7 Langkah Memulai Bisnis Sayur Online di Masa Pandemi. Prospeknya Oke, Mumpung Mau Puasa nih!

Bisnis sayur online

Di masa pandemi ini, penjual sayur online jadi salah satu kemudahan yang dibutuhkan masyarakat. Kesempatan ini tak boleh kamu sia-siakan begitu saja. Kamu bisa mencoba berjualan sayur online untuk tambah-tambah penghasilan. Modal utamanya adalah niat, dan tentunya smartphone dan koneksi internet yang lancar.

Advertisement

Nah, kalau kamu tertarik, Hipwee Sukses berikan gambaran singkat bagaimana langkah-langkah memulai bisnis sayur online. Kalau hal-hal ini sudah dilakukan, berarti kamu sudah siap untuk bersaing dengan penjual lainnya. Simak!

1. Pertama-tama, cek kondisi pasar dengan jualan pakai sistem pre-order dulu

buka sistem PO via lifestyle.kompas.com

Selain pre-order atau PO, kamu juga bisa mengecek kondisi pasar dengan membuka jastip alias jasa titip. Cara ini dilakukan supaya kamu tahu bagaimana kebutuhan pembelimu nanti. Lagipula, kalau pakai sistem PO, kamu nggak perlu beli stok banyak-banyak dulu. Jadi cukup menyetok sesuai yang dipesan saja. Nah, kalau permintaan mulai banyak, baru deh stok lebih banyak dan pasarkan langsung.

2. Biar lebih untung dan dapat stok sayuran yang segar, carilah penyuplai tangan pertama

beli ke petani langsung via jubi.co.id

Surveilah stok sayuran langsung ke petani, cari yang barangnya bagus dan harganya cocok. Petani sayur memang biasanya agak jauh dari perkotaan, tapi kalau mau ambil  stok cukup banyak dan berlangganan, biasanya mereka mau antar kok!

Advertisement

3. Sediakan mesin pendingin atau kulkas khusus untuk menaruh stok sayur biar nggak cepat layu

pastikan sayur tetap segar via panduanhidupsehat.com

Sekalipun sudah ada kulkas, sayur tetap nggak bisa disimpan lama-lama. Untuk mengantisipasinya, kamu bisa beli stok sayur dari penyuplai tiap tiga kali seminggu. Harapannya, sayurmu bisa habis tanpa harus membuang stok mulai tak segar.

4. Jangan lupa bikin akun media sosial biar bisnismu kelihatan lebih profesional

bikin akun medsos via www.happyfresh.id

Pikirkan nama bisnis yang mudah diingat. Biar lebih menyakinkan, buatlah unggahan secara berkala. Isinya bisa tentang produk yang dijual, proses pengiriman, atau testimoni dari pelanggan. Nah, agar jualanmu lebih ramai, bisa diiklankan melalui Instagram atau Facebook Ads.

5. Pertimbangkan juga mengenai jasa pengirimannya, mau pakai jasa ojol atau diantar sendiri

pikirkan jasa pengirimannya via play.google.com

Kalau kamu ada tenaga dan alat transportasi untuk mengantar pesanan, sebenarnya akan lebih menguntungkan. Sebab, beberapa pelanggan kadang beranggapan kalau pengiriman lewat ojol justru lebih mahal. Apalagi kalau jarak rumah dan gudang sayur milikmu cukup jauh. Nantinya kalaupun diantar sendiri, jangan pasang tarif mahal-mahal, biar pelanggan nggak kabur.

Advertisement

6. Meski cuma jualan sayur, kamu juga mesti memikirkan branding image-nya lo!

bangun branding via www.youtube.com

Cari satu hal yang jadi ciri khas bisnis sayur online-mu. Misal, dari pengemasannya yang rapi atau sayur yang dijual khusus produk organik. Selain itu, kamu juga mesti memikirkan kelengkapan produk yang dijual. Sediakan juga produk lain seperti lauk-pauk berupa tempe, ikan, daging, dan ayam. Kamu juga bisa sekalian jualan buah dan sembako kalau memungkinkan.

7. Kamu juga bisa minta tolong ke teman dekat untuk ikut mempromosikan usaha sayur online-mu lewat media sosial miliknya

promosi dari teman via beautynesia.id

Kadang, bantuan promosi dari orang lain membuat jangkauan penjualan lebih meluas. Biar nggak terkesan merepotkan, kamu bisa minta tolong ke mereka yang sebelumnya sudah belanja ke kamu. Jadi, sekalian kasih testimoni gitu~

Meski kini sudah semakin banyak tukang sayur online, tapi kalau branding-mu cukup kuat dan diimbangi dengan produk yang berkualitas, bisnismu pasti bisa bersaing dengan yang lain. Semoga kamu nemu nyamannya di bisnis ini, ya!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE