Kisah Sukses Pebisnis Prancis Asal Suriah, Mohed Altrad. Dulu Hidup Susah, Kini Jadi Miliarder

businessman Mohed Altrad

Dalam jagat bisnis, nama Mohed Altrad sebenarnya sudah tak asing lagi. Namun kebanyakan orang awam mungkin masih belum begitu familier dengan Mohed (73 tahun). Padahal Mohed memiliki kisah perjalanan bisnis yang inspiratif banget lo. Kemapanan yang diraihnya bukanlah proses instan. Ia harus berjuang dari nol untuk mencapai tangga kesuksesan seperti sekarang.

Advertisement

Bisa dibilang Mohed cuma orang biasa saja awalnya. Bahkan mungkin orang seperti Mohed kerap diragukan bakal sukses. Namun, Mohed berhasil membuktikan sebaliknya. Dengan ketekunan dan usaha tak kenal lelah, ia mampu membangun kerajaan bisnisnya sendiri. Nah, bagaimana perjalanan Mohed dari bawah sampai mencapai kesukesan? Simak ulasannya berikut ini ya!

1. Berasal dari keluarga miskin, hidup Mohed Altrad cukup tragis karena hidup dekat dengan serba kekurangan dan kekerasan. Bahkan ia berpikir hidupnya akan berakhir menjadi seorang gembala saja

Dilansir dari laman BBC, Mohed kecil lahir di Suriah. Kelahirannya bisa dikatakan bukan dari hubungan yang membahagiakan. Kepala Suku Badui di Suriah melecehkan ibunya hingga mengandung Mohed. Sebelum itu, sang ibu telah mengandung kakak Mohed tapi tragisnya sang kakak dihabisi nyawanya saat Mohed masih kecil. Nasib malang Mohed tak berhenti sampai di situ. Ibunya bahkan diketahui meninggal pasca melahirkan Mohed. Alhasil ia tumbuh tanpa belas kasih seorang ibu.

Advertisement

Akhirnya ia diasuh oleh sang nenek. Tak punya uang, Mohed kecil tak bisa sekolah. Semula ia berpikir nasibnya akan berakhir sebagai gembala saja. Namun, rasa ingin tahu Mohed sangat tinggi. Meski nenek melarangnya sekolah, diam-diam ia mengikuti kegiatan belajar di kelas melalui celah dinding sekolah.

2. Nyatanya nasib buruk tak selamanya berpihak pada Mohed Altrad. Harapan perlahan muncul ketika sebuah keluarga tanpa anak mengadopsinya

Advertisement

Semenjak diadopsi oleh keluarga baru, kehidupan Mohed pun perlahan mulai berubah. Dengan kecerdasan dan ketekunannya, ia berhasil masuk ke salah satu universitas tertua di Eropa, tepatnya di Prancis. Setelah diterima di universitas tersebut, Mohed pindah ke Prancis dengan kemampuan berbahasa Prancis yang minim sekali. Namun, semua itu tak menjadi masalah besar. Pun ia bisa menamatkan kuliahnya dan mengambil gelar PhD di biang Ilmu Komputer. Salut!

3. Setelah bekerja untuk beberapa perusahaan ternama, Mohed mencoba mengukir takdirnya sendiri dengan mendirikan Altrad Group

Lulus dari kuliah, Mohed langsung bekerja di salah satu perusahaan terkenal Prancis. Demi melebarkan kariernya, ia berpindah ke perusahaan minyak nasional Abu Dhabi. Tak mau terus menjadi karyawan, Mohed ingin mengukir takdirnya sendiri. Ia mulai berpikir untuk kembali ke Prancis dan membangun bisnisnya. Kepulangannya ke Prancis pada tahun 1985 digunakan Mohed untuk mengakuisisi perusahaan perancah (scaffolding). Perusahaan itulah yang menjadi cikal bakal Altrad Grup yang memiliki ribuan karyawan.

4. Dengan gaya kepimpinannya yang sangat menghargai karyawan, Mohed berhasil mempertahankan Altrad Grup selama puluhan tahun. Bahkan ia berhasil ekspansi bisnis sampai ke luar negeri

Melansir dari Forbes, sejauh ini Altrad Grup telah memayungi sekitar 170 perusahaan. Bisnis milik Mohed tersebut telah berjalan selama 30 tahun. Semua itu tak lepas dari kepiawaian Mohed dalam mengatur perusahaan. Bahkan Mohed terkenal sebagai sosok pemimpin yang disegani oleh para karyawannya. Alih-alih menggunakan aturan ketat untuk para karyawannya, Mohed justru menerapkan kebebasan. Ia ingin karyawan bekerjanya dengannya merasa bebas. Meskipun memiliki tujuan bersama Mohed, membebaskan karyawannya untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara mereka sendiri atau tetap berkoordinasi.

Selain itu, ekspansi bisnis ke luar negeri juga menjadi salah satu kesuksesan Mohed menjalankan bisnis. Dengan ekspansi ke pasar Eropa dan Amerika, Mohed dapat menaikkan keuntungan. Disinyalir kekayaan Mohed mencapai 51 triliun rupiah. Tak heran bila ia masuk ke dalam jajaran 1000 miliuner dunia versi Forbes.

Walaupun memiliki masa lalu kelam, ia tak mau kalah dengan keadaan. Kisah hidupnya bisa menjadi inspirasi untuk siapapun yang pengin memulai bisnis. Semangat buat kalian yang juga sedang berjuang!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE