Beli Barang Secara Tunai atau Kredit? Mari Kita Cek Dulu 5 Pertimbangan Penting ini~

beli barang tunai kredit

Sadar nggak, bahwa ketika kita punya uang dalam jumlah tertentu, keinginan untuk membeli sesuatu juga akan ikut meningkat? Yang tadinya sama sekali nggak ingin karena memang belum ada duitnya, kini malah jadi kepikiran melulu karena duitnya di tangan tapi dalam jumlah terbatas dan harusnya dipakai untuk yang lainnya. Dilema ini semakin menjadi-jadi ketika ternyata penjual menyediakan opsi untuk membelinya secara kredit alias bisa dicicil. Yang tadinya harus mengeluarkan uang sekali, pembeli jadi bisa mengeluarkan uang sedikit demi sedikit. Waduh, godaan jadi berkali lipat!

Advertisement

Walaupun kelihatannya lebih sedikit tapi kalau diakumulasi biaya tersebut seringnya lebih banyak daripada ketika membeli tunai. Meskipun mungkin sudah banyak yang tahu tapi tetap saja kadang kredit terlihat seperti pilihan yang terbaik. Nah, biar nggak gegabah untuk pakai metode membeli yang mana, coba simak dulu yuk pertimbangannya!

1. Membeli barang secara tunai memang bagus tapi jangan maksa melakukannya segera jika ternyata jumlah uang mepet. Jika ingin melakukannya, maka harus sabar

Harus bersabar dengan ritmemu sendiri, jangan tergoda alur promosi atau sale toko-toko | Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Seperti yang kita tahu, membeli sesuatu secara tunai artinya mengeluarkan uang dalam jumlah besar sekaligus yang bisa menguras dompet. Meskipun mungkin kamu memiliki uang untuk membeli barang tersebut, tapi pastikan bahwa tetap ada sisa untuk memenuhi kebutuhan termasuk dana darurat supaya nggak kelabakan ketika terjadi sesuatu secara dadakan. Jika memang belum ada, maka artinya dibutuhkan kesabaran untuk memiliki barang yang kamu inginkan karena perlu menabung dulu beberapa waktu.

2. Sambil menabung, uangmu sebenarnya juga bisa diputar kembali. Bukan hanya cukup untuk membeli barang yang kamu incar nantinya, tapi juga mendapat keuntungan lebih

Misalkan mulai menabung emas | Photo by Michael Steinberg from Pexels

Kamu mungkin butuh waktu yang cukup lama untuk menabung tapi sambil menunggu uang ini terkumpul kamu bisa kok menggunakannya untuk berinvestasi dan mendapatkan keuntungan pasif dari sana. Meskipun demikian sebaiknya cari yang memiliki risiko rendah ya biar nggak malah hilang uangnya. Jangan lupa juga untuk tetap menetapkan waktu tercapainya target supaya komitmen untuk menabungmu tetap di jalur yang benar, sehingga barang bisa dibeli di waktu yang tepat.

Advertisement

3. Perhatikan jenis barang yang akan dibeli dan nilai jual kembalinya suatu hari nanti. Kalau menurun sebaiknya jangan kredit ya~

Rumah/ Credit: alexraths on Deposit Photos

Ada banyak sekali jenis barang yang bisa dibeli secara kredit, bahkan barang-barang seperti telepon pintar sekalipun. Akan tetapi, alangkah lebih baik kalau mempertimbangkan nilai ke depannya sebelum benar-benar memutuskan komitmen jangka panjang ini. Barang seperti telepon pintar, barang elektronik, tas atau sepatu, dan sejenisnya akan mengalami penyusutan nilai jika semakin lama digunakan, kalaupun dijual kembali nilainya akan menurun drastis.

Makanya akan lebih baik jika membelinya secara tunai agar tak menggunakan uang terlalu banyak. Berbeda jika barang yang dibeli adalah barang investasi seperti properti yang nilainya akan terus naik sehingga membeli secara kredit pun kemungkinan tak merugi.

4. Ketika sudah berkomitmen untuk menyicil dalam jangka waktu tertentu, maka kamu harus memastikan untuk mampu membayarnya

Harus rajin menghitung dan memprediksi kemampuan membayarmu | Photo CC0 Steinberg from Pixabay

Biasanya cicilan jangka panjang akan cukup membebani karena memakan sebagian penghasilan. Kamu mungkin akan merasa aman membayarnya dalam beberapa waktu ke depan tapi perencanaan tetap harus dibuat. Apakah ada kebutuhan yang bertambah nantinya, misalnya ketika akan rencana untuk menikah atau punya anak. Lalu, pertimbangkan juga apakah ada tambahan penghasilan atau justru kemungkinan pengurangannya.

Advertisement

5. Jangan mudah tergoda oleh bunga yang rendah karena ternyata ada jenis berbeda yang bisa jadi malah menjebak

Hati-hati dan pelajari dengan lebih teliti | Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Selain banyaknya uang yang harus dicicil setiap bulan, ketika akan memutuskan untuk melakukan kredit maka bunga juga menjadi salah satu pertimbangannya. Jangan mudah tergiur oleh bunga yang rendah karena ternyata ada yang namanya bunga mengambang yang jumlahnya akan naik turun lo. Mungkin saat kamu tertarik membeli suatu barang bunganya sedang rendah tapi bisa jadi suatu saat nanti tiba-tiba melonjak. Supaya aman pilih saja bunga tetap yang nilainya akan sama dari awal sampai akhir.

Nah, sekarang kamu sudah bisa mulai menghitung uang, penghasilan per bulan, serta harga barang yang kamu inginkan. Cek juga catatan keuanganmu untuk melihat kira-kira mana metode yang paling cocok untuk membeli barang yang diinginkan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE