“Kerjaan udah kelar Dil?”

“Belum, baru mau mulai ini.”
“Dari tadi ngapain? Ya Ampun kepoin IG orang nggak kelar-kelar tuh.”

Pernah mengalami yang seperti ini? Akhirnya yang harusnya kerjaan kelar pukul 4 sore, eh nggak kelar, dan pulang ke rumah pun terpaksa mundur dan kemalaman. Salah siapa? Ya salah sendiri. Di era digital seperti saat ini, seiring dengan pesatnya penggunaan internet dan situs-situs media sosial, jangan heran kalau siapa pun bebas mengakses tiada henti. Apalagi Instagram, salah satu dari sekian banyak situs jejaring sosial yang ada di jagat web. Kebanyakan, kalau buka PC atau nyalain laptop, pasti langsung menuju ke Instagram. Iya kan?

Advertisement

Sekadar informasi, ketika kamu berhenti membuka laman Instagram saat jam kerja, hal-hal ini lho yang akan kamu dapati.

1. Jelas, produktivitasmu akan lebih baik ketika kamu meninggalkan laman Instagram sejenak, fokusmu tak akan terpecah

kerjaanmu bisa selesai lebih cepat karena konsentrasimu telah kembali

kerjaanmu bisa selesai lebih cepat karena lebih bisa konsentrasi via www.flurtmag.com

Sebutlah seorang blogger atau akunting, tanyalah dia, siapa musuh terbesarnya? Media sosial jawabnya. Mereka begitu kesulitan untuk meminimalkan tab saat membuka laptopnya, Instagram rasanya sangat tak ingin ditutup. Sekali membuka, kamu pasti akan sibuk menilik laman Instagram gebetan atau lihat-lihat akun olshop idaman. Berapa lama produktivitasmu terbuang untuk hal yang tak penting?

Multitasking itu bukan milik semua orang. Apalagi kalau kamu tipe perfeksionis dan nggak bisa multitasking, nggak  usah sok-sokan berlama-lama menatap Instagram deh!

2. Kamu bakal tahu siapa temanmu sebenernya. Bukan cuma yang ada di layar laptop atau HP-mu itu, tapi dia yang benar-benar ada di depan atau di sampingmu

temanmu yang sebenarnya via www.ridgefieldrecovery.com

Advertisement

Ketika internet dan medsos merajalela, rasanya bersahabat dengan seseorang jadi lebih mudah. Yang jauh jadi lebih dekat, tapi yang dekat juga malah jadi jauh. Sedih, kan?  Tanpa sengaja, kamu melupakan kawan sebenarnya yang saat itu ada di sekitarmu.

Cobalah sesekali tinggalkan Instagram-mu, dan kembali ke kenyataan hidup yang sebenarnya. Bisa jadi kamu akan tahu kabar apa saja yang menimpa kawan-kawan kantormu beberapa hari belakangan, dan siapa tahu besok malam atau entah kapan mereka yang menemani hidupmu di perantauan. Mereka yang ada di Instagram tak bisa menemanimu menikmati kopi di bawah langit yang sama, kan?

3. Kamu akan fokus pada banyak hal lebih penting lainnya dibanding Instagram. Percayalah, hidupmu akan jauh lebih baik-baik saja kalau kamu tak mengurusi kehidupan orang lain

ada hal lain yang lebih penting via www.followthefriends.com

Apa lagi kalau bukan buang-buang waktu namanya, ketika kamu sibuk scrolling timeline di jam kerja? Ketika kamu merelakannya barang sejenak, banyak hal yang bisa kamu perhatikan, yang tentu lebih berguna.

Saat istirahat kerja sekalipun misalnya, kamu bisa fokus membersihkan mejamu untuk menciptakan suasana baru, kamu pun bisa melakukan peregangan ringan pada tubuhmu. Banyak hal di luar Instagram yang lebih menarik kamu lakukan. Dan hidupmu akan jauh lebih menenangkan dan menyenangkan, ketika kamu tak tahu apapun mengenai mantan yang berlalu-lalang di laman Instagram.

4. Membatasi kapan kamu bermain Instagram, bagus juga untuk menyingkirkan para stalkers-mu dan membuat gebetan penasaran. Masa nggak mau kalau begini?

bikin mereka kangen kamu via conversionkings.com.au

Boleh percaya atau nggak, kata beberapa penelitian, setiap orang yang menggunakan medsos, setidaknya punya satu stalker. Apalagi kalau kamu perempuan, duh. Mereka selalu ingin melihat foto-foto terbarumu, kabar terbarumu di stories, dan apapun yang kamu bagikan di Instagram. Risi, kan? Makanya, berhentilah barang sejenak, terutama di jam-jam produktif. Bikin mereka menyingkir dulu, eh siapa tahu dengan ‘hilangnya’ kamu, ada gebetan yang malah penasaran. Ehemmm~

5. Ada penelitian yang bilang, Instagram merupakan tempat yang hanya membuat orang punya penyakit hati. Tanpa meliriknya beberapa jam, mungkin suasana hatimu bakal lebih baik

bikin penyakit hati via www.grammy.com

Instagram mampu membuat seseorang memiliki rasa iri dan dengki lebih banyak. Kok bisa? Misalnya gini, ada temanmu yang nggak kerja tapi posting kalau dia punya HP baru, ada si X yang makan di tempat Y dengan menu Z, ada yang punya pacar baru, foto mesra, pergi liburan di tempat-tempat seru, dan entah apa lagi. Lalu, yakin kamu nggak merasa iri? Mending batasi diri dan fokus bekerja.

6. Kamu sadar nggak sih kalau sudah diperdaya kaum kapitalis? Makin sering kamu main Instagram, dia makin kaya. Nah kamu?

kamu kerja aja biar cepet kaya, yang rajin ya

kamu kerja aja biar cepet kaya, yang rajin ya via i.huffpost.com

Sudah tahu kan Instagram ini milik siapa? Nah, semakin sering kamu scrolling Instagram, maka akan semakin kayalah dia. Lagipula, sebenarnya Instagram sama sekali nggak peduli sama kamu. Saat kamu sakit hati ataupun jatuh cinta, Instagram nggak bisa berempati. Yang ada cuma jadi tempat menggalau, mencari simpati melalui like, love, dan komentar. Oh ayolah, jangan sia-siakan hidupmu untuk menguntungkan si kapitalis. Mending memperkaya diri sendiri.

Jadilah pengguna medsos yang bijak. Selesaikan kewajiban dulu, baru cari pelarian. Semua ada waktunya, dan segala yang berlebihan itu nggak bagus. Selamat menjadi lebih produktif, selamat pulang kantor tepat waktu 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya