Wawancara kerja menjadi tahapan penting yang menjadi penentu lolos atau nggaknya kamu dalam seleksi penerimaan karyawan. Nggak heran, jika kamu sudah bisa melalui tahapan ini, maka peluangmu untuk bisa diterima kerja tinggal beberapa langkah lagi. Nah, salah satu tips yang perlu kamu terapkan saat akan menjalani wawancara kerja adalah melakukan riset terlebih dahulu seputar perusahaan yang dilamar. Jangan sampai saat sudah berada di depan pewawancara, kamu nggak tahu apapun tentang perusahaan.

Jadi, sebelum kamu melangkah ke sesi wawancara, pelajari dulu 5 hal tentang perusahaan berikut…

1. Pengetahuan dasar tentang perusahaan menjadi hal penting utama yang harus kamu pahami

Tentang seluk beluk perusahaan via www.nngroup.com

Advertisement

Sebelum sah memasuki dunia kerja, kamu perlu ketahui dulu pengetahuan dasar tentang perusahaan yang kamu lamar. Mulailah dari sejarah umum perusahaan, seperti nama jelas perusahaan, bagaimana perusahaan itu berdiri, siapa pemiliknya, ruang lingkup bisnis perusahaan, produk atau jaas yang ditawarkan dan lain sebagainya. Informasi ini akan memberimu gambaran tentang motivasi perusahaan dan arah yang akan dituju oleh perusahaan tersebut. Selain itu, akan lebih baik jika kamu tahu juga siapa orang yang akan mewawancaraimu nanti.

2. Telusuri lebih jauh tentang keahlian yang diinginkan perusahaan, sudah cocokkah dengan yang kamu miliki sekarang

Sudah cocok belum dengan keahlian yang kamu miliki? via expand.openviewpartners.com

Saat wawancara, kamu harus berupaya menonjolkan keahlian yang relevan dengan yang diminta perusahaan untuk meyakinkan pewawancara bahwa kamu adalah kandidat terbaik untuk posisi yang ditawarkan. Kamu bisa memeroleh informasi terkait keahlian yang dibutuhkan ini dari ‘orang dalam’ yang kamu kenal atau dengan membaca kembali lowongan pekerjaannya.

Bisa jadi perusahaan memberi tahu secara detail, seperti membutuhkan pegawai yang bisa beradaptasi dengan cepat atau dapat bekerja di bawah tekanan deadline. Dengan membacanya, kamu bisa menanyakan pada diri sendiri terkait keahlian dan pengalaman yang relevan untuk nantinya disajikan saat wawancara.

3. Keahlian dan pengalaman saja nggak cukup, kamu juga perlu menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan. Cari tahu poin ini juga, ya!

Budaya perusahaan via www.entrepreneur.com

Advertisement

Sebenarnya, pewawancara nggak hanya ingin mengetahui kepribadian, keahlian dan juga pengalamanmu saat mengundangmu ke sesi wawancara. Melainkan juga penilaian apakah kamu cocok dihadapkan dengan budaya perusahaan. Hal ini tentu berpengaruh terhadapa ketahanan dan kinerja kerjamu nantinya.

Selain mengamati situasi dan kondisinya secara langsung, mencari info tentang budaya perusahaan bisa kamu lihat di situs web perusahaan yang biasanya tertera di bagian ‘tentang kami’. Jika perlu, kamu juga bisa mengulik akun media sosial korporat untuk menilai indikator budayanya. Kalau masih kurang yakin juga, kamu bisa membaca penuturan karyawan yang memberikan testimoni dan review selama bekerja di perusahaan melalui situs-situs penyedia informasi pekerjaan tertentu.

4. Pemberitaan terbaru dan penghargaan yang pernah diraih perusahaan pun bisa kamu jadikan senjata pada saat wawancara

Penghargaan perusahaan via corecommunique.com

Jika kamu berhasil memahami kondisi industri, pemberitaan atau pergerakan terbaru yang dilakukan perusahaan dan penghargaan yang pernah diraih, maka kamu akan dinilai telah menunjukkan keseriusan untuk mendapatkan posisi yang dibutuhkan. Lakukan riset untuk mengetahui apa yang membuat perusahaan merasa bangga tentang pencapaian mereka. Cari tahu juga apa inti dari nilai perusahaan, apakah mereka fokus pada bisnis atau rutin melakukan kegiatan sosial. Kamu juga boleh melihat di situs perusahaan di bagian ‘siaran pers’ atau ‘berita’. Di situ kamu dapat menemukan kabar terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan.

5. Pesaing dari perusahaan yang kamu lamar juga jadi poin penting yang perlu kamu kepoin sebelum wawancara

Kompetitor perusahaan via searchengineland.com

Setiap perusahaan ingin menampilkan diri sebagai yang paling unggul di antara lainnya. Perusahaan akan mem-branding dirinya sebaik mungkin untuk memberikan kesan kepada masyarakat luas bahwa mereka lah yang terbaik. Namun, kandidat cerdas akan mencari tahu lebih jauh. Mereka akan meneliti dan membandingkan perusahaan dengan pesaing terdekatnya. Setelah mengamati perbedaan antara perusahaan yang dilamar dengan pesaing, tarik satu kesimpulan yang membuat perusahaan tampak unggul. Kemudian, kamu bisa mengungkapkan hasil riset itu di hadapan pewawancara. Yakin deh, nilaimu bakal satu poin dibandng kandidat lainnya.

Pada saat wawancara, kamu harus menunjukkan keinginan yang tulus dan kegigihan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Pewawancara akan melihat betapa kamu berusaha untuk mencari tahu tentang seluk beluk perusahaan dari kedalaman pengetahuan yang diungkapkan. Jika kamu sudah menguasai 5 hal dari perusahaan yang sudah Hipwee Sukses ulas di atas, maka kamu akan dinilai ‘berbeda’ dari pelamar yang lain.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya