kulit sekaligus. Namun, tetap saja harus memperhatikan bahan apa yang dapat dikombinasikan dengan aman agar dapat memberikan hasil yang optimal.

Berikut ini adalah panduan kombinasi bahan serum yang dapat dipilih sesuai masalah kulitmu:

  • Kulit yang mengelupas dapat diatasi dengan kombinasi AHA dan BHA yang juga didukung dengan bahan yang mampu menghidrasi kulit.
  • Jika kamu mengalami kulit hiperpigmentasi kamu dapat mengatasinya dengan mengombinasikan kandungan Hyaluronic acid, 10% Niacinamide, dan serum Vitamin C terbukti sangat efektif mengatasi hiperpigmentasi. Alternatif lain adalah melapisi asam Hyaluronic bersama dengan Alpha Arbutin.
  • Untuk membantu melembapkan kulit, sebaiknya gunakan serum yang mengandung asam salisilat. Bahan ini dapat membantu membuka pori-pori kulit yang tersumbat. Kemudian, gunakan pula serum dengan kandungan hyaluronic acid dan pijat dengan lembut.
  • Jika kamu ingin mengatasi masalah kerutan dan garis halus, maka solusinya adalah dengan menggunakan serum yang mengandung retinoid. Mereka dapat meningkatkan tingkat pergantian sel dan meningkatkan sintesis kolagen dalam sel-sel kulit yang membuat kulit lebih kencang dan lebih tangguh. Untuk hasil yang maksimal, kamu juga bisa mengombinasikan dengan hyaluronic acid.
  • Untuk mengatasi kulit iritasi atau luka inflamasi, penggunaan kombinasi serum niacinamide dan hyaluronic acid dapat membantu mengurangi gejalanya, bahkan melapisi vitamin C dan hyaluronic acid dapat membantu mengatasi tanda-tanda peradangan.

Nah, itulah informasi lengkap tentang layering serum lengkap dengan panduan kombinasi bahannya. Selamat mencoba ya, SoHip!

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An avid reader and bookshop lover.

CLOSE