Jadi Workaholic dan Dampaknya Terhadap Keuangan. Bisa Bikin Minus Kalau Nggak Perhitungan

dampak keuangan workaholic

Tak bisa dimungkiri untuk mencapai hidup yang makmur sejahtera, kita memerlukan uang demi tercukupinya kebutuhan yang segambreng. Sayangnya kadang gaji pokok yang didapatkan dari kantor saja belum bisa menutup semua kebutuhan serta tabungan untuk mencapai masa depan yang cerah. Hal ini menyebabkan banyak yang akhirnya bekerja keras melakukan pekerjaan sampingan atau mulai membuka bisnis di luar jam kerja yang cukup menguras waktu dan tenaga.

Bahkan bukan hanya waktu dan tenaga, yang awalnya ingin menambah uang malah akhirnya kebiasaan menjadi workaholic ini bisa mengancam keselamatan keuangan kita juga lo, apalagi jika belum punya perencanaan yang bagus. Bagaimana bisa? Simak yuk penjelasannya!

ADVERTISEMENTS

Menjadi seorang workaholic artinya menyita waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, kalau sakit akhirnya uang malah bablas

Workaholic artinya sebuah kondisi di mana seseorang mementingkan pekerjaannya lebih dari apapun termasuk kondisi diri sendiri. Kalau nekat bekerja sampai lupa waktu istirahat dan selalu terlambat makan maka berbagai penyakit bisa saja mengintai di belakangmu. Alih-alih bisa nambah dana tabungan untuk masa depan bisa-bisa ternyata kamu hanya mengumpulkan dana untuk biaya pengobatan dan rumah sakit karena kebiasaan tersebut, belum lagi kalau diharuskan istirahat selama berhari-hari. Bukannya untung malah bisa merugi.

ADVERTISEMENTS

Bekerja ke sana-ke mari lebih lama bisa membuatmu lebih boros biaya makan dan transportasi juga lo

Jadi Workaholic dan Dampaknya Terhadap Keuangan. Bisa Bikin Minus Kalau Nggak Perhitungan

Boros makanan/ Credit: Marcus Aureliun on Pexels via www.pexels.com

Biasanya seorang workaholic akan memilih untuk memesan makanan yang lebih praktis misalnya melalui layanan pesan antar, makanan siap saji, dan lain sebagainya. Padahal kalau dihitung-hitung biaya makan ini cenderung lebih mahal dari biasanya, belum lagi biaya tambahan seperti kopi dan camilan. Kalau kerjanya di kantor terus sih mungkin akan aman tapi biasanya ada juga meeting yang harus dihadiri yang memerlukan biaya lebih untuk transportasi. Kalau nggak bawa kendaraan sendiri dan harus pulang tengah malam, pilihan transportasi yang aman biasanya juga lebih mahal seperti naik taksi.

ADVERTISEMENTS

Jangan lupa hitung juga pengeluaranmu untuk bekerja tambahan misalnya kuota internet atau keperluan sejenisnya

Jika terus bekerja di kantor mungkin hal yang satu ini akan aman karena biasanya sudah tersedia tapi jika harus bekerja di luar jam kerja maka kamu perlu menghitung biaya tambahan yang diperlukan misalnya kuota internet atau keperluan sejenisnya. Jika di rumah ternyata tak ada koneksi yang cepat biasanya ada juga yang memilih untuk numpang kerja di kafe-kafe yang mana biasanya lebih boros karena harus membeli sesuatu di sana. Jika tak diperhitungkan dengan benar yang ada kamu nggak ‘balik modal’.

ADVERTISEMENTS

Supaya kebiasaan workaholic-mu nggak salah kaprah dan malah merugikan maka sebaiknya perhatikan dulu beberapa hal

Menjadi seorang workaholic untuk memenuhi target pemasukan sah-sah saja tapi harus diperhitungkan untung ruginya. Jika ternyata pengeluaranmu selama ‘lembur’ tersebut malah lebih banyak daripada yang didapat artinya sia-sia saja kamu mengorbankan waktu dan tenaga. Jangan lupa juga bahwa menghabiskan banyak waktu untuk bekerja tidak sama dengan produktif. Jika ingin menggunakan waktumu dengan efektif maka kamu bisa membuat jadwal untuk dikerjakan sesuai prioritas. Jangan sampai lupa juga dengan keseahatanmu, makan dan istirahat yang cukup juga sangat perlu.

Lagipula, untuk mendapatkan penghasilan tambahan, sebenarnya nggak harus selalu aktif lembur dan fokus pada suatu pekerjaan lo. Kini, sambil duduk manis pun kamu bisa kok mendapatkan pendapatan pasif, salah satunya  dengan berinvestasi sistem equity crowdfunding melalui Bizhare . Untuk memulainya pun tak perlu biaya yang banyak lo, bisa jadi harganya sama dengan secangkir kopi lemburmu.

Kamu bisa gunakan kode referal HIPWEE dan kamu bisa mulai berinvestasi pada semua jenis bisnis yang terdaftar di platform Bizhare mulai dari Rp50.000 saja.

Baca sepuasnya konten-konten pembelajaran Masterclass Hipwee, bebas dari iklan, dengan berlangganan Hipwee Premium.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An avid reader and bookshop lover.