Trik Atur Keuangan dengan Frugal Living; Cara Berhemat Tanpa Harus Pelit ke Diri Sendiri

frugal living

Generasi milenial terkenal dengan gaya hidupnya yang konsumtif, hal ini sedikit banyak bisa jadi dipengaruhi oleh keberadaan media sosial di mana platform ini kini berfungsi untuk menunjukkan eksistensi termasuk dengan menunjukkan bepergian ke mana di akhir pekan, bertemu di kedai kopi yang mana dengan teman, hingga tas merk apa yang harus dimiliki. Padahal setelah dipikir-pikir, mungkin barang tersebut tak terlalu dibutuhkan. Hayo, jangan-jangan kamu salah satunya?

Advertisement

Kalau iya, mungkin kamu harus memulai untuk menerapkan gaya hidup frugal living untuk mengatur finansialmu agar bisa tetap menabung dan memiliki masa depan yang aman. Lalu, apakah frugal living itu? Bagaimana memulainya? Kita simak yuk selengkapnya!

Secara sederhana frugal living artinya hidup dengan cara berhemat namun tetap memerhatikan nilai yang dimiliki barang

Frugal living/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Walaupun terkenal boros dan suka menyimpan barang yang tidak perlu, namun milenial juga banyak yang mulai menerapkan hidup minimalis. Hal ini akhirnya merembet juga ke bagian pengeluaran atau finansial dengan adanya penerapan frugal living tersebut. Dilansir dari Finansialku, frugal living adalah gaya hidup hemat tanpa mengesampingkan nilai dari suatu barang. Sehingga hal ini bukan berarti menekan pengeluaran dengan membeli segalanya yang murah atau tidak membeli suatu barang sama sekali namun lebih ke menerapkan uang dengan seefektif mungkin.

Walau menghemat pengeluaran bukan berarti kamu harus pelit terhadap diri sendiri hingga menahan pengeluaran sama sekali lo. Bukan seperti itu

Sesekali nggak apa-apa/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa walaupun menerapkan hidup hemat, namun nilai barang tetap perlu diperhitungkan sehingga bukan berarti kamu tak bisa membeli apapun selain kebutuhan pokok. Kamu tetap bisa kok membeli sesuatu yang diinginkan namun tetap dalam batas bahwa barang tersebut akan benar-benar terpakai nantinya. Pun, ngopi sesekali juga tak masalah tapi tetap harus diperhitungkan dengan cerdas.

Advertisement

Contoh lainnya adalah saat harus memilih suatu barang dengan harga murah namun kualitas buruk dan masa pemakaian yang singkat atau barang yang sama dengan merk lain dengan harga sedikit mahal namun kualitas baik dan masa pakai lama, maka dalam frugal living pilihan kedua adalah yang terbaik. Pasalnya dengan demikian kamu tak perlu bolak-balik membeli barang yang sama lagi di kemudian hari.

Walaupun mungkin awalnya terasa berat, namun frugal living lama-kelamaan akan terasa manfaatnya lo

Awalnya berat/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Selain bisa menekan pengeluaran, frugal living bisa membuatmu lebih pintar dalam menentukan skala prioritas serta lebih disiplin mengatur keuangan. Kapanpun saat kamu tidak jadi membeli sesuatu karena tak benar-benar membutuhkan barang yang diinginkan, uang tersebut bisa kamu simpan. Keuntungan lainnya adalah uang yang dimiliki juga akan lebih mudah dilacak karena rutin dibukukan. Hal ini akhirnya akan membawa ke dalam kebebasan finansial yang bisa membuat masa depanmu lebih terjamin.

Lalu mungkin kamu mulai tertarik untuk menerapkan trik finansial ini dan mulai bertanya-tanya bagaimana untuk memulainya?

Advertisement

Beli voucher/ Credit: Freepik via www.freepik.com

Setelah mengetahui konsepnya, ada beberapa cara yang bisa mulai kamu lakukan untuk menerapkan frugal living, yaitu:

  • Mulailah membuat bujet berisi pos-pos mulai dari pemasukan hingga pengeluaran
  • Membuat perencanaan makanan ternyata juga penting untuk dilakukan. Kamu bisa mengurangi belanja jika masih ada sisa bahan makanan di dapur dan berusaha untuk mengolahnya
  • Jangan lupa juga untuk memanfaatkan diskon dan kupon. Biasanya membeli kupon saat akan belanja dalam jumlah besar akan membuatmu lebih hemat lo
  • Jika ada hal-hal yang bisa dibeli secara bekas maka tak ada salahnya untuk melakukannya
  • Alih-alih hanya menyimpannya, kamu bisa menggunakan uangmu untuk investasi
  • Terakhir kamu juga perlu mengingat bahwa kadang omongan orang lain tak perlu dipikirkan

Mungkin mengawali sehat finansial dengan frugal living akan terasa berat namun lama-kelamaan kamu akan terbiasa dan manfaatnya juga akan terasa di kemudian hari. Ingat ya, bukan bermaksud untuk pelit kepada diri sendiri namun menggunakan uang dengan efektif.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE