8 Daftar Wanita Terkaya di Dunia Versi Forbes Tahun 2021

wanita terkaya di dunia

Belum lama ini majalah Forbes mengeluarkan daftar wanita-wanita terkaya di dunia edisi 2021. Daftar ini mengalami peningkatan 36% dari tahun sebelumnya dengan menampilkan 328 wanita.

Advertisement

Lantas, kira-kira siapa saja para wanita hebat yang mampu bersaing dengan para pria di dunia? Tentu mereka bukan sembarang wanita yang telah cukup lama terjun di dunia bisnis. Supaya kamu nggak tambah penasaran dan bisa dengan segera mengetahui sepak terjang para wanita hebat ini, langsung saja yuk simak ulasannya.

1. Francoise Bettencourt Meyers

Francoise Bettencourt Meyers mewarisi kekayaan dari ibunya, yaitu Liliane Bettencourt yang meninggal tahun 2017 lalu. Keluarganya memiliki perusahaan besar yang bernama L’Oreal yang didirikan oleh bapak dari Liliane Bettencourt, Eugene Schueller. Di usianya yang sudah menginjak 67 tahun, Francoise bisa meraup keuntungan sampai $73,6 miliar dari perusahaan keluarganya tersebut. Tak heran apabila ia saat ini masuk ke dalam daftar wanita terkaya di dunia versi Forbes.

2. Alice Walton

Lain halnya dengan Francoise Buttencourth yang berkontribusi langsung dalam perusahaan warisan ibu dan kakeknya. Alice Walton, putri pemilik Walmart ini tidak turun langsung dalam memajukan perusahaan ritel terbesar itu. Walton disibukkan dengan hobi seninya yang sangat besar. Selain sibuk mengoleksi lukisan, Walton menyalurkan kecintaannya terhadap seni melalui pembukaan Museum di Arkansas, Amerika Serikat bernama ‘Crystal Bridhes Museum’.

Advertisement

Seni adalah hobi. Namun, sebelum waktu Walton diisi dengan seni, dia pernah menjadi seorang analis dan membuka bank investasi ‘Llama Company’ pada 1988 yang sayangnya harus tutup 10 tahun kemudian. Meski begitu, Walton tetap semangat menjalani hidupnya.

Di usianya yang menginjak 71 tahun, Alice Walton dapat meraih keuntungan dari Walmart sebanyak $61,8 miliar. Hal tersebut tidak terlepas dari kenaikan saham Walmart sebanyak lebih dari 5% sejak pertengahan Maret 2020.

3. Jacqueline Mars

Advertisement
Tahu cokelat M & M? Nah, Jacqueline Mars adalah salah satu pewarisnya. Bersama dua saudaranya, Forest dan John Mars mereka memiliki saham warisan permen cokelat Mars Inc sejak 1999 dari sang ayah. Memiliki perusahaan keluarga yang telah dibangun sejak 1931 tidak membuat Mars besar diri. Karena terbukti bersama saudaranya dia mendirikan Mars Foundation yang bertujuan aktif memberikan beasiswa pendidikan, lingkungan, budaya dan kesehatan. Mars berhasil meraih keuntungan sebesar $31,3 miliar di usia 81 tahun. Jangan heran, apabila ia juga masuk dalam daftar wanita terkaya di dunia versi Forbes.

4. MacKenzie Scott

Sering mendengar ecommerce dari Amerika yang bernama Amazon? Ya, McKenzie Scott adalah mantan istri dari CEO atau pendiri dari ecommerce yang berbasis di Seattle tersebut, yaitu Jeff Bezos. Sayangnya, pernikahan keduanya harus berakhir di tahun 2019 lalu. Di usianya yang ke-50, McKenzie berhasil meraih keuntungan sebesar $53 miliar. Sumber kekayaannya berasal dari Amazon itu sendiri.

Semasa pandemi, McKenzie membagikan $5,8 miliar dalam bentuk hibah kepada 500 organisasi nirlaba di AS dalam rangka mendukung hak LGBTQ dan kesehatan masyarakat.

5. Susanne Klatten

Susanne Klatten adalah wanita asal Jerman yang menguasai saham mobil BMW bersama saudaranya Stefan Quandt dan ibunya Johanna Quandt. Sebelum terjun di BMW, dia telah mendapat gelar bisnis keuangan dan bekerja di agensi periklanan Young & Rubicam di Franfurt sejak 1981-1983. Sebelumnya dia pun pernah mengikuti kursus marketing dan manajemen di University of Buckingham, dan mendapat gelar MBA dari IMD di Lausanne spesialis periklanan.

Kariernya tak berhenti di sana, karena selanjutnya dia coba bekerja di Dresdner Bank, cabang konsultan manajemen McKinsey, Munich dan bank Reuschel & Co. Namun, ketika sang ayah meninggal, Klatten mewarisi 50% saham di manufaktur kimia dan farmasi Altana dan menjabat sebagai dewan komisaris. Tak main-main dengan tanggungjawab yang diemban, Klatten membawa perusahaan itu menjadi perusahaan kelas dunia. Dan hingga kini dia menyibukkan diri bersama saudara mengurus BMW sejak 1997 sebagai dewan supervisi.

6. Miriam Adelson

Miriam Adelson masuk ke dalam salah satu wanita terkaya di dunia versi Forbes. Ia kini menguasai 56% saham operator kasino Las Vegas Sands yang sebelumnya dimiliki oleh suaminya, yaitu Sheldon Adelson. Sayangnya, suami dari Miriam Adelson tersebut meninggal di usianya yang ke-87.

Las Vegas Sands mengalami naik turun bisnis selama masa pandemi. Hingga pada akhirnya, di bulan Maret lalu Las Vegas Sands mengumumkan bahwa mereka menjual propertinya seharga $6,25 miliar. Hal tersebut dilakukan karena Las Vegas Sands ingin berfokus untuk melebarkan sayap bisnisnya di Asia, tepatnya di Macao.

Masuk ke dalam daftar wanita terkaya, Miriam Adelson meraih keuntungan sebesar $38,2 miliar di usia 75 tahun.

7. Gina Rinehart

Gina Rinehart mewarisi perusahaan tambang bijih besi dari ayahnya bernama Hancock Prospecting. Meski mendapat warisan, Rinehart juga dikenal sebagai pebisnis ulung dan pekerja keras. Sehingga ditangan Rinehart perusahaan ayahnya mampu berkembang dengan sangat baik. Dia pun tak segan memberikan kritik keras kepada masyarakat agar mau memperbaiki hidup. Salah satunya mengajak siapapun agar mulai berhenti minum-minuman keras, rajin bekerja, dan kurangi merokok. Baginya, hal itulah yang menjadi penyebab kenapa selama ini kehidupan lebih setiap orang masih sulit tercapai.

Di usia yang ke-67, Gina berhasil meraup keuntungan dari pertambangan tersebut dengan jumlah $23,6 miliar.

8. Julia Koch

Julia Koch masuk ke dalam daftar wanita terkaya di dunia versi Forbes 2021. Mantan istri dari David Koch tersebut mempunyai saham sebesar 42% di bisnis keluarganya yang bernama Koch Industries. Perusahaan tersebut menjadi perusahaan swasta dengan penghasilan terbesar di Amerika Serikat tahun lalu. Di usianya yang ke-58, Julia berhasil meraih keuntungan bersih sebesar $46,4 miliar.

Itu dia daftar 8 wanita terkaya di dunia yang pasti nggak cuma santai-santai menikmati apa yang sudah dimiliki. Mereka tetap berusaha, meng-upgrade ilmu, dan mengedepankan jiwa sosial yang tinggi. Meski banyak cercaan dan pernah mengalami hal-hal buruk seperti bangkrut atau diremehkan, mereka tak putus asa. Yuk, tiru semangat mereka!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE