Jangan Minder, Menurut Penelitian Ternyata Entrepeneur Perempuan Bisa Sesukses Pengusaha Laki-laki

entrepreneur perempuan sukses

Gara-gara langgengnya budaya patriarki selama ini, kita para perempuan rasanya jadi memiliki rasa inferior serta rendah diri ketika harus melakukan sesuatu dan berkompetisi dengan laki-laki. Salah satunya adalah ketika hendak membuka usaha. Pikiran takut nggak akan berkembang atau tersingkir dari area persaingan akhirnya terus menghantui dan membuat kita berhenti melangkah maju. Padahal baik laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan yang sama lo untuk meraih kesuksesan.

Advertisement

Berdasarkan statistik dan beberapa sumber malah ada yang menyatakan bahwa perempuan bisa sama suksesnya, bahkan memiliki kecenderungan lebih sukses ketika menjadi seorang entrepeneur daripada laki-laki lo. Yuk simak penjelasan selengkapnya!

Dari segi produktivitas ternyata perempuan mengerjakan hal secara lebih produktif daripada para laki-laki

Lebih produktif/ Credit: wayhomestudio on Freepik via www.freepik.com

Sebuah laporan oleh Hive yang diterbitkan di Forum Ekonomi Dunia dengan judul “State of Workplace Report” menunjukkan bahwa perempuan 10% lebih produktif dibandingkan para laki-laki dan pekerjaan tersebut dikerjaan dalam waktu yang lebih sedikit. Penelitian independen yang dilakukan oleh Ponemon Institute juga menunjukkan bahwa perempuan bekerja lebih keras hingga 20% dari pada laki-laki, dengan kemungkinan sebanyak 20% lebih banyak pekerjaan selesai sedangkan laki-laki biasanya menyerah lebih cepat.

Walaupun terlihat ragu-ragu ternyata kalau sudah nyemplung perempuan akan lebih berani mengambil risiko lo

Mereka yang memutuskan untuk nyemplung ke dunia wirausaha biasanya sudah memikirkan risiko yang akan dihadapi. Akan tetapi, The Center of Entrepreneurship’s Research menunjukkan bahwa ternyata perempuan memiliki 87% dalam diri mereka sebagai seorang pengambil risiko finansial sedangkan laki-laki hanya sebesar 73%. 80% perempuan juga melihat adanya peluang ketika orang lain hanya melihat adanya risiko, sedangkan laki-laki hanya 67% yang melihatnya. Meskipun berani mengambil risiko namun para perempuan tetap berhati-hati terhadap bisnis mereka dengan memperhitungkan secara realistis akan bahaya yang mungkin akan dihadapi.

Advertisement

Dari segi semangat ternyata perempuan juga lebih ambisius dalam mendirikan bisnis daipada para laki-laki

Ambisius/ Credit: lookstudio on Freepik via www.freepik.com

Bahkan ketika sudah berada di posisi C-level dengan gaji yang besar, para perempuan cenderung memiliki ketertarikan untuk membuka bisnisnya sendiri dalam tiga tahun mendatang. Sedangkan rekan laki-laki di posisi yang sama hanya satu per tiga yang menginginkannya. Di antara mereka yang sudah menjalankan bisnis, 47% perempuan juga memiliki keinginan lebih untuk mendirikan bisnis yang lain dalam kurun waktu tiga tahun daripada laki-laki yang hanya sekitar 18% yang menginginkannya.

Ada juga beberapa kualitas lain yang membuat para perempuan memiliki kemungkinan sukses yang lebih besar saat jadi entrepeneur daripada laki-laki

Berdasarkan Journal of Entrepreneurship and Organization Management melalui sebuah studi komparatif yang dilakukan selama 22 tahun menunjukkan bahwa para entrepeneur perempuan lebih mandiri, positif, agresif, memiliki nalar yang sehat, berpikir lebih kritis, dan memiliki kemampuan memecahkan masalah lebih baik daripada para lelaki. Sayangnya, penelitian juga menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki akses yang lebih rendah terhadap pendanaan, akses jaringan atau koneksi, dan di beberapa wilayah bahkan kesulitan untuk mendapatkan sumber daya.

Meskipun memilki berbagai tantangan di depan namun semakin ke sini kita dapat melihat ada semakin banyak perempuan yang sukses menduduki posisi pimpinan atau bahkan mendirikan perusahaan sendiri. Tak perlu rendah diri, kita memiliki kesempatan yang sama untuk sukses asal kerja keras kok, baik laki-laki maupun perempuan. Semoga setelah ini makin banyak yang mendapatkan akses untuk mendirikan usaha ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE