Mengenal Cloud Kitchen yang Lagi Hits. Bisnis Berkonsep Dapur Bersama untuk Hemat Biaya

cloud kitchen adalah

Salah satu modal paling besar ketika ingin berbisnis kuliner adalah menyewa tempat untuk operasional sekaligus tempat duduk bagi pengunjung. Akan tetapi, sekarang hal ini sudah menemukan solusi karena kita bisa berjualan dengan sistem delivery di mana para pembeli tak perlu lagi datang dan duduk karena makanan sudah bisa diantarkan ke rumah mereka. Sayangnya, tak hanya tempat sewa, perlengkapan pun juga mengambil porsi banyak dari modal.

Advertisement

Tenang, melihat fenomena ini sudah ada semakin banyak penyedia jasa tempat operasional untuk mengatasi hal ini. Namanya adalah cloud kitchen. Kamu mungkin masih asing dengan istilah yang satu ini tapi bisa jadi cloud kitchen akan makin berkembang lo ke depannya. Simak yuk penjelasan selengkapnya!

Cloud kitchen sesuai dengan namanya adalah sebuah dapur, tempat ini digunakan untuk memasak bagi pebisnis kuliner bersama dengan beberapa merek yang lain

Dipakai bersama/ Credit: Elle Hughes on Pexels via www.pexels.com

Kamu mungkin sudah mulai akrab dengan adanya co-working space yang merupakan tempat untuk bekerja bagi orang yang berasal dari perusahaan yang berbeda-beda pula, cloud kitchen tak jauh berbeda dari konsep tersebut. Cloud kitchen adalah sebuah tempat produksi untuk usaha kuliner di mana beberapa pengusaha bisnis bisa menggunakannya sekaligus.

Dapur ini khusus digunakan untuk memasak saja tanpa ada tempat duduk untuk pengunjung karena layanan yang digunakan adalah khusus pesan antar. Makanya layanan ini juga sering disebut sebagai ghost kitchen atau dapur satelit. Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas lengkap yang bisa digunakan untuk membuat berbagai macam menu.

Advertisement

Di Indonesia sendiri ternyata konsep ini semakin berkembang apalagi sejak pandemi, sudah ada beberapa penyedianya

Makin berkembang/ Credit: Renne Asmussen on Pexels via www.pexels.com

Dua perusahaan ojek online raksasa, Gojek dan Grab sudah memulai bisnis ini lo. Tak hanya mereka, Yummy Corp juga sudah memiliki lebih dari 70 dapur yang disebut dengan Yummy Kitchen tersebar di beberapa kota di Indonesia. Start-up ini juga mendapatkan pendanaan dari bank asal Korea yaitu Softbank. Dilansir dari Katadata, dalam semester pertama saja Yummy Kitchen ternyata berhasil meningkatkan keseluruhan transaksi sebesar 320% lo. Ada juga cloud kitchen  benama Hangry yang tengah mendapatkan pendanaan dari Alpha JCW Ventures dan beeberapa investor lainnya.

Ada beberapa kelebihan yang bisa didapatkan oleh pelaku usaha kuliner serta tantangan yang harus dihadapi saat bergabung dengan layanan yang satu ini

Banyak tantangan/ Credit: Clem Onojeghuo on Pexels via www.pexels.com

Keuntungan pertama adalah seperti yang sudah dibahas sebelumnya yaitu para pelaku usaha kuliner bisa menghemat pengeluaran untuk sewa atau beli bangunan yang biasanya harus di tempat strategis jika ingin lebih laku. Biaya operasional juga bisa ditekan karena tak perlu lagi membeli peralatan, pihak cloud kitchen sudah menyediakannya. Kamu juga tak perlu lagi menambah biaya untuk gaji karyawan karena sistem yang digunakan adalah pesan antar yang mana biasanya bekerja sama dengan layanan ojek online. Pelaku usaha bisa fokus dalam menjaga kualitas masakan dan marketing saja.

Meskipun begitu tetap ada tantangan yang mungkin akan dihadapi ketika memilih konsep yang satu ini misalnya jika lengah bisa saja resep rahasia ditiru oleh pelaku usaha yang lain. Lalu jika biasanya restoran dengan tempat duduk harus yang strategis, pemilihan tempat untuk cloud kitchen juga perlu dipertimbangkan. Tak perlu terlalu strategis namun sebaiknya perhitungkan apakah mudah atau susah untuk penjemputannya. Terakhir, kualitas makanan yang dibawa pulang biasanya juga akan berbeda dengan yang dimakan di tempat sehingga sebaiknya buat produk yang bisa kembali dihangatkan supaya tetap enak.

Melihat larisnya layanan pesan antar saat ini bukan tak mungkin bisnis dengan konsep cloud kitchen yang lebih praktis dan ekonomis akan semakin berkembang ke depannya. Tertarik untuk bergabung?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE