“Duh, kapan ya aku bisa jadi kaya? Pingin deh punya rumah sendiri dan kemana-mana bisa naik mobil pribadi.”

Bisa dipastikan hampir semua orang pernah memiliki pemikiran macam ini. Namun, terkadang hal itu hanya sebatas pada impian semata. Ada yang menganggapnya terlalu mustahil untuk diraih atau ada yang memang malas-malasan dan enggan berusaha. Tak banyak dari mereka yang justru mengubahnya sebagai sebuah motivasi.

Padahal sebenarnya untuk menjadi kaya itu tak mustahil. Kamu hanya harus tahu 7 alasan sederhana yang sering menjadi penghambat dan menghentikannya mulai sekarang!

1. Setiap naik gaji, kamu merasa berhak buat tambah belanja. Kebiasaan inilah yang membuatmu tak akan pernah bisa menyisihkan uang tabungan.

merasa berhak untuk belanja via airsoft-paradize.com

Mungkin secara tanpa sadari kamu selalu melakoninya tiap bulan. Sering mendapat pemasukan tambahan atau bonus gaji namun uang tabunganmu juga tak bertambah saldonya. Hal ini karena kamu merasa uang tambahan yang diperoleh berhak digunakan untuk belanja dan menyenangkan diri sendiri. Jika ingin cepat kaya, kamu harus disiplin pada diri sendiri, khususnya pada masalah keuangan. Berikan acuan yang jelas berapa banyak uang yang harus kamu tabung tiap bulannya. Berjanjilah juga pada diri sendiri tiap kali kamu mendapat bonus gaji atau pemasukan tambahan, kamu wajib memasukannya ke rekening tabungan.

2. Rasa mudah tergiur dengan barang atau produk baru juga memicumu untuk menghabiskan uang dengan cepat. Gonta-ganti gadget bukan karena keperluan namun hanya karena keinginan.

Advertisement

gonta ganti gadget via www.ibtimes.com.au

Perasaan mudah tergiur dengan barang-barang baru juga bisa dijadikan alasan utama mengapa kamu gagal menabung hingga sekarang. Kamu yang gampang kepingin dengan produk-produk yang baru beredar langsung membeli tanpa perlu pikir panjang. Mulai dari pakaian, kosmetik, hingga gadget. Hasilnya, uang gaji selalu habis bukan karena memenuhi kebutuhan namun karena kamu diperbudak oleh keinginan.

Ingin cepat kaya? Maka hentikan kebiasaan ini sekarang juga! Tak perlu window shopping ke mall maupun menjelajah berbagai online shop. Karena keinginan untuk menghabiskan uang makin tak terbendung hanya karena kamu lapar mata.

3. Kamu sering tak puas dengan apa yang sudah kamu punya. Beli ini itu supaya di depan teman bisa tetap punya muka

tak puas dengan apa yang dipunya via www.ibtimes.com.au

Tak hanya gampang tergiur dengan barang-barang baru saja yang membuatmu tak bisa jadi kaya. Terkadang perasaan tak cepat puas dengan apa yang dimiliki juga memicumu untuk membelanjakan uang tanpa pikir panjang. Kamu yang merasa harus bisa bersaing dengan teman dan membeli barang hanya karena alasan gengsi membuat uang yang dimiliki juga langsung ludes seketika.

Mulai dari selalu membeli barang branded hingga nongkrong di kafe mahal diadopsi menjadi rutinitas harian. Jika ingin cepat kaya, hilangkan kebiasaan ini mulai dari sekarang. Tak perlu lagi membandingkan kemampuan ekonomi teman dengan diri sendiri. Bersyukurlah dengan apa yang sudah kamu miliki. Jangan melulu mendongak, tapi lihat juga orang-orang dengan kemampuan ekonomi di bawahmu. Dengan begini kamu akan jadi lebih menghargai dan belajar mensyukuri.

4. Ketika tak memiliki uang kamu gemar berhutang. Kebiasaan gali lubang tutup lubang ini yang membuatmu tak bisa menyimpan uang lebih untuk tabungan.

gemar berhutang via www.thisismoney.co.uk

Kebiasaan berhutang jika dipelihara bisa jadi penyakit mematikan di kemudian hari. Kamu yang terbiasa berhutang akan merasa aman saja ketika tak memiliki uang. Kamu terbiasa mengandalkan uang teman maupun saudara yang bisa dipinjam. Padahal sebenarnya ini merupakan kebiasaan yang tak terpuji dan bakal merugikan diri sendiri.

Mungkin memang kamu akan merasa tertolong karena ada yang membantu perekonomianmu, namun tanpa disadari hal inilah yang membuatmu selalu merasa kurang. Nantinya gaji yang kamu terima tak lagi utuh karena terpotong untuk pelunasan hutang, di akhir bulan ketika uangmu mulai menipis kamu pun akan mulai berhutang lagi. Kebiasaan ini tentu saja sebuah penyakit yang tak akan bisa membuatmu jadi kaya.

5. Sering menyepelekan dana darurat membuatmu tak bisa mengatur keuangan secara pasti. Alhasil, uangmu tersedot demi kebutuhan yang tak terduga.

tak menyisihkan dana darurat via gaya.tempo.co

Dana darurat sebenarnya sangat penting dianggarakan tiap bulan. Anggarkan saja 10% dari gaji untuk keperluan dana darurat. Selain membantumu untuk lebih disiplin dalam keuangan, tabunganmu juga akan jadi lebih aman. Karena dengan memiliki anggaran tersendiri dana darurat, kamu juga jadi tak memangkas uang tabungan.

6. Kamu hidup dari satu slip gaji ke slip gaji lainnya. Prinsipmu dalam hal keuangan cuma “jalani saja”.

punya prinsip pasti dalam keuangan via www.huffingtonpost.com

Tak memetakan keuanganmu secara pasti juga bisa jadi alasan kenapa kamu selalu tak bisa menyisihkan uang gaji. Prinsipmu hanya “jalani saja”. Yang penting uang gaji sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Apabila hal ini yang kamu lakoni, tak heran kamu tak memiliki uang ekstra yang bisa ditabung untuk masa depan.

Mulai sekarang tetapkan target pasti pada diri sendiri. Tanamkan pemahaman di kepala bahwa slip gaji yang diterima tak hanya harus mampu memenuhi kebutuhan hidupmu selama satu bulan, namun harus bisa disisihkan demi menggembungkan tabungan.

7. Orang bisa gagal jadi kaya kalau dia sudah merasa terlalu tinggi buat melakukan sesuatu. Kamu yang sudah merasa mapan enggan membuat perubahan demi bisa menaikkan pendapatanmu.

kerja keras via huffingtonpost.com

Banyak orang gagal menjadi kaya karena mereka sudah merasa mapan dan terlalu malas untuk keluar dari zona nyaman. Misalnya saja sekarang ini kamu bekerja sebagai karyawan dengan memiliki gaji tetap tiap bulan. Kondisimu yang sudah terbilang mapan ini lantas membuatmu enggan beranjak demi menambah pendapatan.

Kamu yang dihajar rutinitas pergi pagi dan pulang petang, enggan melebarkan sayap ke dunia bisnis yang sebenarnya bisa dirintis sendiri. Ingat bahwa untuk jadi kaya kamu juga harus giat berusaha. Umur yang masih muda dan kesehatan berlimpah seharusnya dimanfaatkan untuk bekerja semaksimal yang kamu bisa. Maksimalkan waktu luang yang kamu miliki untuk berkarya demi menambah tabungan. Jangan malas mencari pekerjaan sampingan di luar jam kerja! Percayalah bahwa kerja keras yang kamu lakukan di usia muda akan terbayar lunas nantinya.

Jadi, masih ingin enak-enakan saja tanpa banyak usaha dan berharap jadi kaya?