Makna Istilah Vegan, Cruelty Free, Organic dan Natural di Produk Skincare

kamu perlu tahu arti label-label skincare yang berdampak bagi lingkungan

Buat kamu skincare enthusiast, pastinya setidaknya sekali dua kali pernah mendengar istilah vegan, cruelty free, organik hingga natural pada skincare. Sebenarnya apa sih itu?

Advertisement

Istilah-istilah tersebut bisa juga dibilang sebagai label yang memiliki fungsi sebagai penanda bahan-bahan yang digunakan dalam skincare beserta proses pembuatannya. Biasanya label tersebut dipasang pada produk yang memiliki klaim ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi bumi secara keseluruhan.

Tiap label yang disebutkan di atas pastinya memiliki arti sendiri-sendiri, nah apa sajakah itu? Yuk kita cari tahu!

1. Vegan, nggak ada kandungan hewani di skincare

Label-label di skincare

Logo vegan skincare / Credit: womenshealthmag.com

Selain berupa tulisan vegan atau vegan-friendly, label ini juga memiliki lambang berupa daun atau pun bunga. Hal tersebut berkaitan dengan kandungan skincare yang memiliki klaim tidak mengandung atau menggunakan bahan-bahan yang berasal dari binatang.

Advertisement

Biasanya, kandungan skincare vegan tersebut akan dibuat 100% dari tanaman atau biasa dikenal plant-derived ingredients.

2. Cruelty free, skincare tidak diujikan ke binatang

Label-label di skincare

Kelinci merupakan lambang cruelity free / Credit: crueltyfreeinternational.org

Selanjutnya, ada label cruelty free yang berarti seluruh tahapan dalam proses pembuatan produk tidak diujikan ke binatang. Label ini biasanya dilambangkan dengan gambar kelinci atau tulisan not tested on animals.

Perlu diketahui bahwa produk cruelty free belum tentu produk vegan-friendly begitu juga sebaliknya. Produk cruelty free bisa saja mengandung unsur hewan, hanya saja nggak diujikan ke hewan.

Advertisement

3. Organik, dari bahan alam tanpa pestisida

Label-label di skincare

Ilustrasi organic skincare / Credit: Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Kadang kita mengartikan label organik sama saja dengan natural, padahal keduanya berbeda lo. Produk dengan label organik artinya semua, atau hampir semua kandungan bahannya ditanam dan diolah tanpa pestisida dan pupuk sintetis.

Pastinya skincare dengan kandungan organik bebas dari GMO (genetically modified organisms) ataupun bahan sintetis lainnya.

Maka bisa diartikan bahwa produk skincare atau pun makeup dengan label organik hanya mengandung bahan-bahan yang tumbuh secara alami tanpa bantuan bahan kimia atau organisme lain. Baik itu yang berasal dari hewan dan/atau tumbuhan.

4. Label natural, tapi bisa jadi tidak bersifat organik

Label-label di skincare

Natural skincare / Credit: Photo by RODNAE Productions from Pexels

Label natural atau all natural bisa diartikan sebagai skincare tersebut memiliki sebagian bahan alami, tapi perlu diperhatikan bahwa bisa jadi ada komponen sintetik lainnya yang terkandung dalam kosmetik tersebut.

Selain itu, tidak semua bahan natural atau alami itu sifatnya organik alias diolah tanpa GMO. Produk natural mengandung bahan alami yang tidak organik, alias sudah ada kontaminasi penggunaan bahan kimia. Sedangkan produk organik mengandung bahan alami yang tidak terkontaminasi bahan kimia apa pun.

Sebagai contoh skincare terbuat dari bahan natural tumbuh-tumbuhan. Namun, apabila tumbuhan tersebut tumbuh dengan bantuan pupuk kimia maka produk tidak bisa berlabel organik.

Nah, itu tadi perbedaan antara label-label yang sering kita lihat di dalam kandungan skincare yang memiliki bahan alami dan ramah lingkungan. Kamu udah pernah coba yang mana?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An avid reader and bookshop lover.

CLOSE